Viral Aksi Berondong Tembakan di Acara Adat, Tiga Polisi Ditindak Propam

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 20 September 2019 | 15:53 WIB
Viral Aksi Berondong Tembakan di Acara Adat, Tiga Polisi Ditindak Propam
Bidik layar aksi tembak menembak yang dilakukan anggota polisi di acara adat Begawi di Lampung. (Twitter).

Suara.com - Mabes Polri telah menindak tiga anggota polisi yang memberondong peluru di depan kerumunan anak-anak saat prosesi adat Begawi di Lampung. Aksi tembak menembak ke arah udara itu sempat viral di media sosial.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan ketiga anggota polisi yang sudah ditindaktegas ini adalah Bharatu AI, Bripka WE dan Briptu OK. Mereka bertugas di Ditpolair Mabes Polri dan Polda Lampung.

"3 oknum ini kita sudah tindak tegas, diperiksa Propam, langsung 1 yang menggunakan senjata panjang oknum Pol Air Mabes dibawa ke sini, beserta BB (barang bukti) nya, kita akan periksa dan tindak tegas. 2 oknum anggota Polda Lampung diperiksa di Lampung," kata Iqbal di Kantor Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019).

Menurut Iqbal, ketiga anggota polisi itu terancam mendapat sanksi jika nantinya terbukti melakukan pelanggaran.

Lebih lanjut, Iqbal berpesan kepada pimpinan kepolisian daerah untuk bisa tegas memproses anggotanya yang terbukti melakukan kesalahan. Sanksi yang diberikan pun bisa mulai dari penundaan kepangkatan hingga hukuman penjara.

"Pimpinan harus tegas untuk melakukan proses tindakan disiplin pada yang bersangkutan, banyak sanksinya, dari ditunda kepangkatan, dicabut dalam jabatan struktural sampai dikurung," katanya.

Sebelumnya, video viral yang menunjukkan rentetan tembakan yang dilepaskan secara bergantian saat berlangsungnya proses adat Begawi di Lampung.

Dalam video yang beredar tersebut terlihat seorang lelaki tampak menembakkan senapan laras panjang berkali-kali ke udara.

Bahkan, anak-anak kecil yang berada di lokasi tersebut tampak memunguti selongsong peluru yang telah jatuh. Kemudian, dua pria lainnya juga menembakkan pistol ke udara secara berkali-kali.

Setelah diusut ternyata tiga pria tersebut merupakan anggota kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Polisi Berondong Peluru Depan Anak-anak, Polri: Senpi Jangan Dipakai Main

3 Polisi Berondong Peluru Depan Anak-anak, Polri: Senpi Jangan Dipakai Main

News | Jum'at, 20 September 2019 | 15:22 WIB

Viral Aksi Tembak-tembakan di Hajatan Ternyata Dilakoni 3 Anggota Polisi

Viral Aksi Tembak-tembakan di Hajatan Ternyata Dilakoni 3 Anggota Polisi

News | Kamis, 19 September 2019 | 16:20 WIB

Video Viral Tembak-Tembakan di Hajatan, Bocah Rebutan Selongsong Peluru

Video Viral Tembak-Tembakan di Hajatan, Bocah Rebutan Selongsong Peluru

News | Kamis, 19 September 2019 | 09:33 WIB

Terkini

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB