Mahasiswa Dihantam Barracuda hingga Kritis, Begini Kesaksian Rekan

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 28 September 2019 | 16:14 WIB
Mahasiswa Dihantam Barracuda hingga Kritis, Begini Kesaksian Rekan
Polisi dengan mobil water canon berusaha memadamkan api yang dibakar pengunjuk rasa saat terjadi bentrokan di Jembatan Layang, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (27/9/2019). [Antara/Abriawan Abhe]

Suara.com - Aksi unjuk rasa mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat (27/9/2019) hingga Sabtu (28/9/2019) berujung bentrok dengan aparat kepolisian. Bahkan, demo rusuh itu pun memakan korban luka-luka.

Seorang mahasiswa bernama Dicky Wahyudi dari Fakultas Hukum angkatan 2018, Universitas Bosowa, dilaporkan kritis setelah ditabrak mobil barracuda ketika polisi memukul mundur para pendemo.

Dicky dilaporkan tertabrak kendaraan taktis milik aparat kepolisian, tepatnya di Jalan Urip Sumoharjo sekira 50 meter dari depan kampusnya.

"Iya, satu rekan saya ditabrak sama mobil polisi yang sangat melaju," kata Andi Muhammad Sahib selaku senior korban seperti dikutip dari Kabarmakassar.com--jaringan Suara.com.

Sahib merupakan mahasiswa yang mengantar Dicky ke rumah RS Ibnu Sina. Akibat ditabrak mobil barracuda, Dicky mengalami luka parah di bagian dada.

"Tidak ada pertolongan malamnya dari pihak kepolisian, waktu dia sudah tertabrak. Jadi kami dan para warga yang membawanya ke RS. Ibnu Sina," kata dia.

Diketahui, peristiwa mobil barracuda yang menabrak mahasiswa itu pun sempat viral di media sosial.

Kejadian tersebut terekam dalam sebuah video yang diambil warga yang turut menyaksikan kericuhan dari sebuah bangunan tinggi.

Dalam video tersebut tampak massa unjuk rasa berlarian lantaran tembakan gas air mata. Kemudian mobil barracuda milik polisi terlihat melaju kencang dan menabrak salah satu dari massa yang sedang berlarian. Mobil barracuda polisi tersebut pun langsung berhenti mendadak dan mundur.

baca juga

Satu orang dari sekelompok massa tersebut terlihat menyadari kawannya tertabrak dan langsung menghampirinya.

Dari informasi yang disampaikan oleh akun Instagram @uppm_umi, korban ialah seorang mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2018, Universitas Bosowa Makassar bernama Dicky Wahyudi.

Dicky kini dalam kondisi kritis dan masih mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar.

Selain Dicky, dikabarkan ada satu mahasiswa lainnya serta pengemudi ojek online yang turut menjadi korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekannya Tewas Tertembak saat Demo, IMM Desak Kapolri Mundur

Rekannya Tewas Tertembak saat Demo, IMM Desak Kapolri Mundur

News | Sabtu, 28 September 2019 | 15:37 WIB

Unjuk Rasa di Makassar Ricuh, 1 Mahasiswa Kritis Ditabrak Barracuda Polisi

Unjuk Rasa di Makassar Ricuh, 1 Mahasiswa Kritis Ditabrak Barracuda Polisi

News | Sabtu, 28 September 2019 | 09:14 WIB

Soal Demo Mahasiswa, Nasir: PTN Enggak Kena Sanksi, Bukan Perintah Rektorat

Soal Demo Mahasiswa, Nasir: PTN Enggak Kena Sanksi, Bukan Perintah Rektorat

News | Sabtu, 28 September 2019 | 08:47 WIB

Mahasiswa Jangan Gentar! Dandhy: Kasus Saya dan Ananda Hanya Masalah Kecil

Mahasiswa Jangan Gentar! Dandhy: Kasus Saya dan Ananda Hanya Masalah Kecil

News | Jum'at, 27 September 2019 | 18:55 WIB

Kirim Uang Rp 10 Juta ke Mahasiswa UIN, Alasan Polisi Periksa Ananda Badudu

Kirim Uang Rp 10 Juta ke Mahasiswa UIN, Alasan Polisi Periksa Ananda Badudu

News | Jum'at, 27 September 2019 | 18:25 WIB

2 Mahasiswa Tewas saat Demo, Jokowi ke Kapolri: Investigasi Jajaranmu

2 Mahasiswa Tewas saat Demo, Jokowi ke Kapolri: Investigasi Jajaranmu

News | Jum'at, 27 September 2019 | 14:15 WIB

Terkini

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Eks Ajax Rendahkan Kualitas Maarten Paes: Levelnya Jauh di Bawah Marc-Andre ter Stegen

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:50 WIB

×