Gerindra: Jokowi Sebaiknya Ngantor di Papua, Dia Menang 90 Persen di Sana

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 16:42 WIB
Gerindra: Jokowi Sebaiknya Ngantor di Papua, Dia Menang 90 Persen di Sana
Ahmad Riza Patria, Wakil Ketua Komisi II DPR (Youtube DPR RI)

Suara.com - Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria menyambut baik usulan agar Presiden Jokowi sementara berkantor di Papua, agar lebih bisa fokus dalam menyelesaikan kerusuhan yang tak kunjung usai.

Ia sempat menyebut nama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga pernah berkantor di Yogjakarta, ketika terjadi bencana alam di daerah itu.

Riza mennilai, usulan Jokowi ngantor di Papua itu bagus, apalagi melihat perolehan suara di Pemilihan Presiden 2019, Jokowi meraih lebih dari 90 persen suara di sana.

"Jadi kalau Pak Jokowi, ada yang mengusulkan, memungkinkan berkantor di Papua, saya kira itu sesuatu yang baik. Apalagi Pak Jokowi menang mutlak di situ, 90 persen lebih, sebagai pemimpin yang dipilih oleh rakyat Papua khususnya dengan menang banyak, saya kira kan harus dekat," kata Riza di kompleks DPR RI, Jumat (30/8/2019).

Riza sempat menyebut nama SBY yang juga pernah pindah kantor ketika musibah gempa terjadi pada 26 Mei 2006 silam di Yogyakarta. SBY juga kembali ngantor tepatnya di Istana Kepresidenan Yogyakarta saat Gunung Merapi meletus.

Menurutnya, minimal Jokowi beserta jajarannya bisa berangkat ke Papua untuk mendengar langsung apa yang dikeluhkan oleh masyarakat.

Dengan turunnya Jokowi ke tanah Papua, Riza menilai pemerintah akan lebih mudah untuk mencari solusi dari kerusuhan Papua yang tak kunjung usai.

"Untuk melihat langsung, mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat, apa yang terjadi sesungguhnya, melihat langsung dan mendengar langsung, kenapa masyarakat di sana begitu kecewa, apa masalahnya, dan bagaimana mengatasinya," ujarnya.

"Saya kira sesuatu yang baik, kami sarankan presiden untuk segera ke Papua, kalau bisa berkantor di Papua dalam beberapa hari ini juga baik," tandasnya.

baca juga

Untuk diketahui, Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk segera berkantor di Papua demi menyelesaikan masalah.

Bukan hanya Jokowi yang diusulkan Andre, tapi juga jajaran kabinet Indonesia Kerja. Usulan Andre itu tidak terlepas dari peroleh suara Jokowi di Pilpres 2019 yang disebutnya hingga 90 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenlu: Tak Ada Dasar Minta PBB Ikut Campur Kerusuhan Papua

Kemenlu: Tak Ada Dasar Minta PBB Ikut Campur Kerusuhan Papua

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 16:40 WIB

Jokowi Didesak Segera ke Papua, Ngabalin: Fadli Zon Urus DPR Saja

Jokowi Didesak Segera ke Papua, Ngabalin: Fadli Zon Urus DPR Saja

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 16:33 WIB

SafeNet: Internet Diputus, Rakyat Papua Sulit Akses Kuliah dan Berobat

SafeNet: Internet Diputus, Rakyat Papua Sulit Akses Kuliah dan Berobat

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 16:08 WIB

Wiranto: Tanpa Disuruh, Jokowi Pasti ke Papua

Wiranto: Tanpa Disuruh, Jokowi Pasti ke Papua

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 15:55 WIB

Jokowi Diminta Kumpulkan Tokoh Adat Papua, Bicara dari Hati ke Hati

Jokowi Diminta Kumpulkan Tokoh Adat Papua, Bicara dari Hati ke Hati

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 15:43 WIB

Wiranto Janji Akan Tarik Pasukan TNI dan Polri dari Papua

Wiranto Janji Akan Tarik Pasukan TNI dan Polri dari Papua

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 15:35 WIB

Terkini

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:55 WIB

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB