Kasus Salib, UAS: Mustahil Saya Larang Orang Rekam dan Sebar Ceramah

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Rabu, 21 Agustus 2019 | 18:20 WIB
Kasus Salib, UAS: Mustahil Saya Larang Orang Rekam dan Sebar Ceramah
Ustaz Abdul Somad memberikan keterangan pers di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (21/8). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Ustaz Abdul Somad mengaku tidak bisa menyalahkan orang yang telah merekam isi ceramahnya soal salib yang kini berbuntut ke pelaporan ke polisi. Sebab dia meyakini ceramahnya tidak bermasalah.

UAS menyebut dirinya tidak bisa malarang setiap orang yang hadir di pengajiannya untuk tidak merekam meskipun pengajian tersebut internal komunitas muslim.

"Saya di mana-mana ceramah tak mungkin saya tanya orang satu persatu, matikan HP matikan. Saya di mana-mana ceramah, HP orang hidup, orang merekam, tak bisa saya larang itu karena dia mau mendapat pengajian," kata Somad kata UAS usai memenuhi panggilan MUI di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019).

Dia juga tak bisa melarang orang yang sudah merekam untuk tidak menyebarkan video tersebut untuk menghindari hal-hal yang rancu.

"Tak mungkin pula saya buat perjanjian semua yang mau masuk ke sini materai enam ribu, tak boleh disebarkan. Payah kali lah ceramah sekarang ini kalau begitu," tegasnya.

Sebelumnya, Ustaz Abdul Somad dipanggil MUI untuk bisa memberikan klarifikasi terkait viral video ceramah soal salib di media sosial.

Ustaz Somad mengatakan ceramah tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan jamaah, bukan tema utama pengajian tersebut.

Kemudian ceramah itu juga disampaikan di dalam kajian komunitas Islam, bukan di ranah publik. Sehingga dirinya merasa tidak perlu meminta maaf.

"Saya menjelaskan tentang akidah agama saya di tengah komunitas Umat Islam, di dalam rumah Ibadah saya. Bahwa kemudian ada yang tersinggung dengan penjelasan saya, apakah saya mesti meminta maaf?" kata Ustaz Somad.

baca juga

Ustaz Somad kemudian mencontohkan surat Al - Maidah Ayat 73 yang menegaskan keyakinannya untuk tidak perlu meminta maaf.

"Sesungguhnya maaf kafirlah orang yang mengatakan Allah itu 3. Saya jelaskan itu di tengah umat Islam, lalu orang yang mendengar itu tersinggung atau tidak? Tersinggung. Apakah perlu saya minta maaf? Kalau saya minta maaf, berarti ayat itu musti dibuang," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspresi Ustaz Abdul Somad saat Klarifikasi Ceramah Soal Salib

Ekspresi Ustaz Abdul Somad saat Klarifikasi Ceramah Soal Salib

Foto | Rabu, 21 Agustus 2019 | 18:09 WIB

Singgung Salib dan Dilaporkan ke Polisi, Ustaz Abdul Somad Tolak Minta Maaf

Singgung Salib dan Dilaporkan ke Polisi, Ustaz Abdul Somad Tolak Minta Maaf

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 18:01 WIB

LIVE STREAMING: Ustaz Somad Klarifikasi soal Ceramahnya Tentang Salib

LIVE STREAMING: Ustaz Somad Klarifikasi soal Ceramahnya Tentang Salib

Video | Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:53 WIB

Ustaz Somad Penuhi Panggilan MUI untuk Klarifikasi Ceramah Soal Salib

Ustaz Somad Penuhi Panggilan MUI untuk Klarifikasi Ceramah Soal Salib

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:18 WIB

LIVE STREAMING: MUI Panggil UAS untuk Klarifikasi Ceramah Soal Salib

LIVE STREAMING: MUI Panggil UAS untuk Klarifikasi Ceramah Soal Salib

Video | Rabu, 21 Agustus 2019 | 15:20 WIB

Terkini

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:47 WIB

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:46 WIB

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:43 WIB

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:39 WIB

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:37 WIB

Daftar Shio yang Paling Berani Ambil Risiko dalam Investasi

Daftar Shio yang Paling Berani Ambil Risiko dalam Investasi

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 17:35 WIB

Harga Minyak Tembus US$100, Neraca Dagang RI Terancam Jebol

Harga Minyak Tembus US$100, Neraca Dagang RI Terancam Jebol

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:35 WIB

×