Teror Mengerikan di Jepang, Seorang Pasien Tikam 4 Orang di Rumah Sakit

Bangun Santoso

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 07:26 WIB
Teror Mengerikan di Jepang, Seorang Pasien Tikam 4 Orang di Rumah Sakit
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Seorang pria yang bersenjata sebilah pisau menusuk tiga perawat dan seorang petugas kepolisian di satu rumah sakit di bagian barat Jepang pada Jumat, kata polisi. Penusukan itu merupakan insiden terbaru di negara tersebut.

Perawat-perawat itu ditusuk di bagian dada dan perut tetapi luka-luka yang mereka alami tak mengancam nyawa, kata polisi, yang menambahkan bahwa seorang petugas kepolisian juga terluka di bagian lengan kirinya.

Polisi menangkap seorang pasien pria yang berusia 45 tahun. Dia telah menusuk seorang perawat dan melarikan diri. Dua perawat lain dan seorang petugas kepolisian dilukai ketika mereka berusaha menangkap pria itu, kata polisi.

Kejahatan dengan menggunakan senjata tajam seperti pisau atau pedang jarang terjadi di Jepang karena negara itu memberlakukan undang-undang ketat terkait penggunaan senjata.

Pada Mei, seorang pria bersenjata pisau melukai sekelompok anak sekolah di sebuah pehentian bus, menwaskan seorang anak perempuan dan melukai 16 orang lainnya dalam insiden yang mengagetkan negara itu. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Wanita 23 Tahun Tikam Pegawai Stasiun Gara-gara Tertinggal Kereta

Viral, Wanita 23 Tahun Tikam Pegawai Stasiun Gara-gara Tertinggal Kereta

News | Rabu, 19 Juni 2019 | 20:00 WIB

Ditikam Suami, Istri Tak Sadar Pisau Tertancap di Punggung hingga Seminggu

Ditikam Suami, Istri Tak Sadar Pisau Tertancap di Punggung hingga Seminggu

News | Sabtu, 01 Juni 2019 | 09:05 WIB

Pria Mengamuk di Halte Bus, Tikam Belasan Orang Termasuk 8 Anak SD

Pria Mengamuk di Halte Bus, Tikam Belasan Orang Termasuk 8 Anak SD

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 11:36 WIB

Jadi Tersangka Penikaman, Pengusaha Batam Amat Tantoso Bebas dari Penjara

Jadi Tersangka Penikaman, Pengusaha Batam Amat Tantoso Bebas dari Penjara

News | Sabtu, 25 Mei 2019 | 08:25 WIB

Polisi Pastikan Pelaku Penikaman di Depok Tak Terpengaruh Narkoba

Polisi Pastikan Pelaku Penikaman di Depok Tak Terpengaruh Narkoba

Jabar | Kamis, 11 April 2019 | 15:57 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×