Cerita Mahfud MD Bahas UU KPK dengan Jokowi: Sambil Tertawa-tawa

Rendy Adrikni Sadikin | Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 02 Oktober 2019 | 16:15 WIB
Cerita Mahfud MD Bahas UU KPK dengan Jokowi: Sambil Tertawa-tawa
Mahfud MD, eks Ketua MK di Istana Kepresidenan. (Suara.com/Ummi HS)

Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD bersama sejumlah tokoh diundang Presiden Jokowi untuk membahas kontroversi UU KPK pada Kamis (26/9/2019). Mahfud MD menceritakan pertemuannya.

"Presiden sama sekali tidak dalam kondisi ditekan. Waktu itu kami semua heran, presiden biasanya agak serius, ini tertawa-tawa semua," cerita Mahfud MD soal pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo.

Cerita Mahfud MD ini sampaikan saat acara ILC TV One, Selasa (2/10/2019) malam. Menurutnya, Presiden Joko Widodo terlihat gembira sekali saat mengundang sejumlah tokoh ke Istana Negara.

"Kita dipanggil tiba-tiba, presiden ingin mendengar pendapat, pembanding terhadap situasi yang berkembang," ujar Mahfud MD.

Profesor Hukum Tata Negara UII, Yogyakarta ini mengaku hanya menjadi jubir atas hasil pertemuan tersebut. Sebab, tidak ada posisi ketua dalam rombongan sejumlah tokoh yang diundang Jokowi saat itu.

Dalam pertemuan itu, Mahfud MD bersama sejumlah tokoh memberikan beberapa opsi terkait kontroversi UU KPK.

Perpu menjadi opsi ketiga. Menurut cerita Mahfud MD, presiden sangat responsif dengan hal tersebut.

"Ada opsi yang ketiga, Perpu, yang tadi banyak dibicarakan bersama presiden. Nah, presiden sangat responsif mendengar itu. Pertanyaanya muncul di ruangan itu, berdiskusi dengan presiden," cerita Mahfud MD.

"Presiden bukan hanya mendengar, bertanya begini, kalau begini gimana. Jadi bukan kita yang masuk menawar-nawarkan agar Perpu seperti itu, karena diundang lalu muncul itu," imbuhnya.

Mahfud MD juga menjelaskan bahwa tidak ada tim perumus. "Tidak sama sekali, sampai hari ini kita anggap itu urusan internal kepresidenan, kita tidak mau misalnya jadi tim perumus, nanti minta saja ke tim ahli," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Perppu UU KPK, Jaksa Agung: Apa Betul Ada Kegentingan yang Memaksa?

Soal Perppu UU KPK, Jaksa Agung: Apa Betul Ada Kegentingan yang Memaksa?

News | Sabtu, 28 September 2019 | 06:57 WIB

Jokowi Pertimbangkan Keluarkan Perppu UU KPK, Fadli: Inkonsisten Kalau Jadi

Jokowi Pertimbangkan Keluarkan Perppu UU KPK, Fadli: Inkonsisten Kalau Jadi

News | Sabtu, 28 September 2019 | 05:52 WIB

Mahfud MD soal RUU KUHP: Sekarang Waktunya Disahkan!

Mahfud MD soal RUU KUHP: Sekarang Waktunya Disahkan!

News | Senin, 16 September 2019 | 15:18 WIB

Terkini

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:04 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB