Baku Tembak di Aceh, Polri: KKB Sebarkan Pesan Tak Sejalan dengan NKRI

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 20 September 2019 | 12:59 WIB
Baku Tembak di Aceh, Polri: KKB Sebarkan Pesan Tak Sejalan dengan NKRI
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Muhammad Iqbal. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Baku tembak antara aparat kepolisian dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terjadi di kawasan Gampong Keude, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Kamis (19/9/2019).

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Muhammad Iqbal, mengatakan baku tembak diawali dengan perampokan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata di Aceh. Selain itu kelompok tersebut juga memiliki keinginan memisahkan Aceh dari NKRI.

Iqbal menjelaskan bahwa kelompok pimpinan Abu Razak tersebut melakukan tindakan perampokan. Namun pada kejadian itu, selain merampok, kelompok itu juga hendak menyebarkan pesan-pesan yang tidak sejalan dengan NKRI.

"Ya perampokan, berupaya untuk sampaikan pesan-pesan tak sejalan dengan NKRI," kata Iqbal di Kantor Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019).

Iqbal menyebut kelompok tersebut dikenal dengan tindakan kekerasan dan juga kerap melakukan perampokan.

Ia menyatakan bahwa pimpinan kelompok yakni Abu Razak bersama anggotanya kini masih terdaftar dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dengan demikian, aparat kepolisian hingga saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengetahui motif dan juga mencari pelaku yang masuk ke dalam daftar DPO tersebut.

"Pimpinannya dan seluruh anggota memang DPO, pelaku yang buron sudah beberapa kali lakukan aksi kejahatan perampokan dan kekerasan. Mudah-mudahan dengan dihentikannya KKB tidak ada aksi merugikan masyarakat," tandasnya.

Dalam baku tembak tersebut empat anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) tewas di kawasan Gampong Keude, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Kamis (19/9/2019) kemarin.

baca juga

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Aceh Kombes Agus Sarjito mengatakan, bahwa kontak tembak terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

"Kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata itu diduga terkait dengan kasus di Bireuen. Kelompok ini diduga memeras dan mengancam menggunakan senjata api," kata Agus seperti dikutip Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Selidiki Video Tentara Aceh Darussalam yang Sebar Ultimatum

Polisi Selidiki Video Tentara Aceh Darussalam yang Sebar Ultimatum

News | Kamis, 19 September 2019 | 21:06 WIB

Aksinya Tepergok, Guru Jainah Digebuki Maling Pakai Besi hingga Pingsan

Aksinya Tepergok, Guru Jainah Digebuki Maling Pakai Besi hingga Pingsan

Jabar | Kamis, 19 September 2019 | 18:50 WIB

Tak Bawa Uang ke Rumah, Anak ini Dirantai Orangtuanya

Tak Bawa Uang ke Rumah, Anak ini Dirantai Orangtuanya

News | Kamis, 19 September 2019 | 19:33 WIB

Terkini

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:31 WIB

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:30 WIB

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:25 WIB

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Video | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:19 WIB

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Polri Minta Personel Bercermin Usai Insiden Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:18 WIB

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Viral Dua Bus Transjakarta 'Terkunci' Satu Jalur di Tugu Tani, Manajemen Beberkan Biang Keroknya

Viral Dua Bus Transjakarta 'Terkunci' Satu Jalur di Tugu Tani, Manajemen Beberkan Biang Keroknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:15 WIB

×