Sempat Bertahan 2 Jam di Halaman Dalam DPR, Mahasiswa Akhirnya Keluar

Arsito Hidayatullah | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 23 September 2019 | 23:58 WIB
Sempat Bertahan 2 Jam di Halaman Dalam DPR, Mahasiswa Akhirnya Keluar
Rombongan mahasiswa yang sempat masuk dan bertahan di halaman dalam Gedung DPR RI, Senin (23/9/2019) malam. [Suara.com / Novian Ardiansyah]

Suara.com - Belasan mahasiswa yang sempat merangsek masuk dan mengibarkan bendera Merah Putih di halaman dalam Gedung DPR RI, akhirnya memilih kembali keluar. Hal tersebut mereka lakukan usai negosiasi dengan kepolisian dan petugas Pengamanan Dalam atau Pamdal.

Mahasiswa sebelumnya sempat memilih untuk bertahan dan menginap di sana. Hal itu bahkan sudah mereka tegaskan saat Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono datang dan mengimbau mahasiswa untuk pulang ke rumah masing-masing.

"Adek-adek mahasiswa, pulanglah, keluarga menunggu di rumah," ujar Gatot, Senin (23/9/2019) malam.

Tak lama usai kehadiran Gatot, petugas Pamdal pun gantian meminta agar belasan mahasiswa itu meninggalkan area dalam Gedung DPR. Petugas menuturkan bahwa sesuai tata tertib, menginap di DPR tak diperkenankan, apalagi karena gerbang DPR sendiri akan segera ditutup.

Rombongan mahasiswa yang sempat masuk dan bertahan di halaman dalam Gedung DPR RI, Senin (23/9/2019) malam, saat berbicara dengan petugas. [Suara.com / Novian Ardiansyah]
Rombongan mahasiswa yang sempat masuk dan bertahan di halaman dalam Gedung DPR RI, Senin (23/9/2019) malam, saat berbicara dengan petugas. [Suara.com / Novian Ardiansyah]

Tetapi lagi-lagi, sebagian mahasiswa sempat bersikeras ingin bertahan, walau sebagian lagi menyarankan untuk menginap di luar. Mereka pun tampak sempat menyatukan pandangan terlebih dahulu untuk menyepakati keputusan.

Akhirnya, setelah dua jam bertahan, mulai sekitar pukul 21.00 WIB sampai 23.00 WIB, para mahasiswa tersebut memilih keluar dari halaman DPR. Tapi mereka juga meminta agar diperkenankan bermalam di depan gerbang utama DPR RI bagian luar.

"Iya menginap, tapi belum tahu nanti di depan (gerbang) atau enggak," ujar salah seorang mahasiswa.

Sebelumnya, belasan mahasiswa berhasil merangsek masuk ke area dalam Gedung DPR RI dengan memanjat gerbang utama. Mereka yang telah masuk itu lantas mengibarkan bendera Merah Putih.

Pantauan Suara.com, mereka hanya mengibarkan bendera sambil berdiam diri. Aksi mereka itu pun hanya dikawal oleh aparat kepolisian yang berjaga di hadapan dan samping kanan-kiri mahasiswa.

Sebelumnya lagi, mahasiswa yang melakukan aksi di depan DPR RI sempat makin beringas. Hingga malam, mereka masih bertahan dan malah mencoba merangsek masuk dengan menjebol pagar.

Sejumlah mahasiswa sebelumnya juga sempat memanjat gerbang utama dan pagar di sisi kanan gerbang. Mereka juga turut menggoyangkan pagar dengan maksud menjebol untuk merangsek masuk ke dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tunggu Massa dari Daerah, Mahasiswa Penolak UU KPK dan RKUHP Nginap di DPR

Tunggu Massa dari Daerah, Mahasiswa Penolak UU KPK dan RKUHP Nginap di DPR

News | Senin, 23 September 2019 | 21:49 WIB

Panas! Jebol Pagar Gedung DPR, Mahasiswa: Duit Anggota Dewan Banyak

Panas! Jebol Pagar Gedung DPR, Mahasiswa: Duit Anggota Dewan Banyak

News | Senin, 23 September 2019 | 20:59 WIB

Kecewa dengan DPR, Mahasiswa Nyatakan Mosi Tidak Percaya

Kecewa dengan DPR, Mahasiswa Nyatakan Mosi Tidak Percaya

News | Senin, 23 September 2019 | 20:51 WIB

Terkini

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB