Biar Tak Dituduh Bawa Batu, Kapolda Minta Ambulans DKI Dikasih Penanda

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 27 September 2019 | 21:31 WIB
Biar Tak Dituduh Bawa Batu, Kapolda Minta Ambulans DKI Dikasih Penanda
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbicara kepada wartawan usai melakukan pertemuan di Balai Kota Jakarta, Jumat (27/9/2019). (NTARA/Ricky Prayoga)

Suara.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Gatot Eddy Pramono mengatakan pihaknya belum mengiyakan permintaan Pemprov DKI terkait pemulihan nama baik. Pemprov DKI sebelumnya meminta nama baik mereka dipulihkan setelah polisi menuduh petugas ambulans membawa batu dan bensin untuk membantu kerusuhan pada Rabu (25/9). Terkait tuduhan itu, ternyata ada kesalahpahaman.

Setelah melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gatot menyebut pihaknya masih mempelajari kasus ambulans diduga bawa batu seperti yang disampaikan anggota Brimob.

"Kita masih pelajari peristiwa itu, nanti perkembangannya kita kabari," ujar Gatot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2019).

Untuk mencegah kesalahpahaman, Gatot kemudian berharap Dinas Kesehatan dalam mengerahkan ambulans diberikan penanda khusus. Hal ini dilakukan agar ambulans Pemprov beserta tim medisnya bisa dikenali petugas kepolisian. Sehingga kasus dugaan ambulans bawa batu tidak terjadi lagi.

"Pak Gubernur juga akan memberikan (penanda) ambulans, sehingga ada logo-logo atau apa, sehingga petugas bisa mengetahui atau sebagainya," kata dia.

Polisi datangi ambulans - (Facebook/Eq Prasetyo)
Polisi datangi ambulans - (Facebook/Eq Prasetyo)

Pada pertemuannya dengan Anies, Gatot mengatakan membahas terkait koordinasi untuk penanganan situasi di Jakarta. Ia menyebut melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemrpov, salah satunya Dinas Kesehatan.

"Petugas-petugas dari pak Gubernur, apakah itu Satpol PP, Damkar, teman-teman dari Dinkes dan sebagainya kita akan koordinasikan semuanya," jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta meminta nama baik mereka direhabilitasi. Ini setelah pihak kepolisian menuduh mobil ambulans membantu menyuplai batu dan bensin saat terjadi bentrokan dengan massa pelajar SMK/STM saat demonstrasi di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9).

Sebanyak lima unit ambulans tersebut diamanakan di dekat Gardu Tol Pejompongan, Jalan Gatot Soebroto, Kamis (26/9/2019) dini hari. Hal tersebut bahkan sempat viral di media sosial melalui bentuk video yang diunggah lewat akun media sosial twitter dan instagram Polda Metro Jaya.

baca juga
Cuitan di akun TMC soal video ambulans diduga membawa batu. (Twitter)
Cuitan di akun TMC soal video ambulans diduga membawa batu. (Twitter)

"Kami minta ada rehabilitasi nama baik institusi Pemprov DKI Jakarta, termasuk jajaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Polda Metro Jaya, Kamis (26/9/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petugas Medis Pemprov DKI yang Dituduh Polisi Cedera, Ini Kata Kapolda

Petugas Medis Pemprov DKI yang Dituduh Polisi Cedera, Ini Kata Kapolda

News | Jum'at, 27 September 2019 | 20:26 WIB

Petugas Medis DKI yang Dituduh Polisi Cedera, Anies: Ada Benturan di Kepala

Petugas Medis DKI yang Dituduh Polisi Cedera, Anies: Ada Benturan di Kepala

News | Jum'at, 27 September 2019 | 14:45 WIB

Ini Wujud Ambulans yang Diduga Bawa Batu Anak STM

Ini Wujud Ambulans yang Diduga Bawa Batu Anak STM

Foto | Kamis, 26 September 2019 | 17:21 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×