3 Kali OTT Selama 2 Hari, KPK: Korupsi Banyak Dilakukan Aktor Politik

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Rabu, 04 September 2019 | 19:31 WIB
3 Kali OTT Selama 2 Hari, KPK: Korupsi Banyak Dilakukan Aktor Politik
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan memberikan keterangan pers terkait operasi tangkap tangan (OTT) di kantor KPK, Jakarta, Rabu (4/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) sebanyak 3 kali dalam waktu 2 hari, yakni sejak Senin (2/9/2019) hingga Selasa (3/9/2019) dini hari.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyebut bahwa penindakan yang dilakukan tim KPK, sebagai bentuk penanggulangan kerugian keuangan negara. Basaria juga menyebut, OTT sama pentingnya dengan upaya pencegahan.

"Jadi, OTT ataupun penanganan perkara dengan cara lain perlu terus dilakukan secara konsisten, sebagaimana halnya dengan upaya pencegahan korupsi," kata Basaria di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019).

Di mana dalam waktu 2 hari tersebut, KPK mengamankan sejumlah pihak seperti penyelenggara negara maupun pihak swasta. Untuk OTT pertama, tim penindakan menetapkan tersangka Bupati Muara Enim, H Ahmad Yani dijerat menerima suap dalam proyek di Muara Enim.

Selanjutnya, OTT kedua, KPK melakukan operasi senyap dengan menangkap Direktur Pemasaran PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) I Kadek Kertha Laksana.

Kadek telah ditetapkan tersangka bersama Direktur PT PN III Dolly Pulungan menerima suap dari pihak swasta bernama Pieko Nyoto Setiadi.

Masih di hari yang sama, Tim KPK bergerak ke Kalimantan Barat dengan menangkap Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot yang menerima sejumlah uang dari pihak swasta terkait proyek anggaran tahun 2019.

Menurutnya, upaya OTT itu merupakan bagian dalam pencegahan agar meminalisir potensi kehilangan keuangan negara dari oknum-oknum pejabat tersebut.

"Perlu dipahami, OTT memang bukanlah strategi tunggal dalam pemberantasan korupsi. Upaya pencegahan terus dilakukan KPK jika korupsi belum terjadi," ujar Basaria.

baca juga

Dia menyebut bahwa peran-peran institusi pemerintah dalam pemberantasan korupsi sangat diperlukan. Apalagi, kata dia, tersangka yang ditangkap berasal dari partai politik. 

"Apalagi korupsi yang cukup banyak terjadi adalah yang dilakukan oleh aktor politik, sehingga jika kami bicara tentang keberhasilan pencegahan benar-benar dibutuhkan komitmen yang kuat dari seluruh elemen bangsa ini," katanya. 

"Jadi, jika kejahatan korupsi telah terjadi, KPK sebagai penegak hukum tidak boleh diam."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Tersangka, Bupati Suryadman Terima Uang di Asrama Pemkab Bengkayang

Jadi Tersangka, Bupati Suryadman Terima Uang di Asrama Pemkab Bengkayang

News | Rabu, 04 September 2019 | 18:36 WIB

Inilah Uang Korupsi Bupati Bengkayang

Inilah Uang Korupsi Bupati Bengkayang

Foto | Rabu, 04 September 2019 | 18:21 WIB

Suap Proyek Pemkab, Bupati Bengkayang Suryadman Gidot jadi Tersangka

Suap Proyek Pemkab, Bupati Bengkayang Suryadman Gidot jadi Tersangka

News | Rabu, 04 September 2019 | 18:17 WIB

Dua Bupati Kena OTT KPK, Nasdem Salahkan Sistem Pencegahan Korupsi

Dua Bupati Kena OTT KPK, Nasdem Salahkan Sistem Pencegahan Korupsi

News | Rabu, 04 September 2019 | 14:35 WIB

Terjaring OTT KPK, Bupati Bengkayang Miliki Utang Hampir Rp 1 Miliar

Terjaring OTT KPK, Bupati Bengkayang Miliki Utang Hampir Rp 1 Miliar

News | Rabu, 04 September 2019 | 13:26 WIB

Dirut PTPN III Dolly Pulungan Diciduk KPK, Manajemen Klaim Operasional Aman

Dirut PTPN III Dolly Pulungan Diciduk KPK, Manajemen Klaim Operasional Aman

Bisnis | Rabu, 04 September 2019 | 11:30 WIB

Tangkap Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, KPK Sita Duit Ratusan Juta

Tangkap Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, KPK Sita Duit Ratusan Juta

News | Rabu, 04 September 2019 | 11:18 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×