Abraham Samad Peringatkan KPK Dilemahkan dari Orang Dalam

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 07 Agustus 2019 | 16:08 WIB
Abraham Samad Peringatkan KPK Dilemahkan dari Orang Dalam
Mantan Ketua KPK Abraham Samad seusai bertemu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Selasa (10/7/2018). Ia menegaskan siap menjadi cawapres Jokowi. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Mantan Ketua KPK Abraham Samad memperingatkan ancaman pelemahan KPK berasal dari internal lembaga atau orang dalam. Ancaman melemahkan lembaga anti korupsi itu dengan cara menyusup ke dalam.

Samad mengatakan bahwa usaha melemahkan KPK dari dalam dilakukan dengan menginfiltrasi kepentingan dari luar masuk ke dalam KPK lewat orang-orang tertentu.

"Ancaman dari luar mudah ditangkap, semua orang lihat bahkan masyarakat sipil dan media bisa melihat ancaman itu dan bisa menghadapi sekaligus melawannya, tapi yang di dalam tidak akan terlihat oleh publik dan itulah yang akan dilakukan," ujar Samad dalam diskusi media yang dilakukan di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).

Menurut Samad, sejauh ini ada beberapa calon yang diloloskan memiliki catatan yang tidak mendukung usaha pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK.

Bahkan, menurut Samad, jika calon yang tidak tepat masuk ke dalam KPK maka perlindungan terhadap pegawai KPK akan semakin berkurang dan bisa membahayakan para karyawan dan pegiat anti korupsi.

Dia mendorong panitia seleksi pimpinan KPK untuk memilih calon pimpinan yang jujur dan berani untuk menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.

"Kalau Pansel gagal menemukan orang-orang seperti itu, maka orang-orang yang terpilih ini adalah yang kita bisa duga sejak dari awal tidak punya keberpihakan dan tidak punya komitmen yang kuat terhadap agenda pemberantasan korupsi," katanya dalam diskusi itu.

Diskusi tersebut digawangi oleh Indonesian Corruption Watch (ICW) dan dihadiri juga oleh Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati dan Pemimpin Redaksi Koran Tempo Budi Setyarso.

Sebelumnya, Pansel Capim KPK pada Senin (6/8/2019) telah mengumumkan 40 nama yang lolos dalam tahap tes psikologi. Setelahnya panitia langsung melakukan pelacakan rekam jejak dengan melibatkan delapan lembaga negara, termasuk BNN, BNPT dan Kepolisian. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyuap Bowo Sidik Dituntut 2 Tahun Penjara

Penyuap Bowo Sidik Dituntut 2 Tahun Penjara

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 14:10 WIB

KPK Periksa 2 Tersangka Kasus Korupsi Mesin Garuda

KPK Periksa 2 Tersangka Kasus Korupsi Mesin Garuda

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 11:34 WIB

Yuk! Tonton Film Jimpitan, Pemenang ACFFest 2018

Yuk! Tonton Film Jimpitan, Pemenang ACFFest 2018

Video | Selasa, 06 Agustus 2019 | 21:56 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Tak Kaget Banyak Internal KPK Tak Lolos Seleksi

Koalisi Masyarakat Sipil Tak Kaget Banyak Internal KPK Tak Lolos Seleksi

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×