Ribuan Bayi di Sumsel Kena Infeksi ISPA karena Asap Kebakaran Hutan

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 14 September 2019 | 14:58 WIB
Ribuan Bayi di Sumsel Kena Infeksi ISPA karena Asap Kebakaran Hutan
Kota Pekanbaru diselimuti asap kebakaran hutan. (Antara)

Suara.com - Sebanyak 2.188 balita di Sumatera Selatan terkena infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA. Itu diakibatkan kabut asap yang merupakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak beberapa bulan terakhir.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas kesehatan Sumsel Mulyono mengatakan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Selatan telah menyebabkan kabut asap yang pekat.

“Hal ini tentunya berdampak pada meningkatnya jumlah penderita ISPA, khususnya bagi balita,” kata dia di Palembang, Sabtu (14/9/2019).

Tingginya penderita ISPA pada balita karena gizi yang diterima pada balita digunakan untuk imunitas dan pertumbuhan. Sehingga ketahanan tubuh yang dimiliki lebih rendah dibandingkan orang dewasa yang gizinya hanya digunakan untuk imunitas.

"Hal itu membuat balita lebih rentan terkena ISPA. Selain faktor lingkungan, faktor udara yang tak sehat juga bisa menjadi penyebabnya," kata dia.

Mulyono mengatakan Dinkes Sumsel telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh kabupaten/kota yang terdampak kabut asap agar melakukan antisipasi pencegahan ISPA selama musim kemarau.

Edaran itu, kata dia, meminta seluruh Dinas Kesehatan untuk menyiagakan fasilitas pelayanan kesehatan seperti Posko Kesehatan Desa (Poskesdes), Puskesmas Pembantu (Pustu), Puskesmas, dan rumah sakit.

"Bila terjadi peningkatan kasus ISPA, pneumonia, konjutivitis, diare, dan lainnya agar dilakukan surveilans kesehatan di daerah tersebut dan melakukan langkah pengendalian dengan cermat," kata dia.

Sementara itu, data Dinkes mencatat sebanyak 2.188 balita terkena ISPA dari minggu keempat Agustus hingga 2 September 2019, akibat kualitas udara yang kian memburuk. Palembang menjadi kota tertinggi dengan penderita ISPA mencapai 276 balita untuk usia di bawah satu tahun. Kemudian di usia satu sampai lima tahun, mencapai 819 balita.

baca juga

Kemudian, Kabupaten Ogan Ilir juga memiliki penderita ISPA pada balita terbanyak kedua dengan total penderita mencapai 483 balita. Lalu. Kabupaten Musi Banyuasin dengan jumlah 375 balita.

42 Perusahaan di 5 Provinsi Disegel

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan penyegelan terhadap 42 perusahaan di lima provinsi. Di antaranya Riau, Jambi, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Sebanyak 42 perusahaan disegel akibat terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di 43 titik lokasi tersebut.

Direktorat Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho Sani menyebut penyegelan dilakukan setelah tim dilapangan melakukan pemantauan sejak bulan Juli dan Agustus, di lima provinsi.

"Sampai saat ini kami sudah melakukan penyegelan, upaya ini kami lakukan untuk penegakan hukum. Sampai hari ini ada 42 perusahaan yang kami lakukan penyegelan dan satu lokasi (lahan konsesi) milik masyarakat. Sehingga total ada 43 lokasi yang kami segel, " kata Rasio di Gedung BNBP, Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (14/9/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BNPB Sebut Pejabat Daerah Kurang Peduli Soal Karhutla di Wilayahnya

Kepala BNPB Sebut Pejabat Daerah Kurang Peduli Soal Karhutla di Wilayahnya

News | Sabtu, 14 September 2019 | 14:52 WIB

Biang Kebakaran Hutan, 42 Perusahaan di 5 Provinsi Disegel

Biang Kebakaran Hutan, 42 Perusahaan di 5 Provinsi Disegel

News | Sabtu, 14 September 2019 | 14:47 WIB

Asap Kebakaran Hutan di Pekanbaru Makin Pekat, Patung Pun Pakai Masker

Asap Kebakaran Hutan di Pekanbaru Makin Pekat, Patung Pun Pakai Masker

News | Sabtu, 14 September 2019 | 14:14 WIB

Darurat Kebakaran Hutan, Pesawat TNI Terbang Bikin Hujan Buatan di Riau

Darurat Kebakaran Hutan, Pesawat TNI Terbang Bikin Hujan Buatan di Riau

News | Sabtu, 14 September 2019 | 14:02 WIB

Karhutla di Riau, Rumah Sakit Wajib Layani Penderita ISPA Secara Gratis

Karhutla di Riau, Rumah Sakit Wajib Layani Penderita ISPA Secara Gratis

Health | Sabtu, 14 September 2019 | 13:50 WIB

Ratusan Ribu Warga Terserang ISPA, Kemenkes Bagikan Jutaan Masker

Ratusan Ribu Warga Terserang ISPA, Kemenkes Bagikan Jutaan Masker

Health | Sabtu, 14 September 2019 | 12:48 WIB

Terkini

Semakin Diteguk, Semakin Haus: Mengejar Dunia dalam Pareidolia

Semakin Diteguk, Semakin Haus: Mengejar Dunia dalam Pareidolia

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:40 WIB

'Siapa yang Memindahkan?!' Foto Jimmy Masrin dan Fasilitas Mewah Mendadak Hilang di Lapas Cibinong

'Siapa yang Memindahkan?!' Foto Jimmy Masrin dan Fasilitas Mewah Mendadak Hilang di Lapas Cibinong

News | Sabtu, 26 September 2026 | 15:34 WIB

Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal

Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 15:32 WIB

Ole Romeny Cetak 5 Gol dalam 5 Laga Timnas Indonesia, Ini Rahasianya

Ole Romeny Cetak 5 Gol dalam 5 Laga Timnas Indonesia, Ini Rahasianya

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 15:31 WIB

5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!

5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:30 WIB

Menang atas Singapura, Timnas Indonesia Tetap Dikritik Pengamat: Miskin Kreativitas!

Menang atas Singapura, Timnas Indonesia Tetap Dikritik Pengamat: Miskin Kreativitas!

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 15:25 WIB

Ribuan Pelari Siap Tumpah di Semarang, AHY Run Jateng 2026 Targetkan 5.000 Peserta

Ribuan Pelari Siap Tumpah di Semarang, AHY Run Jateng 2026 Targetkan 5.000 Peserta

Jawa Tengah | Sabtu, 26 September 2026 | 15:22 WIB

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 15:18 WIB

Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas

Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 15:11 WIB

Big Mouth: Drakor tentang Penjara yang Mirip Berita di Indonesia

Big Mouth: Drakor tentang Penjara yang Mirip Berita di Indonesia

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:10 WIB

×