Warga Sulut Diminta Waspadai Gelombang Laut Setinggi 2,5 Meter

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 02 September 2019 | 08:46 WIB
Warga Sulut Diminta Waspadai Gelombang Laut Setinggi 2,5 Meter
Ilustrasi gelombang laut. [Shutterstock]

Suara.com - Kepala Seksi Observasi Dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky Daniel Aror meminta warga mewaspadai tinggi gelombang 2,5 meter di sejumlah perairan Sulawesi Utara (Sulut).

"Tinggi gelombang dengan kategori moderate 1,25-2,5 meter ini berpeluang terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, perairan timur laut Bitung, Laut Maluku dan sebelah selatan Sulut," sebut Ricky di Manado.

Kapal nelayan, kapal tongkang, kapal ferry serta kapal kargo atau kapal pesiar diharapkan memperhatikan risiko tinggi ketika melakukan pelayaran.

"Kami mengimbau masyarakat atau kapal-kapal yang melakukan aktivitas di perairan yang masuk dalam rekomendasi peringatan dini memperhatikan kondisi tersebut," ucapnya.

Tak hanya tinggi gelombang, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang yang diperkirakan berlangsung hingga pukul 11.00 WITA.

Kondisi seperti ini diperkirakan terjadi di wilayah Kota Manado (seluruh wilayah), Kota Bitung (seluruh wilayah), Kota Tomohon (seluruh wilayah), Kabupaten Minahasa Utara (seluruh wilayah), Kabupaten Minahasa (seluruh wilayah), serta Kabupaten Minahasa Tenggara (seluruh wilayah).

Selanjutnya, Kabupaten Kepulauan Sitaro (seluruh wilayah), Kabupaten Kepulauan Sangihe (seluruh wilayah), dan Kabupaten Kepulauan Talaud (seluruh wilayah).

Potensi angin kencang ini dapat meluas ke wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (bagian utara), Kabupaten Bolaang Mongondow (bagian utara), Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (bagian utara), Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (bagian selatan), dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (bagian selatan). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Banten Sinyal Waspada untuk Warga Pantai Selatan Jawa

Gempa Banten Sinyal Waspada untuk Warga Pantai Selatan Jawa

Tekno | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 07:25 WIB

Gelombang Ombak Laut 4 Meter Ancam Pesisir se-Indonesia Jumat Besok

Gelombang Ombak Laut 4 Meter Ancam Pesisir se-Indonesia Jumat Besok

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 13:06 WIB

Penjelasan Fenomena Segitiga Masalembu, Segitiga Bermuda-nya Indonesia

Penjelasan Fenomena Segitiga Masalembu, Segitiga Bermuda-nya Indonesia

Jatim | Selasa, 27 Agustus 2019 | 17:55 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB