Terkait Lahan Ibu Kota Baru, PKB: Jangan Sampai Ada Kongkalikong

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 28 Agustus 2019 | 14:47 WIB
Terkait Lahan Ibu Kota Baru, PKB: Jangan Sampai Ada Kongkalikong
Ilustrasi ibu kota baru. [Antara]

Suara.com - Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, meminta pemerintah terbuka soal rencana pemindahan ibu kota baru.

Salah satu yang harus diketahui publik, kata dia, mengenai lahan yang akan dipakai dalam membangun pusat pemerintahan di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Hal itu disampaikan Jazilul sekaligus untuk menjawab adanya polemik terkait keberadaan lahan di lokasi ibu kota baru yang disebut-sebut dimiliki oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan adiknya Hashim Djojohadikusomo.

Jazilul sendiri mengaku tidak mengetahui persis lahan yang dimaksud dimiliki oleh Prabowo dan Hashim tersebut. Hanya saja ia ingin pemerintah lebih terbuka soal lahan agar tidak menimbulkan kecurigaan.

"Jadi mulai hari ini dibuka saja, terbuka mulai perencanaannya, lahannya tidak ada yang ditutup-tutupi," kata Jazilul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Ruang Terbuka Hijau Ibu Kota Baru. (Dok: Kementerian PUPR)
Ruang Terbuka Hijau Ibu Kota Baru. (Dok: Kementerian PUPR)

Ia juga tak mempermasalahkan jika nantinya Prabowo maupun Hashim akan menyerahkan lahan miliknya untuk pembangunan ibu kota baru. Namun yang jadi soal ialah jika hal tersebut meninggalkan kesan kecurigaan adanya kongkang-lingkong.

"Ya emang kenapa kalau lahannya Pak Hashim diserahkan enggak ada masalah kan menjadi tanggung jawab. Yang bermasalah itu kan kalau ada kecurigaan bahwa ada kongkalikong artinya ada keuntungan kepada seorang tertentu. Ini kalau clear enggak ada masalah ya enggak ada soal oke diputuskan oleh DPR juga kan," kata Jazilul.

Diberitaka sebelumnya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto disebut-sebut memiliki lahan di lokasi ibu kota baru, yakni di Provinsi Kalimantan Timur. Namun polemik keberadaan lahan eks capres 2019 itu langsung dibantah.

Juru Bicara Prabowo Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, lahan di Kaltim yang belakangan diperbincangkan bukan kepunyaan Prabowo, melainkan milik sang adik, Hashim Djojohadikusumo melalui Arsari Group.

baca juga

"Bukan (milik Prabowo) tapi milik Arsari Group milik Pak Hashim," kata Dahnil saat dikonfirmasi, Selasa (27/8/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Kota Pindah Diprediksi Dorong Perubahan Mobilitas, Ini Kata Toyota

Ibu Kota Pindah Diprediksi Dorong Perubahan Mobilitas, Ini Kata Toyota

Otomotif | Rabu, 28 Agustus 2019 | 10:47 WIB

Video Lawas Ahok Tolak Ibu Kota Dipindah Viral Lagi, Ini Isinya

Video Lawas Ahok Tolak Ibu Kota Dipindah Viral Lagi, Ini Isinya

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 19:25 WIB

Ini Cara Menteri ATR Cegah Spekulan Tanah di Lokasi Ibu Kota Baru

Ini Cara Menteri ATR Cegah Spekulan Tanah di Lokasi Ibu Kota Baru

Bisnis | Selasa, 27 Agustus 2019 | 19:17 WIB

Soal Lahan Ibu Kota Baru, Istana: Katanya sih Bukan Punya Prabowo Lagi

Soal Lahan Ibu Kota Baru, Istana: Katanya sih Bukan Punya Prabowo Lagi

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 19:07 WIB

Sofyan Djalil Pastikan Ibu Kota Baru Tak Rusak Hutan Kaltim

Sofyan Djalil Pastikan Ibu Kota Baru Tak Rusak Hutan Kaltim

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 18:46 WIB

Pindah Ibu Kota, Pakar UGM: Pemenuhan Kebutuhan Pangan Harus Diperhatikan

Pindah Ibu Kota, Pakar UGM: Pemenuhan Kebutuhan Pangan Harus Diperhatikan

Jogja | Selasa, 27 Agustus 2019 | 17:56 WIB

4 Fakta Menarik Perempuan Kalimantan Timur, Pesona Cantik yang Melegenda

4 Fakta Menarik Perempuan Kalimantan Timur, Pesona Cantik yang Melegenda

Lifestyle | Rabu, 28 Agustus 2019 | 08:25 WIB

Terkini

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:55 WIB

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:39 WIB

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:37 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:32 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

×