Anak Jadi Korban Demo Rusuh, Sang Ibu Cerita Sulitnya Ketemu Akbar Alamsyah

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 07 Oktober 2019 | 22:11 WIB
Anak Jadi Korban Demo Rusuh, Sang Ibu Cerita Sulitnya Ketemu Akbar Alamsyah
Lobi depan RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Ibu bernama Rosminah baru bisa menatap wajah putra bungsunya Akbar Alamsyah (19), satu hari setelah demonstrasi mahasiswa pecah menjadi kerusuhan di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta pada 25 Septermber 2019. Pertemuan Rosminah dengan Akbar pun dibatasi.

Menurut Rosminah, anaknya tersebut merupakan seorang pekerja lulusan SMK dan bukan menjadi salah satu bagian dari peserta aksi tolak sejumlah RUU bermasalah. Ia menyebut Akbar hanya mencoba menonton demonstrasi dari jarak dekat di sekitar Slipi, Jakarta Barat.

Akbar sempat dibawa ke Rumah Sakit Pelni Petamburan Jakarta Pusat untuk mendapatkan pertolongan pertama, Rosminah tak tahu banyak terkait tindakan apa yang dilakukan ke anaknya sewaktu di RS Pelni.

Akbar lantas dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk menjalani perawatan insentif. Mendengar kabar itu, Rosminah langsung menuju RS Polri sekitar pukul 01.00 WIB. Namun, upaya Rosminah dihadang oleh petugas medis tanpa alasan yang jelas.

“Begitu masuk Kramat Jati, awalnya sekitar jam 1 malam kita enggak diizinin untuk melihat anak itu Akbar atau bukan, setelah kita lihat ternyata, bagaimanapun caranya kita alasan sama suster itu enggak bisa, ‘tolonglah sus’, ‘enggak bisa’, kita enggak boleh jenguk anak saya atau bukan, saya pengen pastiin,” kata Rosminah kepada wartawan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (7/10/2019).

Rasa penasaran Rosminah subuh itu masih terus menghantui hingga siang harinya sekitar pukul 11.00 WIB dia baru bisa memastikan anak tersebut adalah Akbar.

“Saya lihat saja itu dari atas ke bawah mukanya udah enggak menyerupai anak saya sendiri, sampai saya orang tuanya sampai bingung, tapi ada tanda di kaki ada tanda bekas kena knalpot, terus saya ‘Ya Allah, ini benar anak saya dok?' Langsung saya jatuh di situ, enggak kuat ngelihat anak saya,” ucapnya.

“Mukanya udah kagak jelas, udah kagak karu-karuan. Udah darah semua ini dari hidung, keadaannya kering, mukanya seperti bola, seperti penyakit tumor di kepalanya,” tambah Rosminah.

Pertemuan antara Rosminah dan Akbar pun hanya berlangsung singkat, karena setelah menenangkan diri beberapa menit, ia coba melihat kembali wajah anaknya, namun tidak diperbolehkan tim medis dengan alasan akan diperiksa insentif.

baca juga

“'Saya mau lihat anak saya lagi', kata si perawatnya 'oh enggak bisa, cukup terakhir ini bu', 'kok bisa?', 'ini dalam perawatan insentif' katanya. Keluarga saudara pun enggak boleh, saya bilang 'saya enggak mau tetap gimana pun keadaan anak saya harus mendampingi' tetap enggak bisa,” kata Rosminah.

Kejadian itu merupakan upaya terakhir Rosminah untuk bertemu Akbar sebelum akhirnya memutuskan untuk menenangkan diri di rumah beberapa hari.

Empat hari berselang, Rosminah kembali terkejut saat tidak menemui Akbar di RS Polri. Ternyata, RS Polri telah membuat keputusan sepihak untuk memindahkan Akbar ke RS Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat.

“Saya telpon ke suster, terus suster bilang 'ini akbar sudah dioper ke Gatot Subroto', saya bilang 'kok dioper, kenapa kok enggak ada konfirmasi dari saya, sedangkan saya kan sudah ada disitu nama saya alamat saya, kok baru ngabarin sekarang,' 'keadaan lagi koma' katanya begitu,” ucap Rosminah.

Selama 12 hari sejak peristiwa itu, Akbar belum juga sadarkan diri, di RSPAD juga masih menunggu kondisinya stabil untuk dilakukan penindakan lebih intensif.

“Nanti ada tahapan lagi seandainya cuci darah sudah stabil maka bedah syaraf, kan dia kena syaraf, ginjal juga, sama kelopak mata belum jelas, kepalanya masih bengkak tempurungnya ini katanya mau diganti sama titanium. Tempurung itu patah, hancur,” tutup Rosminah.

Kini, keluarga Rosminah masih menunggu proses penyembuhan Akbar di Ruang CICU yang terletak di lantai 2 Paviliun Kartika, Gedung RSPAD Gatot Soebroto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

12 Hari Pasca Demonstrasi di DPR, Akbar Alamsyah Belum Sadarkan Diri

12 Hari Pasca Demonstrasi di DPR, Akbar Alamsyah Belum Sadarkan Diri

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 20:15 WIB

Mahasiswa Al Azhar Korban Demo Terima Tawaran Anies Magang di Pemprov DKI

Mahasiswa Al Azhar Korban Demo Terima Tawaran Anies Magang di Pemprov DKI

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 18:10 WIB

Lapor ke Mabes Polri, Ibu Faisal: Tolong Usut Pelaku Penganiayaan Anak Saya

Lapor ke Mabes Polri, Ibu Faisal: Tolong Usut Pelaku Penganiayaan Anak Saya

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 15:34 WIB

Polisi Minta Mahasiswa Unindra Korban Kekerasan saat Demo Buat Laporan

Polisi Minta Mahasiswa Unindra Korban Kekerasan saat Demo Buat Laporan

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 11:21 WIB

Terkini

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

×