JK Minta Indonesia Harus Waspadai Serangan Ini dari China

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:52 WIB
JK Minta Indonesia Harus Waspadai Serangan Ini dari China
Wapres JK saat berpidato di Program Kegiatan Bersama Kejuangan Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, dan Sespimen Polri TA 2019. (Dok. Setwapres).

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa berdasarkan penelitian, Indonesia hampir dapat dikatakan tidak memiliki musuh antarnegara yang bisa menimbulkan konflik serangan. Namun demikian, JK meminta untuk tetap waspada serangan dari China melalui jalur ekonomi.

JK saat berpidato dalam acara Pembekalan Program Kegiatan Bersama Kejuangan Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, dan Sespimen Polri TA 2019.

"Semua penelitian perkiraan hampir dapat dikatakan bahwa kita tidak mempunyai musuh antar negara untuk katakanlah untuk invasi atau menyerang kita," kata JK di Auditorium Yos Sudarso Seskoal, Komp. Seskoal, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

JK menilai kalau dalam puluhan tahun ke depan mungkin tidak akan terjadi adanya serangan militer ke negara. Meskipun begitu, negara Indonesia disebut JK selalu dalam kondisi siap pasalnya Indonesia tergabung ke dalam ASEAN di mana ada kebersamaan yang dijalin.

Wapres JK saat berpidato dalam acara Pembekalan Program Kegiatan Bersama Kejuangan Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, dan Sespimen Polri TA 2019. (Dok. Satwapres).
Wapres JK saat berpidato dalam acara Pembekalan Program Kegiatan Bersama Kejuangan Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, dan Sespimen Polri TA 2019. (Dok. Satwapres).

"Mungkin sampai 20-30 tahun akan datang belum akan kita temukan, walaupun kita selalu siap," kata dia. 

Akan tetapi, menurut JK ada satu hal yang mesti diwaspadai yakni bagaimana negara-negara besar yang akan melakukan cara untuk menguasai ekonomi. Salah satunya ialah China. 

Wapres JK dalam acara Pembekalan Program Kegiatan Bersama Kejuangan Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, dan Sespimen Polri TA 2019. (Dok. Satwapres).
Wapres JK dalam acara Pembekalan Program Kegiatan Bersama Kejuangan Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, dan Sespimen Polri TA 2019. (Dok. Satwapres).

JK menyebut kalau China tidak akan menyerang Indonesia dengan militer, namun lewat ekonomi. Cara seperti itu dilakukan China hingga kondisi ekonomi Indonesia berada di luar kemampuan negara Indonesia.

"China tidak akan menyerang Indonesia, tetapi akan menyerang kita dari sisi ekonomi, bisa industri macet apabila kemampuan kita tidak terjadi," katanya.

Dengan demikian, di depan 1.226 peserta dari Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, Seskoau dan Sespimmen, JK menyampaikan bahwa pentingnya semua elemen menyadari akan artinya kebersamaan. Bukan hanya satu faktor saja yang bisa diungguli, namun juga ada harmonisasi dari pihak lain.

baca juga

"Kalau satu faktor saja tidak dipenuhi, keamanan tidak dipenuhi, akan berakibat kepada ekonomi, politik bergejolak tanpa arah atau ekonomi rusak berakibat pada masalah sosial lainnya, sosial akan berakibat ke masalah politik dan keamanan bangsa ini," ujarnya.

"Itu tantangan dari luar harus kita hadapi secara bersama-sama, memperbaiki efisiensi kita dan memperbaiki sumber daya kita."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Diminta Serang Balik KKB, JK: Bukan Pelanggaran HAM

Polri Diminta Serang Balik KKB, JK: Bukan Pelanggaran HAM

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:57 WIB

Cerita JK Mati Gaya saat Blackout: Nonton TV dan Telepon Enggak Bisa

Cerita JK Mati Gaya saat Blackout: Nonton TV dan Telepon Enggak Bisa

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 20:34 WIB

Ijtimak Ulama Serukan NKRI Bersyariah, JK: Apa Salahnya?

Ijtimak Ulama Serukan NKRI Bersyariah, JK: Apa Salahnya?

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 18:02 WIB

JK: Kalau Kecewa dengan Golkar Tak Usah Bikin Partai Baru

JK: Kalau Kecewa dengan Golkar Tak Usah Bikin Partai Baru

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 06:15 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×