Salah Kira Video Preman dari Era Ahok, Cuitan Staf Anies Disorot Warganet

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Jum'at, 06 September 2019 | 17:08 WIB
Salah Kira Video Preman dari Era Ahok, Cuitan Staf Anies Disorot Warganet
Pemalakan di Tanah Abang.

Suara.com - Dua cuitan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta Marco Kusumawijaya mencuri perhatian banyak warganet.

Kedua cuitan itu sama-sama sebagai respons untuk video viral preman di Tanah Abang, Jakarta Pusat, tetapi memiliki maksud yang kontras.

Mulanya, pengguna akun @EL_Atheos, Jumat (6/9/2019), menyentil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Marco Kusumawijaya terkait video pemalakan di Tanah Abang.

Lalu, Marco Kusumawijaya meminta @EL_Atheos untuk menanyakannya pada pendahulu Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Ia mengira video tersebut sudah lawas dan diambil saat DKI Jakarta masih dipimpin Ahok BTP.

Cuitan Marco Kusumawijaya - (Twitter/@mkusumawijaya)
Cuitan Marco Kusumawijaya - (Twitter/@mkusumawijaya)

"Wah ya harus tanya Gubernur Jakarta tahun 2016, asal video ini," jawabnya.

Warganet kemudian mengirimkan tautan berita yang membuktikan bahwa peristiwa di video itu baru saja terjadi di pekan ini, bukan pada 2016.

Marco Kusumawijaya pun secara tak langsung mengakui, perkiraannya tidak tepat, dengan menuliskan, "Pernah lihat yang serupa. Lain kali mengadu ke kanal-kanal ini (pengaduan resmi Pemprov DKI Jakarta -red) aja supaya jelas tercatat dan ada yang bertugas verifikasi."

Lantas, warganet memintanya untuk tak begitu saja melempar kesalahan pada eks gubernur DKI Jakarta sebelum Anies Baswedan.

baca juga

Menanggapi komentar tersebut, Marco Kusumawijaya mengubah pernyataan yang ia tuliskan sebelumnya, menyangkut gubernur.

"Yang salah premannya, bukan gubernurnya, yang mana pun," cuitnya.

Cuitan Marco Kusumawijaya - (Twitter/@mkusumawijaya)
Cuitan Marco Kusumawijaya - (Twitter/@mkusumawijaya)

Beda pernyataan Marco Kusumawijaya yang terpaut tak sampai 24 jam itu seketika disoroti warganet, salah satunya @Anak_Perantau_.

Ia mengicaukan sindiran terhadap Marco Kusumawijaya sambil me-mention politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean, yang hanya memberi tanggapan singkat, "Aku ngguyu sek yo."

Aksi pemalakan di kawasan Blok F Pasar Tanah Abang baru-baru ini membuat resah pengguna jalan dan pedagang.

Setelah menerima laporan, aparat Polsek Metro Tanah Abang menangkap 10 orang yang terlibat.

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono mengatakan, empat orang resmi ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Supriyatna (40), Nurhasan (26), Tasiman (22), dan M Iqbal Agus (21).

"Kami sudah amankan sepuluh orang. Terutama mereka yang sering nongkrong dan sering melakukan pemalakan di sekitar pasar Blok F Tanah Abang," kata Lukman di Polsek Metro Tanah Abang, Jumat (6/9/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blok F Tanah Abang, Tempat Tukang Palak Beraksi Peras Mobil Box

Blok F Tanah Abang, Tempat Tukang Palak Beraksi Peras Mobil Box

News | Jum'at, 06 September 2019 | 12:58 WIB

4 Preman Tanah Abang Tukang Palak Jadi Tersangka

4 Preman Tanah Abang Tukang Palak Jadi Tersangka

News | Jum'at, 06 September 2019 | 12:21 WIB

Kerap Palak Pengendara, Dua Preman Tanah Abang Diringkus Polisi

Kerap Palak Pengendara, Dua Preman Tanah Abang Diringkus Polisi

News | Jum'at, 06 September 2019 | 10:45 WIB

PSI: Anies Sibuk Bantu Hobi Orang Kaya, Kampung Bengek Ditelantarkan

PSI: Anies Sibuk Bantu Hobi Orang Kaya, Kampung Bengek Ditelantarkan

News | Kamis, 05 September 2019 | 13:50 WIB

Beberkan Aturan PKL di Trotoar, Anies: Putusan MA Tak Harus Dilaksanakan

Beberkan Aturan PKL di Trotoar, Anies: Putusan MA Tak Harus Dilaksanakan

News | Rabu, 04 September 2019 | 19:43 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×