Sejak 2015, BNP2TKI Telah Rehabilitasi 415 PMI Kurang Beruntung

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:56 WIB
Sejak 2015, BNP2TKI Telah Rehabilitasi 415 PMI Kurang Beruntung
Direktur Pemberdayaan BNP2TKI, A. Gatot Hermawan. (Dok : BNP2TKI)

Suara.com - Direktorat Pemberdayaan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) telah melakukan rehabilitasi kepada 415 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kurang beruntung, hingga Agustus 2019. Mereka pulang dalam keadaan sakit, baik sakit fisik maupun psikis, seperti depresi.

Direktur Pemberdayaan BNP2TKI, A. Gatot Hermawan menyatakan, rehabilitasi tersebut telah dilakukan sejak 2015. Jumlah penanganan tahun itu sebanyak 90 orang, 2016 terdapat 90 orang, 2017 sebanyak 60 orang, 2018 ada 90 orang, dan sampai Agustus 2019 ada 85 orang.

"Total keseluruhan PMI kurang beruntung yang telah direhabilitasi sejak tahun 2015 hingga Agustus 2019 sebanyak 415 orang, dengan tingkat permasalahan yang berbeda-beda. Setelah dilakukan rehabilitasi, mereka diharapkan dapat kembali menjalani hidup normal dan mampu berinteraksi dengan baik di tengah masyarakat dan keluarga," jelasnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Jakarta, Selasa (14/8/2019).

Kemudian penanganan pasca rehabilitasi, lanjut Gatot, BNP2TKI mendorong para PMI tersebut mengikuti pelatihan wirausaha produktif.

"Kegiatan rehabilitasi meliputi bimbingan rehabilitasi, yaitu PMI diminta untuk menceritakan pengalaman atau keluhan sakitnya, kemudian pelayanan konseling oleh dokter dan psikolog yang siap membantu mereka mengatasi masalahnya dan melakukan pendampingan serta pemberian bantuan pengobatan," ujarnya.

Gatot menyampaikan, rehabilitasi bagi PMI yang kurang beruntung ini telah dilakukan di beberapa provinsi dan kabupaten/kota. Pada 2015 diadakan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Cilacap Jawa Tengah dan Sumbawa NTB.

Pada 2016 di Belu NTT, Banyuwangi Jawa Timur dan Lampung Timur Lampung. Pada 2017, di Lombok Timur NTB dan Indramayu Jawa Barat.

Pada 2018, di Lombok Timur NTB, Cilacap Jawa Tengah, dan Karawang Jawa Barat. Pada 2019, di Purwakarta Jawa Barat, Lombok Timur NTB dan Blitar Jawa Timur.

Ia menambahkan, sejauh ini proses rehabilitasi yang telah dilakukan berjalan dengan baik, namum perlu ada peningkatan kerja sama yang baik antara stakeholder terkait, seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, BJPS Kesehatan, Dinas Sosial, kemudian Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Keluarga Berencana.

Gatot mengatakan, tujuan rehabilitasi adalah memberikan motivasi dan rasa percaya diri agar dapat kembali menjalani hidup normal dan mampu mengembangkan hidup produktif sebagai sumber penghasilan untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya dan keluarganya.

"Ke depan, sinergisitas dengan pemerintah daerah setempat lebih ditingkatkan, seperti pelayanan bagi PMI dan proses penempatan semakin lebih baik lagi, sehingga PMI yang mengalami permasalahan semakin berkurang," harapnya.

Kegiatan rehabilitasi dapat menjadi tanggung jawab bersama dengan pemerintah daerah. Program ini dilakukan selama 6 bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNP2TKI Pastikan Pekerja Indonesia di Hong Kong Dalam Kondisi Aman

BNP2TKI Pastikan Pekerja Indonesia di Hong Kong Dalam Kondisi Aman

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 11:13 WIB

Selama 5 Tahun, Ini Prestasi Nusron Wahid sebagai Kepala BNP2TKI

Selama 5 Tahun, Ini Prestasi Nusron Wahid sebagai Kepala BNP2TKI

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 12:23 WIB

Keinginan Berwirausaha Pekerja Migran Indonesia di Korea Tinggi

Keinginan Berwirausaha Pekerja Migran Indonesia di Korea Tinggi

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 04:50 WIB

BNP2TKI dan BI Dorong Pekerja Migran Manfaatkan Layanan Remitansi Nontunai

BNP2TKI dan BI Dorong Pekerja Migran Manfaatkan Layanan Remitansi Nontunai

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 10:46 WIB

BNP2TKI : 7.935 PMI Telah Ikut Program Komunitas Keluarga Buruh Migran

BNP2TKI : 7.935 PMI Telah Ikut Program Komunitas Keluarga Buruh Migran

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 13:53 WIB

Hilang Kontak Selama 21 Tahun, BNP2TKI Berhasil Pulangkan Turini

Hilang Kontak Selama 21 Tahun, BNP2TKI Berhasil Pulangkan Turini

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 09:27 WIB

Terkini

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB