Masjid Al Falah Tempat Ninoy Karundeng Digebuki Pasang 5 CCTV

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 08 Oktober 2019 | 12:16 WIB
Masjid Al Falah Tempat Ninoy Karundeng Digebuki Pasang 5 CCTV
Masjid Al Falah. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman disebut memerintahkan seseorang untuk menghapus rekaman CCTV Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat tempat di mana relawan Jokowi Ninoy Karundeng diduga diculik dan dianiaya.

Seseorang yang diperintahkan Munarman untuk menghapus rekaman CCTV ialah Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Falah berinisial S yang kekinian telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.

Selasa (8/10/2019) Suara.com coba mengunjungi Masjid Al-Falah. Dari pantauan suara.com setidaknya ada 5 unit CCTV yang terpasang di sana. Dua unit CCTV tampak terpasang di lantai dasar Masjid Al-Falah. Sedangkan tiga unit lainnya terpasang di lantai 2 Masjid Al-Falah.

Pertama, CCTV tersebut tampak terpasang di bagian depan yang menyorot ke arah gerbang pintu masuk Masjid Al-Falah. Kedua, CCTV tersebut terlihat terpasang pada bagian depan Masjid Al-Falah persis di sudut dekat tangga di sebelah kanan yang mengarah ke lantai 2.

Kemudian, pada lantai 2 Masjid Al-Falah satu unit CCTV tampak terpasang di sisi kanan yang menyorot ke pintu masuk. Kemudian, satu unit lainnya terpasang di sudut kiri Masjid Al-Falah yang menyorot ke arah pintu masuk dari tangga lantai dasar yang berada di sisi kiri. Sementara, satu unit CCTV lainnya berada di dalam area Masjid Al-Falah yang menyorot ke arah mimbar.

Pada kesempatan tersebut, suara.com coba menemui Ketua DKM Masjid Al-Falah, Iskandar. Hanya, yang bersangkutan tidak ada di lokasi. Beberapa petugas Masjid Al-Falah yang berada di lokasi saat ditemui pun mengaku tidak mengetahui keberadaannya.

Sementara itu, Ebo salah satu pedagang warung kelontong yang berada persis di depan Masjid Al-Falah mengaku tidak mengetahui adanya kejadian penculikan dan penganiayaan yang diduga terjadi di Masjid Al-Falah pada 30 September 2019 silam. Ebo mengaku saat itu sedang berada di kampung halamannya.

"Saya enggak tahu apa-apa, soalnya lagi di kampung," ucap Ebo.

Sebelumnya, sebanyak 11 orang resmi menyandang status tersangka buntut penganiayaan serta penculikan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Para tersangka tersebut berinisial AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, dan R.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono membeberkan peran para tersangka dalam kasus ini. Tersangka AA, ARS, dan YY berperan menyebarkan video penganiayaan terhadap Ninoy serta membuat konten kebencian yang kemudian disebar di WhatsApp.

"Selanjutnya ada tersangka RF dan Baros ya. Mereka (berperan) mengcopy (menyalin), mencuri atau mengambil data dari laptop milik korban (Ninoy). Mereka juga mengintervensi korban untuk menghapus semua data-data yang ada di handphone," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Senin (7/10/2019).

Kemudian tersangka S yang merupakan sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau pengurus Masjid Al Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat. S berperan menyalin data dari laptop milik Ninoy dan menyerahkan ke juru bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman.

"Dia (tersangka S) melaporkan semuanya kepada Bapak Munarwan. Selanjutnya, dia juga dapat perintah untuk menghapus (rekaman) CCTV dan tidak menyerahkan semua data kepada pihak kepolisian," kata Argo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ninoy Karundeng: Ada Orang Dipanggil 'Habib' Ancam Belah Kepala Saya

Ninoy Karundeng: Ada Orang Dipanggil 'Habib' Ancam Belah Kepala Saya

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 11:25 WIB

Tersangka Penculik dan Penganiaya Relawan Jokowi Bertambah jadi 13 Orang

Tersangka Penculik dan Penganiaya Relawan Jokowi Bertambah jadi 13 Orang

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 10:46 WIB

Pentolan PA 212 Jadi Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

Pentolan PA 212 Jadi Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 10:30 WIB

Namanya Disebut di Penculikan Relawan Jokowi, Ini Penjelasan Jubir FPI

Namanya Disebut di Penculikan Relawan Jokowi, Ini Penjelasan Jubir FPI

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 19:27 WIB

Kerap Didatangi Orang Asing, Relawan Jokowi Ajak Keluarga Tinggalkan Rumah

Kerap Didatangi Orang Asing, Relawan Jokowi Ajak Keluarga Tinggalkan Rumah

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 19:02 WIB

Terkini

Sisi Lain Perlintasan Liar: Ladang Ekonomi Warga Bantaran, Ada yang Raup Rp500 Ribu Sehari

Sisi Lain Perlintasan Liar: Ladang Ekonomi Warga Bantaran, Ada yang Raup Rp500 Ribu Sehari

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:07 WIB

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:54 WIB

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:48 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

Donald Trump Pertimbangkan Kembali Operasi Militer di Timur Tengah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:45 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:34 WIB

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:32 WIB

Petugas Damkar Masih Lakukan Pendinginan di Lokasi Kebakaran Pergudangan Miami Kalideres

Petugas Damkar Masih Lakukan Pendinginan di Lokasi Kebakaran Pergudangan Miami Kalideres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:24 WIB

Progres MRT Fase 2A Sudah Separuh Jalan, Pramono Targetkan Tersambung hingga Kota Tua pada 2029

Progres MRT Fase 2A Sudah Separuh Jalan, Pramono Targetkan Tersambung hingga Kota Tua pada 2029

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:21 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.500, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!

Rupiah Anjlok ke Rp17.500, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:18 WIB

Waktu Makin Mepet, Puan Buka Suara Soal Arah Pembahasan RUU Pemilu

Waktu Makin Mepet, Puan Buka Suara Soal Arah Pembahasan RUU Pemilu

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:17 WIB