PSI Soal Pin Emas DPRD: Zulhas Sudah Lama Nikmati Penghamburan Uang Rakyat

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Minggu, 25 Agustus 2019 | 18:37 WIB
PSI Soal Pin Emas DPRD: Zulhas Sudah Lama Nikmati Penghamburan Uang Rakyat
Ketua MPR Zulkifli Hasan. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjawab kritik pedas Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. Politikus yang akrab disapa Zulhas itu sebelumnya meminta agar tidak ada partai yang mencari popularitas dalam penolakan terhadap pengadaan pin emas untuk anggota DPRD Jakarta periode 2019-2024.

PSI sebagai salah satu partai yang menolak menyayangkan pernyataan Zulkifli. Menurutnya, Zulhas yang juga Ketum PAN itu mendukung penolakan pengadaan pin emas yang dinilai menghamburkan anggaran APBD Jakarta. Namun mereka memaklumi apa yang disampaikan oleh Zulkifli dalam kapasitasnya sebagai Ketua MPR RI.

"Kami maklum, sebagai politisi lama, kami pikir pak Zulhas sudah terlalu lama menikmati penghamburan uang rakyat, hingga menganggap penghematan uang rakyat adalah sesuatu yang salah, pencitraan," ujar Juru Bicara PSI Dedek Prayudi melalui keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (25/8/2019).

Dedek mengatakan PSI juga konsisten menolak segala hal yang bakal menghabiskan banyak anggaran semisal pengadaan pin emas ala anggota DPRD Jakarta senilai Rp 1,3 miliar.

Hal itu, kata Dedek, merupakan nilai-nilai yang dipegang oleh PSI dalam menabrak budaya politik lama yang korup dan gemar menghamburkan uang.

Dedek juga tak mempersoalkan jika masih ada perwakilan anggota dewan terpilih dari sejumlah partai politik yang menginginkan pin emas tersebut. Hanya saja PSI menyarankan agar pin emas tersebut bisa diganti dengan bahan kuningan yang terbilang lebih murah.

"Perihal pin keanggotaan DPRD, PSI tegas bahwa pin emas ini adalah penghamburan uang rakyat karena terlalu mahal untuk sesuatu yang tak ada hubungannya dengan kinerja. Silakan ambil, kami tidak akan ambil. Jangan salahkan kami yang ingin membiasakan yang benar," kata Dedek

"Kalau memang untuk kebutuhan simbolis, maka pakai saja yang lebih murah seperti pin berbahan kuningan, di online shop," sambungnya.

Sebelumnya Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengkritik sejumlah partai politik yang meributkan persoalan pengadaan pin emas untuk anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019 -2024 senilai Rp 1,3 miliar.

baca juga

Menurut Zulhas jika ada partai politik yang menolak pin emas tersebut, cukup dengan tidak mengambil. Jangan kemudian, kata Zulhas, penolakan tersebut dibesar-besarkan hanya untuk mencari popularitas semata.

"Aduh kita soal pin aja ribut, ya ini negara ini Papua lebih gede. Pin itu kalau gak mau ngapain cari-cari popularitas dari situ. Menurut saya kalau gak mau jangan diambil, kelar," kata Zulhas di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Ia kemudian juga meminta agar partai yang menolak pengadaan pin emas tersehut agar konsisten untuk tidak menerimanya.

"Enggak usah diambil, ini ngomong sepanjang tapi nanti ngambil juga. Kalau enggak mau enggak usah diambil selesai," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zulhas: Merebut Hati Papua Tak Cukup dengan Bangun Jalan

Zulhas: Merebut Hati Papua Tak Cukup dengan Bangun Jalan

News | Minggu, 25 Agustus 2019 | 12:11 WIB

Soal Pin Emas Anggota DPRD, Zulhas: Kalau Tidak Mau Jangan Diambil!

Soal Pin Emas Anggota DPRD, Zulhas: Kalau Tidak Mau Jangan Diambil!

News | Minggu, 25 Agustus 2019 | 11:17 WIB

Polemik Pin Emas, PAN DKI: Kami Tak Pakai Sampai Jakarta Makmur

Polemik Pin Emas, PAN DKI: Kami Tak Pakai Sampai Jakarta Makmur

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 18:52 WIB

Zulhas ke Amien Rais: Pilpres Sudah Usai, Kalau Masih Baper...

Zulhas ke Amien Rais: Pilpres Sudah Usai, Kalau Masih Baper...

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 17:15 WIB

Dibisiki Zulhas, Amien Rais: PAN Enggak Ikut Kabinet Jokowi - Ma'ruf

Dibisiki Zulhas, Amien Rais: PAN Enggak Ikut Kabinet Jokowi - Ma'ruf

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 16:10 WIB

Terkini

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:58 WIB

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:55 WIB

Gara-gara Berkas Tak Lengkap! Kasus Heli Anggota DKPP Tio Aliansyah Resmi Dinyatakan Gugur

Gara-gara Berkas Tak Lengkap! Kasus Heli Anggota DKPP Tio Aliansyah Resmi Dinyatakan Gugur

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:55 WIB

Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta

Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

×