Kemarau Panjang, Tiga Desa Kabupaten Gresik di Drop Air Bersih

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Kamis, 12 September 2019 | 20:10 WIB
Kemarau Panjang, Tiga Desa Kabupaten Gresik di Drop Air Bersih
Tiga desa di kecamatan Duduk Sampeyan kabupaten Gresik menerima pasokan air bersih akibat kemarau panjang, Kamis (12/9/2019). (Suara.com/Tofan)

Suara.com - Kemarau Panjang, Tiga Desa Kabupaten Gresik di Drop Air Bersih.

Dari data yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sekitar 59 desa di kabupaten Gresik mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih akibat musim kemarau yang panjang tahun 2019 ini.

Terutama di daerah Gresik bagian selatan seperti kecamatan Cerme, kecamatan Duduk Sampeyan yang banyak desa mengandalkan sumber mata air tadah hujan seperti telaga dan waduk dipastikan akan mengalami kesulitan air bersih di saat musim seperti ini.

Sumiati warga desa Kramat kecamatan Duduk Sampeyan kabupaten Gresik ini mengaku harus berhemat-hemat air setiap hari. Ia sangat bersyukur dengan datangnya bantuan air bersih dari Satlantas Polres Gresik yang datang ke desanya, Kamis (12/9/2019).

Ibu dua anak ini menjelaskan sudah dua minggu lebih, ia dan warga desa dalam keterbatasan air bersih untuk kebutuhan minum dan memasak serta kebutuhan sehari-hari.

"Ya kita semua warga desa bersyukur bantuan gratis air bersih ini, sudah lebih dari satu mingguan hemat air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Beli air sangat mahal," kata perempuan 40 tahun ini.

Hilman Ahmad (32) warga desa Panjunan menyebut biasanya warga desa mengandalkan air tadah hujan atau dari telaga desa, namun musim kemarau yang panjang yang sudah berjalan tiga bulan lebih ini terpaksa membeli air dari truk atau gerobak tapi mahal.

"Untuk mandi dan kebutuhan sehari-hari lainnya kita harus beli air, satu geledek (gerobak) bisa Rp 175.000 hingga Rp 200.000. tapi untuk minum kita biasanya beli air isi ulang di depo," ucap Ahmad.

Sementara itu Kanit Regident Iptu Bachtiar Satlantas Polres Gresik mengatakan bantuan dropping air bersih ini sebagai pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di desa-desa yang mengalami kesulitan air akibat musim kemarau ini.

"Kami memilih tiga desa Kramat, desa Kawistowindu dan desa Panjunan di kecamatan Duduk Sampeyan ini setelah mensurvey. Mata air sumbernya seperti telaga sudah mengering karena kemarau panjang jadi kita dropping dengan 6-8 tangki air," ujar Bachtiar. 

Kontributor : Tofan Kumara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemarau Panjang, Sungai Citanduy Mengering

Kemarau Panjang, Sungai Citanduy Mengering

Foto | Rabu, 04 September 2019 | 17:00 WIB

Komisi V Menilai Pemerintah Bisa Tangani Masalah Kemarau Panjang

Komisi V Menilai Pemerintah Bisa Tangani Masalah Kemarau Panjang

DPR | Rabu, 28 Agustus 2019 | 15:47 WIB

Rehabilitas Irigasi hingga Asuransi Selamatkan Petani dari Kekeringan

Rehabilitas Irigasi hingga Asuransi Selamatkan Petani dari Kekeringan

Bisnis | Senin, 26 Agustus 2019 | 08:58 WIB

Terkini

Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Langit Berawan Tebal, Hujan Turun Mulai Sore Hari

Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Langit Berawan Tebal, Hujan Turun Mulai Sore Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:01 WIB

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 08:42 WIB

Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang

Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:36 WIB

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:20 WIB

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:11 WIB

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:01 WIB

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman

News | Senin, 23 Maret 2026 | 07:00 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB