Dituduh Ganggu Ketertiban Umum, Pastor Amerika Ditangkap di Rwanda

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 08 Oktober 2019 | 12:18 WIB
Dituduh Ganggu Ketertiban Umum, Pastor Amerika Ditangkap di Rwanda

Suara.com - Polisi Rwanda pada Senin (7/10) menangkap seorang pastor asal Amerika Serikat, yang akan menggelar konferensi pers di ibu kota serta merupakan pemilik stasiun radio yang ditutup oleh otoritas tahun lalu.

Gregg Schoof ditangkap lantaran "menggangu ketertiban umum," kata juru bicara kepolisian, John Bosco Kabera, kepada Reuters.

Otoritas Rwanda tahun lalu menutup stasiun radio milik Schoof, Amazing Grace, setelah radio itu menyiarkan ceramah yang dianggap pegiat HAM "menyebarkan kebencian terhadap kaum perempuan". Isi ceramah tersebut menggambarkan kaum perempuan "jahat".

Pada Minggu (6/10), Schoof mengirim undangan melalui email kepada awak media Rwanda untuk menghadiri konferensi pers, yang ingin ia gelar sebelum meninggalkan negara tersebut.

"Pastor Gregg Schoof akan menggelar konferensi pers akhir untuk memberi informasi terbaru semua tentang penutupan stasiun radio, kasus pengadilan dan hal lainnya," bunyi email tersebut.

Polisi menangkapnya di lokasi jumpa pers.

Juru bicara kepolisian menyebutkan Schoof diserahkan ke Biro Penyelidikan Rwanda (RIB) "untuk pengawasan lebih lanjut."

Juru bicara RIB tak menanggapi permintaan untuk memberi keterangan.

Sebelum ditangkap, Schoof menyebarkan siaran pers, yang menyebutkan Oktober ini gerejanya akan pindah ke Uganda karena pihak imigrasi Rwanda menolak permohonan perpanjangan visanya. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Ebola di Kongo Bikin Khawatir Negara Tetangga

Wabah Ebola di Kongo Bikin Khawatir Negara Tetangga

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 14:07 WIB

Salut, Rwanda Pakai Drone untuk Logistik RS

Salut, Rwanda Pakai Drone untuk Logistik RS

Tekno | Sabtu, 15 Oktober 2016 | 20:07 WIB

Swedia Penjarakan Lelaki Seumur Hidup Terkait Genosida di Rwanda

Swedia Penjarakan Lelaki Seumur Hidup Terkait Genosida di Rwanda

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 02:13 WIB

Terkini

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB