Iwan Fals Hingga Lalu Muhammad Zohri Akan Jadi Ikon Pancasila

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:21 WIB
Iwan Fals Hingga Lalu Muhammad Zohri Akan Jadi Ikon Pancasila
Musisi legendaris Iwan Fals bernyanyi menghibur penggemarnya pada konser bertajuk "Nyanyian yang Tersimpan" di Live Space SCBD, Jakarta, Minggu (16/12). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Suara.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan memberikan apresiasi terhadap 74 tokoh yang dianggap sebagai ikon Pancasila. Mereka dinilai sebagai tokoh inspiratif yang mampu menggerakkan masyarakat untuk mengamalkan Pancasila.

"Kegiatan kami di BPIP khususnya pemberian apresiasi terhadap teman-teman, saudara-saudara kita yang berprestasi yang kami sebut sebagai Ikon Pancasila," ujar Plt Kepala BPIP Hariyono saat konferensi pers bertajuk 'Pemberian Apresiasi 74 Ikon Prestasi Pancasila' di Kantor BPIP, Jalan Veteran III, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Hariyono menuturkan, alasan pemberian gelar tersebut karena masih minimnya keteladanan yang diberikan kepada masyarakat secara luas.

"Pertama adalah bahwa salah satu pengarus utamaan Pancasila, hambatannya adalah minimnya keteladanan," ucap dia.

Hariyono menuturkan, pemahaman soal Pancasila melalui keteladanan sedianya mudah dipahami jika diimplementasikan oleh sosok-sosok inspiratif.

Pelari Indonesia Fadlin (kanan) menyerahkan tongkat kepada Lalu Muhammad Zohri pada babak penyisihan Lari Estafet 4x100m Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Rabu (29/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Andika Wahyu
Pelari Indonesia Fadlin (kanan) menyerahkan tongkat kepada Lalu Muhammad Zohri pada babak penyisihan Lari Estafet 4x100m Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Rabu (29/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Andika Wahyu

Namun, kata Hariyono, tokoh yang memiliki kapabilitas dalam menggaungkan Pancasila kurang mendapatkan sorotan.

"Bukan karena tidak adanya keteladanan, tapi kurangnya sosok-sosok teladan yang diangkat di dalam ruang publik," ucap dia.

BPIP memberikan apresiasi terhadap orang-orang yang berprestasi dalam berbagai bidang.

Pemberian apresiasi tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi bagi generasi penerus bangsa agar terus mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan mereka.

"Kami berharap bahwa apresiasi terhadap saudara-saudara kita yang berprestasi dibidangnya masing-masing, bisa mengangkat contoh-contoh yang positif di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ucap Hariyono.

Deputi bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP Rima Agristina menambahkan, mereka yang diberikan apresiasi sangat beragam yakni berusia 11 tahun hingga 96 tahun.

"Jadi ini mudah-mudahan bisa memberikan teladan bagi masyarakat bahwa tidak ada kendala usia untuk berprestasi. Dari mulai usia 11 tahun sampai usia 96 tahun pun masih aktif melaksanakan giatnya yang penuh Ke-Indonesiaan dan menorehkan prestasi," tutur dia.

Untuk diketahui, Malam Apresiasi terhadap 74 Ikon Pancasila itu akan digelar bersamaan dengan rangkaian agenda BPIP pada 19 Agustus 2019 mendatang di Solo, Jawa Tengah.

Adapun pemberian apresiasi akan dilakukan tepatnya di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.

74 Ikon Pancasila yang menerima apresiasi akan berbagi pengalaman dalam kegiatan seminar-seminar yang akan digelar BPIP di Universitas Sebelas Maret (UNS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPIP Sebut Banyak Masjid di Kementerian Isi Khotbahnya Politik Kelas Rendah

BPIP Sebut Banyak Masjid di Kementerian Isi Khotbahnya Politik Kelas Rendah

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 16:43 WIB

Yudi Latif Mundur, Ini Syarat Moeldoko untuk Kepala BPIP Baru

Yudi Latif Mundur, Ini Syarat Moeldoko untuk Kepala BPIP Baru

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 16:32 WIB

Yudi Latif Mundur dari BPIP, Fadli Zon: Pancasilais yang Nyata

Yudi Latif Mundur dari BPIP, Fadli Zon: Pancasilais yang Nyata

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 10:21 WIB

Gaji Megawati Jadi BPIP Rp 112 Juta, Ini Rincian Sebenarnya

Gaji Megawati Jadi BPIP Rp 112 Juta, Ini Rincian Sebenarnya

Bisnis | Senin, 28 Mei 2018 | 14:11 WIB

Terkini

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:52 WIB

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!

Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB

Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!

Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:50 WIB

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB