Pemerintah Mau Impor Rektor Asing, Rektor UGM: Pikirkan Masak-masak

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 07 Agustus 2019 | 15:09 WIB
Pemerintah Mau Impor Rektor Asing, Rektor UGM: Pikirkan Masak-masak
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ir. Panut Mulyono. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono berharap wacana perekrutan rektor asing untuk perguruan tinggi negeri (PTN) mesti dikaji ulang. Pasalnya, ketimbang mendatangkan rektor asing, Panut melihat sebaiknya perbaikan kualitas pendidikan oleh lokal yang saat ini lebih penting.

Panut menjelaskan bahwa perekrutan rektor asing untuk PTN-PTN di Indonesia mesti dipikirkan matang-matang oleh pemerintah. Sebabnya itu karena dirinya menilai bahwa problematika di dunia pendidikan di Indonesia berbeda dengan apa yang terjadi di dunia pendidikan negara-negara maju.

"Mari kami pikirkan masak-masak bahwa kualitas pendidikan kita cepat maju, daripada kemajuan itu dinilai dari pihak mana pun, ya posisinya bagus," kata Panut di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).

Panut kemudian membeberkan kondisi dunia pendidikan di tingkat perguruan tinggi saat ini. Panut menjelaskan bahwa untuk mendapatkan ranking dari internasional, sejatinya universitas tersebut memiliki banyak publikasi jurnal yang dibuat oleh mahasiswa-mahasiswa S2 atau S3 didampingi oleh dosen.

Namun, yang terjadi di lapangan Indonesia masih kekurangan jumlah mahasiswa S2 dan S3 tersebut lantaran jumlah mahasiswa S1-nya yang sedikit.

Selain itu, index lain yang bisa menjadi penilaian sebuah jurnal dengan reputasi yang tinggi ialah mesti adanya kualitas penelitian yang bagus. Kualitas penelitian yang bagus itu tentu harus didukung oleh peralatan-peralatan laboratorium yang bagus juga.

"Nah ini di lingkungan pendidikan di Indonesia yang belum bagus misalnya peralatan laboratorium dikebanyakan perguruan tinggi tidak secanggih yang kita inginkan atau yang kita perlukanlah," ujarnya.

Panut tidak menyatakan kalau rektor asing menjamin mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada perguruan tinggi di Indonesia. Menurutnya selain memacu tenaga lokal untuk segera memperbaiki dan menemukan solusi, pihak asing sebagai profesor asing bisa dijadikan mitra untuk beraktifitas di perguruan tinggi lokal. Bukan menjadi rektor, tetapi melakukan penelitian bersama. "Dosen kita ke sana dosen asing ke sini, menulis bersama itu sangat bagus karena itu lebih mungkin," ucapnya.

Lebih lanjut Panut mengakui bahwa perguruan tinggi di Indonesia mesti memiliki perbaikan. Salah satu contohnya ialah dosen yang berada di dalam struktural juga menduduki jabatan lain. Dengan demikian dosen-dosen tersebut kurang memiliki waktu untuk melakukan penelitian. Apalagi ia menyebutkan kalau banyak dosen yang juga dipinjam untuk institusi pemerintah.

"Bayangkan ketika ada rektor asing di tempatkan di situ, harus mengerjakan ini, harus mengerjakan itu. Ya, bisalah dibayangkan sendiri. Kalau saya dalam posisi menunjukkan saja pekerjaannya itu-ini untuk bisa menjadi PT yang mempunyai reputasi dan pengakuan tinggi di dunia internasional," katanya.

Untuk diketahui, pemerintah disebut berencana akan mengundang rektor dari luar negeri untuk memimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang paling siap untuk dinaikkan rankingnya. Rencana tersebut akan dilakukan dalam rangka meningkatkan ranking perguruan tinggi di dalam negeri agar bisa mencapai 100 besar dunia.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan pihaknya akan lebih dulu melakukan seleksi pada rektor luar negeri

"Kamu bisa tidak tingkatkan ranking perguruan tinggi ini menjadi 200 besar dunia. Setelah itu tercapai, berikutnya 150 besar dunia. Setelah ini 100 besar dunia. Harus seperti itu. Kita tidak bisa targetnya item per item," ujar Nasir seperti dikutip Suara.com dari laman Setkab.go.id, Rabu (31/7/2019)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Dewan Guru Besar UGM Nilai Menristek Lagi Caper ke Jokowi

Ketua Dewan Guru Besar UGM Nilai Menristek Lagi Caper ke Jokowi

Jogja | Selasa, 06 Agustus 2019 | 18:49 WIB

Soal Impor Rektor Asing, Puan: Kenapa Tak Dicoba Pemikiran yang Lebih Maju

Soal Impor Rektor Asing, Puan: Kenapa Tak Dicoba Pemikiran yang Lebih Maju

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 22:10 WIB

Tanpa Persiapan Matang, Impor Rektor Asing Mubazir

Tanpa Persiapan Matang, Impor Rektor Asing Mubazir

Jogja | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 14:56 WIB

Setelah Dibully, Menristekdikti Sebut Impor Rektor Asing Hal Biasa

Setelah Dibully, Menristekdikti Sebut Impor Rektor Asing Hal Biasa

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 14:40 WIB

Rencana Impor Rektor Asing Tuai Kritikan, Kali Ini dari Demokrat

Rencana Impor Rektor Asing Tuai Kritikan, Kali Ini dari Demokrat

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 09:38 WIB

Menristekdikti Jamin Rekrutmen Rektor Asing Takkan Ubah Kultur Kebangsaan

Menristekdikti Jamin Rekrutmen Rektor Asing Takkan Ubah Kultur Kebangsaan

Jawa Tengah | Kamis, 01 Agustus 2019 | 18:41 WIB

Fahri Hamzah Pertanyakan Wacana Menristekdikti Undang Asing Jadi Rektor

Fahri Hamzah Pertanyakan Wacana Menristekdikti Undang Asing Jadi Rektor

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 06:11 WIB

Perbaiki Regulasi, Pemerintah Jokowi Makin Serius 'Impor' Rektor Asing

Perbaiki Regulasi, Pemerintah Jokowi Makin Serius 'Impor' Rektor Asing

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 06:10 WIB

Wacana Menristek Pakai Rektor Asing, Menkeu: Tak Masalah, Asal Terbuka

Wacana Menristek Pakai Rektor Asing, Menkeu: Tak Masalah, Asal Terbuka

Jawa Tengah | Selasa, 23 Juli 2019 | 18:06 WIB

Guru Besar UI Kritisi Rencana Jokowi Rekrut Rektor Asing

Guru Besar UI Kritisi Rencana Jokowi Rekrut Rektor Asing

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 07:41 WIB

Terkini

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB

H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur

H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB

Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan

Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB

Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon

Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:54 WIB

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:50 WIB