Sebut Orang Papua Penyayang, Ngabalin: Situasi di Manokwari Akan Damai

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 19 Agustus 2019 | 18:34 WIB
Sebut Orang Papua Penyayang, Ngabalin: Situasi di Manokwari Akan Damai
Kerusuhan di Manokwari Papua. (capture)

Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV KSP, Ali Mochtar Ngabalin, meyakini kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, akan segera mereda. Menurutnya demonstrasi yang berujung kerusuhan itu bakal mereda dalam dua hari kedepan.

Ngabalin kemudian mengapresiasi sikap Wali Kota Malang Sutiaji dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang telah menyampaikan permintaan maaf atas insiden di Surabaya dan di Malang yang berbuntut kerusuhan di Papua.

"Kita harus memberikan apresiasi kepada Wali Kota Malang yang menyampaikan permohonan maaf secara terbuka," ujar Ngabalin di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019).

Menurut Ngabalin, permintaan maaf itu akan diterima oleh warga Papua. Pria kelahiran Fakfak, Papua Barat, ini menyatakan warga Papua merupakan orang-orang yang penyayang.

"Kami-kami ini kan kelihatan saja agak kulit gelap, keriting, tapi hatinya hati penuh penyayang," kata Ngabalin.

Menurutnya permintaan maaf dari kepala daerah yang terkait dapat memberikan pengaruh yang besar bagi warga Papua yang sebelumnya marah. Ia menyatakan kerusuhan akan mereda setelah permintaan maaf itu.

"Kalau sudah menyampaikan permohonan maaf, itu akan memberikan sesuatu yang luar biasa bagi kehidupan dan kebersamaan kita," tuturnya.

Aparat keamanan di Papua, kata Ngabalin, sudah bertindak baik dalam menangani situasi di Manokwari atau daerah lainnya. Menurutnya situasi akan kembali damai dalam waktu dekat.

"Kapolda, Panglima sangat profesional, jadi tentunya sehari dua hari lah situasi ini akan damai dan sejuk," jelasnya.

Penampakan kantor DPRD Papua Barat dibakar massa saat kerusuhan di Manokwari. (Jubi.co.id).
Penampakan kantor DPRD Papua Barat dibakar massa saat kerusuhan di Manokwari. (Jubi.co.id).

Selain dari Malang dan Surabaya, permintaan maaf juga datang dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parwansa.

Terkait permintaan maaf itu, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, mengapresiasi tindakan yang diambil oleh Khofifah dalam menangani kasus di Surabaya yang berujung kerusuhan di Manokwari, Papua Barat.

Permintaan maaf Khofifah, kata Wiranto, juga telah disampaikan kepada Gubernur Papua.

Wiranto mengaku telah menelpon langsung Khofifah tadi pagi. Khofifah disebutnya meminta maaf kepada pihak-pihak terkait yang tersinggung dengan kejadian di wilayahnya itu.

"Barusan tadi pagi saya telpon bu Khofifah, dan beliau nyatakan pernyataan maaf terbuka yang tulus dan ikhlas," ujar Wiranto di kantornya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerusuhan Manokwari, Jokowi: Emosi Boleh Tapi Memaafkan Itu Lebih Baik

Kerusuhan Manokwari, Jokowi: Emosi Boleh Tapi Memaafkan Itu Lebih Baik

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 18:31 WIB

Takut Rusuh Menjalar ke Jakarta, Polisi Santroni Asrama Mahasiswa Yahukimo

Takut Rusuh Menjalar ke Jakarta, Polisi Santroni Asrama Mahasiswa Yahukimo

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 18:23 WIB

Soal Pengepungan Mahasiswa Papua, Khofifah Minta Maaf

Soal Pengepungan Mahasiswa Papua, Khofifah Minta Maaf

Video | Senin, 19 Agustus 2019 | 18:17 WIB

Jokowi: Saya Tahu Mace Pace di Papua dan Papua Barat Tersinggung

Jokowi: Saya Tahu Mace Pace di Papua dan Papua Barat Tersinggung

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 18:15 WIB

Soal Kerusuhan di Papua, Ketua BPIP: Penyelesaian Perlu Dialog

Soal Kerusuhan di Papua, Ketua BPIP: Penyelesaian Perlu Dialog

Jawa Tengah | Senin, 19 Agustus 2019 | 18:09 WIB

Terkini

Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan

Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:47 WIB

Intip 4 Pasang Sepatu Senilai Rp 129 Juta dari OTT Bupati Tulungagung, Ada Merek Louis Vuitton!

Intip 4 Pasang Sepatu Senilai Rp 129 Juta dari OTT Bupati Tulungagung, Ada Merek Louis Vuitton!

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:01 WIB

Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!

Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!

News | Minggu, 12 April 2026 | 09:26 WIB

Detik-detik OTT Bupati Tulungagung: KPK Sita Sepatu Louis Vuitton hingga Duit Jatah Ratusan Juta!

Detik-detik OTT Bupati Tulungagung: KPK Sita Sepatu Louis Vuitton hingga Duit Jatah Ratusan Juta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 08:52 WIB

KPK: Duit Perasan Rp2,7 Miliar Bupati Tulungagung Dipakai Beli Sepatu hingga Bayar THR Forkopimda!

KPK: Duit Perasan Rp2,7 Miliar Bupati Tulungagung Dipakai Beli Sepatu hingga Bayar THR Forkopimda!

News | Minggu, 12 April 2026 | 08:33 WIB

Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran

Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 08:20 WIB

Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel

Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:46 WIB

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:04 WIB

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:45 WIB

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:26 WIB