Penanganan Karhutla, Panglima TNI Sebut Akan Pakai Drone Supaya Real Time

Chandra Iswinarno

Rabu, 18 September 2019 | 14:14 WIB
Penanganan Karhutla, Panglima TNI Sebut Akan Pakai Drone Supaya Real Time
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. [Suara.com/Agus H]

Suara.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengemukakan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau dan sejumlah lokasi lain akan menggunakan drone.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan hot spot kebakaran secara real time.

Hadi mengatakan pembaruan titik-titik kebakaran (hot spots) selama ini didapatkan dari pantauan satelit setiap 6 jam sekali. Hal itu, lanjutnya, kurang efektif dalam mendukung upaya pemadaman.

"Pagi-pagi apinya kecil, tapi enam jam kemudian apinya sudah membesar," ujarnya usai ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Rabu (18/9/2019).

Hadi mengatakan tim mitigasi karhutla akan segera mengupayakan penggunaan drone untuk meningkatkan efektivitas pemadaman.

"Kalau (pantauan) drone kan real time."

Selain itu, ujar Hadi, pasukan TNI yang terlibat dalam penanganan karhutla akan dilengkapi dengan ekskavator yang dibutuhkan dalam membuat kanal-kanal di lokasi karhutla untuk mengalirkan air.

"Kanal di tengah hutan yang mulai kecil dibesarkan atau membuat kanal baru apabila wilayah itu tidak ada air," ujarnya.

Hadi melakukan peninjauan lokasi karhutla di Riau selama empat hari belum lama ini dan mengatakan penanganan karhutla sudah efektif dilakukan oleh pasukan pemadam darat yang total jumlahnya 5.800 personil yang terdiri dari 2.200 anggota TNI, 2.200 anggota Polri, dan sisanya personil dari BPBD dan aktivis lingkungan.

Dari pantuan 44 titik api, lanjutnya, semua ditangani oleh pasukan darat dengan melibatkan helikopter.

Hadi mengatakan saat ini sedang diupayakan hujan buatan di sejumlah kawasan mulai dari Sumatera hingga Kalimantan meskipun belum membuahkan hasil yang memuaskan.

"Untuk Sumatra memang belum berhasil hujan buatan, tapi kalimantan sudah ada hujan rintik-rintik," ujarnya.

Hadi mengatakan pemadaman karhutla ditargetkan berhasil sebelum musim hujan tiba yang diperkirakan oleh BMKG akan terjadi pada pertengahan Oktober.

Kontributor : Agus H

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Walhi: Jokowi Pulang, Riau Malah Semakin Sakit

Walhi: Jokowi Pulang, Riau Malah Semakin Sakit

News | Rabu, 18 September 2019 | 13:55 WIB

Lebih dari 30 Orangutan Terpapar Kabut Asap, Diobati Pakai Nebulizer

Lebih dari 30 Orangutan Terpapar Kabut Asap, Diobati Pakai Nebulizer

Tekno | Rabu, 18 September 2019 | 10:00 WIB

Dilanda Kebakaran Hutan, Orangutan 'Mengungsi' di Kebun Warga

Dilanda Kebakaran Hutan, Orangutan 'Mengungsi' di Kebun Warga

News | Rabu, 18 September 2019 | 09:33 WIB

Bayi Meninggal di Banyuasin Bukan Karena Asap Karhutla

Bayi Meninggal di Banyuasin Bukan Karena Asap Karhutla

Health | Rabu, 18 September 2019 | 06:49 WIB

Cover Anak Dikepung Asap Tak 'Nendang', Radar Sampit Bikin Ilustrasi Jokowi

Cover Anak Dikepung Asap Tak 'Nendang', Radar Sampit Bikin Ilustrasi Jokowi

News | Rabu, 18 September 2019 | 07:00 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB