Pengamat LIPI ke Jokowi: Jangan Ajak Parpol Kalah Masuk ke Pemerintah

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Jum'at, 26 Juli 2019 | 11:43 WIB
Pengamat LIPI ke Jokowi: Jangan Ajak Parpol Kalah Masuk ke Pemerintah
Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi) bersama Prabowo Subianto memberikan pernyataan pers saat menggelar pertemuan di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris, menyarankan pada presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) tidak menjadikan kader partai pendukung Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019 lalu, masuk dalam Kabinet Indonesia Kerja jilid II.

Haris mengatakan jika ada politikus dari kubu oposisi yang masuk ke dalam kabinet maka akan menimbulkan rekam jejak yang buruk bagi Jokowi secara pribadi.

"Untuk periode kedua, Pak @jokowi mestinya bisa lebih percaya diri dalam membentuk kabinet. Tidak perlulah beliau memberi kesan hendak mengajak parpol yang kalah pilpres untuk masuk ke dalam pemerintah. Hal itu bukan hanya tidak baik bagi negeri ini, tapi juga tidak bagus untuk legacy Jokowi sendiri," cuitnya melalui aku @sy_haris seperti dikutip Suara.com, Jumat (26/7/2019).

Menurutnya, prinsip gotong royong yang dianut di Indonesia bukan berarti berada di dalam perspektif demokrasi yang sama karena setiap orang memiliki peran yang berbeda-beda.

"Perspektif gotong-royong dalam membangun bangsa tidak harus diartikan sebagai kerja bersama dalam gerbong atau koalisi politik yang sama. Bekerja bersama dalam gerbong politik masing-masing serta dalam posisi dan peran yg berbeda-beda saya kira lebih sehat bagi demokrasi kita," kata dia.

Diketahui, pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subanto dengan Jokowi pada Sabtu (23/6/2019) di MRT dan FX Senayan, serta pertemuan Prabowo dengan Megawati di Teuku Umar, Rabu (24/7/2019) banyak dinilai sebagai proses bagi-bagi kursi bukan rekonsiliasi.

Prabowo Subianto dan Megawati bertemu. (istimewa)
Prabowo Subianto dan Megawati bertemu. (istimewa)

Publik juga banyak berspekulasi dengan adanya kedua pertemuan tersebut menimbulkan perpecahan di kubu Koalisi Indonesia Kerja dengan adanya "pertemuan tandingan" antara Partai NasDem dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada hari yang sama.

Apalagi dalam pertemuan jamuan makan siang antara Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan Anies sempat ada kata sepakat untuk mendukung Gubernur DKI itu maju sebagai Capres di Pilpres 2024 mendatang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Peran BG di Pertemuan Prabowo, Jokowi dan Mega, Ini Kata Pengamat

Ada Peran BG di Pertemuan Prabowo, Jokowi dan Mega, Ini Kata Pengamat

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 11:16 WIB

TKN Jokowi Bubar di Restoran Seribu Rasa Menteng Pukul 16.00 WIB

TKN Jokowi Bubar di Restoran Seribu Rasa Menteng Pukul 16.00 WIB

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 09:33 WIB

Jokowi akan Pimpin Pembubaran TKN Sore Ini

Jokowi akan Pimpin Pembubaran TKN Sore Ini

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 09:24 WIB

Ferdinand: Salah Besar Demokrat Tak Nyaman Prabowo - Mega Bertemu

Ferdinand: Salah Besar Demokrat Tak Nyaman Prabowo - Mega Bertemu

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 09:09 WIB

Jokowi Berduka, Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi Meninggal

Jokowi Berduka, Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi Meninggal

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 06:17 WIB

Terkini

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?

Bekaci | Rabu, 07 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Ada Indikasi Praktik Politik Uang di Muktamar NU, PCNU Sekadau Lapor ke KPK

Ada Indikasi Praktik Politik Uang di Muktamar NU, PCNU Sekadau Lapor ke KPK

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 19:06 WIB

12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Apa Sanksi Berikutnya?

12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Apa Sanksi Berikutnya?

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Entertainment | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Bali | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

×