Sejarawan LIPI: Bung Karno Dulu Urung Pindahkan Ibu Kota karena Asian Games

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 18:27 WIB
Sejarawan LIPI: Bung Karno Dulu Urung Pindahkan Ibu Kota karena Asian Games
Lapangan dan Monumen Pancasila Ibu Kota Baru. (Dok: Kementerian PUPR)

Suara.com - Sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Asvi Warman Adam menyebut wacana pemindahan Ibu Kota ke Palangkaraya, Provinsi  Kalimantan  sudah digagas sejak era Presiden pertama Soekarno.

Asvi menuturkan, Bung Karno tidak hanya mewacanakan pemindahan Ibu Kota, melainkan sudah membuat desain.

Ia mengatakan, Bung Karno semasa berkuasa juga telah meninjau daerah Palangkaraya untuk menindaklajuti rencananya pemindahan ibu kota.

"Bung Karno serius, bukan hanya sekadar mewacanakan, tapi juga membuat desain sederhana, dan Bung Karno datang menindaklanjuti," ujar Asvi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (24/5/2019).

Namun, pada tahun 1962, wacana pemindahan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan batal dikarenakan adanya perhelatan Asian Games.

Indonesia mendapat tawaran menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games, dan tidak bisa ditolak oleh Bung Karno.

"Karena ada tawaran mengadakan Asian Games, oleh karena itu Bung Karno memutuskan tetap di Jakarta," kata dia.

Menurut Bung Karno, ketika itu Asian Games tidak mungkin diadakan di Palangkaraya. Sebab ketersediaan infrastruktur yang belum memadai.

"Sudah ada skema sederhananya sampai dia ke sana. Tapi Bung Karno berpikir tidak mungkin itu diadakan di ibu kota baru yang sedang dibangun. Makanya waktu itu Jakarta dibangun hotel, Gedung Sarinah, bahkan patung selamat datang di HI untuk ucapan selamat datang," kata Asvi.

baca juga

Karena itu, Asvi mengatakan wacana pemindahan ibu kota ke Palangkaraya akhirnya terbengkalai pada era Bung Karno.

Asvi menambahkan, kalau pemerintah kekinian ingin memindahkan ibu kota ke Pulau Kalimantan kembali, harus ada faktor pendorong yang besar atau ada urgensi pemindahan tersebut.

"Harus ada pemantiknya kalau pemindahan itu dilakukan. Kalau dulu Yogyakarta dijadikan (ibu kota) karena situasi Indonesia tidak aman, nah, kalau sekarang mesti dilihat pemindahan itu alasan pemicunya apa," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membeberkan alasan pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan. Menurutnya, pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan ini untuk mengurangi ketimpangan ekonomi daerah.

Saat ini menurut Jokowi, kegiatan ekonomi hanya terpusat di Pulau Jawa dan Jakarta. Untuk alasan pemerataan ekonomi, maka diputuskan Kalimantan jadi ibu kota baru.

"Selama ini, denyut kegiatan ekonomi secara umum masih terpusat di Jakarta dan Pulau Jawa. Karenanya, Pulau Jawa menjadi sangat padat dan menciptakan ketimpangan dengan pulau-pulau di luar Jawa," ujarnya dalam Pidato Nota Keuangan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Minta Referendum, Eks Jubir Jokowi: Ngapain sih Kurang Kerjaan

Sandiaga Minta Referendum, Eks Jubir Jokowi: Ngapain sih Kurang Kerjaan

News | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 16:06 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Pak Jokowi, Please, Ada Opsi Lain?

Soal Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Pak Jokowi, Please, Ada Opsi Lain?

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 21:12 WIB

INDEF: Pemindahan Ibu Kota Baru Tak Merangsang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

INDEF: Pemindahan Ibu Kota Baru Tak Merangsang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 20:46 WIB

Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Astagfirullah, Saya Menangis Membaca Ini

Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Astagfirullah, Saya Menangis Membaca Ini

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 20:37 WIB

Pakar UI: Perpindahan Ibu Kota Berpotensi Timbulkan Konflik Baru

Pakar UI: Perpindahan Ibu Kota Berpotensi Timbulkan Konflik Baru

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 18:30 WIB

Soal Nama Kota Pengganti DKI Jakarta, Jokowi: Masih Tunggu Satu, Dua Kajian

Soal Nama Kota Pengganti DKI Jakarta, Jokowi: Masih Tunggu Satu, Dua Kajian

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 21:35 WIB

Terkini

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Bola | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

Hadirkan Beautiful Nightmare,  Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 21:26 WIB

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

News | Senin, 02 November 2026 | 21:20 WIB

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 21:19 WIB

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 21:17 WIB

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

×