PDIP Takkan Rekrut Calon dari Partai Lain di Pilkada 2020

Angga Roni Priambodo, Stephanus Aranditio

Senin, 05 Agustus 2019 | 15:22 WIB
PDIP Takkan Rekrut Calon dari Partai Lain di Pilkada 2020
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Hasto Kristiyanto mengungkapkan partainya itu tidak akan merekrut tokoh dari partai lain untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Hasto menyebut PDI Perjuangan telah memutuskan untuk merekrut melalui jalur intelektual dan kepala daerah.

"Untuk kami wajib tiap calon kami dorong, beliau kami rekrut dari jalur intelektual, cendikiawan, dan jalur kepala daerah. Jadi kami bukan rekrut dari kader-kader partai lain seperti itu," kata Hasto Kristiyanto dalam diskusi di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).

Mengenai itu, Ketua DPP PDIP Bambang DH menjelaskan soal proses perekrutan terhadap calon kepala daerah. Menurutnya, setiap tokoh yang akan mereka usung akan dilihat ideologinya terlebih dulu.

"Kalau kepala daerah kita akan lakukan fit and proper test, apa saja itu. Seorang calon pasti kita cek ideologinya, jangan sampai kader yang direkrut persoalan ideologi masih ganjaran," ungkap Bambang.

Selain itu, hal lain yang akan jadi pertimbangan adalah soal pemahaman calon kepala daerah terhadap wilayah. Baginya, calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP harus berkomitmen pada konstitusi.

"Yang kedua kita selalu cek apakah seseorang kepala daerah memahami wilayah yang akan dipimpin. Akan sangat naif kalau kepala daerah persoalan wilayahnya saja tidak tahu, potensi wilayahnya tidak tahu," lanjutnya.

Pasalnya menurut Bambang, perekrutan calon kepala daerah dengan baik menjadi hal yang penting. Hal tersebut karena jika kemenangan kepala daerah dalam Pilkada akan berpengaruh untuk Pilpres mendatang.

"50,37 persen hasil Pilkada (2017) serentak itu modal memasuki pertarungan Pilpres 2019, dan alhamdulillah PDIP untuk kemenangan Pak Jokowi menyumbang 69,1 persen," paparnya.

baca juga

"Total kemanangan pak Jokowi, memang cukup tinggi, dan ini mestinya menimbulkan keyakinan secara internal PDIP pola rekrutmen, pola kaderisasi dan cukup baik," tutup Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menangkan Pemilu 2024, Ini Strategi PDIP Raup Suara Pemilih Muda

Menangkan Pemilu 2024, Ini Strategi PDIP Raup Suara Pemilih Muda

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 17:30 WIB

Nasdem Jadi Oposisi? PDIP: Pilihan Mereka Kalau Mau

Nasdem Jadi Oposisi? PDIP: Pilihan Mereka Kalau Mau

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 14:55 WIB

Pengamat: PKS Sulit Jadi Koalisi karena Tak Dekat dengan PDIP

Pengamat: PKS Sulit Jadi Koalisi karena Tak Dekat dengan PDIP

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 13:29 WIB

Terkini

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:24 WIB

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 18:22 WIB

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:18 WIB

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 18:15 WIB

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:08 WIB

KWJK Temui Mensos Gus Ipul, Kritik Skema Desil bagi Warga Kolong Jembatan dan Rusun

KWJK Temui Mensos Gus Ipul, Kritik Skema Desil bagi Warga Kolong Jembatan dan Rusun

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:04 WIB

×