Ninoy Karundeng: Ada Orang Dipanggil 'Habib' Ancam Belah Kepala Saya

Rendy Adrikni Sadikin, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 08 Oktober 2019 | 11:25 WIB
Ninoy Karundeng: Ada Orang Dipanggil 'Habib' Ancam Belah Kepala Saya
Relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Relawan Jokowi dan pegiat media sosial, Ninoy Karundeng, mengaku ada seorang yang disebut 'habib' memberikan ancaman kepadanya dia.

Seperti diketahui, Ninoy Karundeng mengaku diculik dan disiksa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Senin 30 September 2019.

Sosok yang dipanggil 'habib' tersebut memberikan ancaman bakal membunuh Ninoy dengan sebilah kapak. Kepalanya diancam bakal dibelah oleh 'habib' menggunakan kapak tersebut.

"Ada seorang yang dipanggil habib itu memberi ultimatum kepada saya bahwa waktu saya pendek karena akan dibelah kepala saya," kata Ninoy saat diwawancarai di Gedung Resmob Polda Metro Jaya, Senin (7/10/2019).

Menurutnya, 'habib' itu menanyakan keberadaan ambulans pada massa yang menganiaya Ninoy. Ninoy bakal dieksekusi sebelum subuh dan mayatnya akan dibuang ke lokasi kerusuhan.

"Habib ini terakhir menanyakan juga apakah sudah datang ambulans, dan dijawab ambulansnya belum datang. Maka, disuruh menunggu sampai menjelang waktu yang dikatakan sebelum subuh saya harus dieksekusi dan mayat saya nanti diangkut untuk dibuang ke arah kerusuhan," jelasnya.

Akhirnya, Ninoy dipulangkan oleh massa lantaran ambulans tak kunjung datang. Massa yang mengaku sebagai petugas medis akhirnya memesan jasa GoBox untuk memulangkan Ninoy beserta sepeda motor yang telah dirusak oleh massa.

"Saya dilepaskan itu karena sudah siang, karena saya bawa motor di situ, nah motor saya minta diambilkan sama mereka. Motor saya dirusak san kuncinya juga dibuang. Saya pulang pakai GoBox dipesankan oleh tim medis. Tim medis mengirimkan saya dengan GoBox," tutup Ninoy.

Sebelumnya, Ninoy mengaku dipukuli dan diseret ke dalam Masjid Al-Falah, Pejompongan, seusai kedapatan merekam massa aksi yang berlarian akibat tembakan gas air mata. Saat itu, massa aksi tengah berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI menuntut RUU bermasalah.

baca juga

Massa akhirnya menginterogasi Ninoy. Setelah identitas sebagai relawan Jokowi terungkap, massa langsung memberi bogem mentah pada Ninoy.

"Disitulah saya mengambil foto, terus saya diperiksa. Begitu dia (massa) tahu bahwa saya adalah relawan Jokowi, langsung saya dipukul dan diseret ke dalam masjid," kata Ninoy.

Ninoy menuturkan, saat itu massa terus mencecar sejumlah pertanyaan. Setiap kali menjawab pertanyaan, massa terus menghadiahi pukulan pada Ninoy.

"Disitulah saya diinterogasi, ditanya-tanya. Setiap pertanyaan yang muncul, saya jawab, tapi jawaban-jawaban itu tidak mendapatkan respon baik. Saya tetap dipukuli setiap saat," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tersangka Penculik dan Penganiaya Relawan Jokowi Bertambah jadi 13 Orang

Tersangka Penculik dan Penganiaya Relawan Jokowi Bertambah jadi 13 Orang

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 10:46 WIB

Pentolan PA 212 Jadi Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

Pentolan PA 212 Jadi Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 10:30 WIB

Namanya Disebut di Penculikan Relawan Jokowi, Ini Penjelasan Jubir FPI

Namanya Disebut di Penculikan Relawan Jokowi, Ini Penjelasan Jubir FPI

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 19:27 WIB

Kerap Didatangi Orang Asing, Relawan Jokowi Ajak Keluarga Tinggalkan Rumah

Kerap Didatangi Orang Asing, Relawan Jokowi Ajak Keluarga Tinggalkan Rumah

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 19:02 WIB

Terkini

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 09:25 WIB

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

×