FPI Anti Pancasila Setelah PKI menurut Survei, Partai Gerindra Membela

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Jum'at, 09 Agustus 2019 | 21:41 WIB
FPI Anti Pancasila Setelah PKI menurut Survei, Partai Gerindra Membela
Ilustrasi massa FPI [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - FPI menduduki urutan keempat, yakni di bawah ISIS, HTI, dan PKI, dalam survei Cyrus Network tentang organisasi yang bertentangan dengan Pancasila.

Partai Gerindra yang pernah sekawan dengan FPI saat mendukung Prabowo Subianto – Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019, memberi pembelaan.

Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, FPI dan ulama-ulama yang bernaung di dalamnya bukan penentang Pancasila.

"Sepanjang saya bergaul dengan mereka saat pilpres, saya pikir secara radikal juga enggak. Karena apa? Ulama-ulama mereka tidak frontal, konstitusional," tutur Dasco di Hotel Ashley, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019).

Satu indikatornya, lanjut Dasco, bisa dinilai dari sikap ulama FPI saat tersandung kasus kriminal hingga berujung pada pemanggilan polisi.

Saat itu, kata Dasco, ulama yang terseret kasus kriminal juga merasa kaget sebagaimana publik pada umumnya, hingga akhirnya meminta bantuan secara hukum.

”Kalau mereka radikal, dipanggil polisi atau dipenjara tak masalah. Ini kan tidak, mereka berunding,” tukasnya.

Sebelumnya, Cyrus Network melaporkan hasil survei terbarunya yang dilakukan dalam kurun waktu 22 - 28 Juli 2019.

Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Afianto mengatakan, survei tersebut menggunakan 1.230 responden yang tersebar pada 123 desa atau kelurahan di 34 provinsi dengan metode tatap muka.

baca juga

Dalam surveinya kali ini, Cyrus Network turut menanyakan kepada responden soal organisasi yang dinilai bertentangan dengan ideologi Pancasila atau radikal. Hasilnya ada lima organisasi yang dinilai bertentangan, satu di antaranya Front Pembela Islam (FPI).

Meski bukan merupakan organisasi dengan persentase terbanyak yang dicap bertentangan dengan Pancasila, berdasarkan survei tersebut FPI menempati posisi ketiga di bawah Partai Komunis Indonesia (PKI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Organisasi yang bertentangan dengan Pancasila berdasar survei, pertama ISIS 1,8 persen; HTI 10,5 persen; PKI 10,3 persen; FPI 4,8 persen; dan OPM 1,4 persen. Lainnya 4.6 persen, tidak ada 14.6 persen, dan yang tidak tahu atau tidak menjawab 43.0 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Warga Lebih ingin Habib Rizieq Dipulangkan Ketimbang Ditangkap

Survei: Warga Lebih ingin Habib Rizieq Dipulangkan Ketimbang Ditangkap

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 20:37 WIB

Survei Organisasi Bertentangan Pancasila, Cyrus Network: FPI Peringkat 4

Survei Organisasi Bertentangan Pancasila, Cyrus Network: FPI Peringkat 4

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 17:56 WIB

Kemenkopolhukam Dorong Kemendagri untuk Mengkaji Persyaratan SKT FPI

Kemenkopolhukam Dorong Kemendagri untuk Mengkaji Persyaratan SKT FPI

Jatim | Kamis, 08 Agustus 2019 | 19:44 WIB

Tanggapi Penolakan JFC, Kemenkopolhukam: FPI Harus Bijak Dong

Tanggapi Penolakan JFC, Kemenkopolhukam: FPI Harus Bijak Dong

Jatim | Kamis, 08 Agustus 2019 | 19:14 WIB

Buktikan Omongan Pemerintah, Lieus Mau Jemput Rizieq Habis Lebaran Haji

Buktikan Omongan Pemerintah, Lieus Mau Jemput Rizieq Habis Lebaran Haji

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 19:04 WIB

Masalah Khilafah Nubuwwah FPI, Din Syamsuddin Minta Dikaji Mendalam

Masalah Khilafah Nubuwwah FPI, Din Syamsuddin Minta Dikaji Mendalam

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 11:06 WIB

Terkini

Demi Keuntungan, BBM dan LPG Subsidi Diduga Diselewengkan, 3 Kasus Dibongkar di Jateng

Demi Keuntungan, BBM dan LPG Subsidi Diduga Diselewengkan, 3 Kasus Dibongkar di Jateng

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Indonesia - Korea Perkuat Kemitraan Bisnis, Platform Digital GPP Resmi Diluncurkan

Indonesia - Korea Perkuat Kemitraan Bisnis, Platform Digital GPP Resmi Diluncurkan

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:42 WIB

Balita di Samarinda Meninggal Sesak Napas saat Kabut Asap Karhutla

Balita di Samarinda Meninggal Sesak Napas saat Kabut Asap Karhutla

Kaltim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Kapan Prabowo Ulang Tahun? Ini Ramalan Zodiak dan Shio Presiden RI ke-8

Kapan Prabowo Ulang Tahun? Ini Ramalan Zodiak dan Shio Presiden RI ke-8

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:32 WIB

KPK: Fee Proyek Rp1,9 Miliar Diduga Dipakai Bupati Klaten Bayar Utang Pilkada

KPK: Fee Proyek Rp1,9 Miliar Diduga Dipakai Bupati Klaten Bayar Utang Pilkada

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Tindaklanjuti Pertemuan Prabowo-Putin, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang dan Ekonomi Bilateral

Tindaklanjuti Pertemuan Prabowo-Putin, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang dan Ekonomi Bilateral

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diprediksi Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diprediksi Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Review Drama In Your Radiant Season, Romansa Masa Lalu Desainer dan Animator

Review Drama In Your Radiant Season, Romansa Masa Lalu Desainer dan Animator

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Dapat Surat Keterangan Agenda, KPK Sudah Tahu Nusron Wahid Ada di Luar Negeri

Dapat Surat Keterangan Agenda, KPK Sudah Tahu Nusron Wahid Ada di Luar Negeri

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:17 WIB

Trafik Internet JogjaSolo Tumbuh 17 Persen Sleman Catat Kenaikan Tertinggi

Trafik Internet JogjaSolo Tumbuh 17 Persen Sleman Catat Kenaikan Tertinggi

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:09 WIB

×