Sebut Emil Salim Sesat, Profil Arteria Dahlan Disorot Warganet

Iwan Supriyatna, Husna Rahmayunita

Kamis, 10 Oktober 2019 | 11:13 WIB
Sebut Emil Salim Sesat, Profil Arteria Dahlan Disorot Warganet
Arteria Dahlan. (Mata Najwa)

Suara.com - Politikus Partai PDIP Arteria Dahlan mendadak menjadi sorotan setelah menunjukkan sikap emosional dalam acara Mata Najwa, Kamis (10/10/2019) malam.

Ia yang juga seorang anggota DPR RI membentak dan melontarkan kata-kata tidak pantas kepada ekonom Emil Salim saat beradu argumen terkait Perppu KPK.

Hal itu ditunjukkan melalui video yang dibagikan jejaring Twitter @TRANS7. Seketika nama Arteria Dahlan ramai disebut warganet hingga menjadi trending topic Twitter.

Banyak orang yang menganggap sikap Arteria Dahlan saat berdebat tidak etis. Terlebih saat tahu bahwa lawan bicaranya yakni Emil Salim berusia lebih tua.

Sebagai respons, warganet tak hanya memberikan hujatan namun juga membongkar profil Arteria Dahlan yang tercantum dalam Wikipedia.

Setelah ditelusuri, mereka menyoroti tulisan yang menyebut, "Arteria Dahlan dilantik psebagai anggota DPR RI mewakili daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur menggantikan Djarot Syaiful Hidayat yang ditunjuk sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 23 Maret 2015 ".

Informasi tersebut tak ayal warganet salah fokus dan memberikan tanggapan pedas.

"Bukan dipilih rakyat, tapi petugas partai," seorang warganet.

"Dan hati ini lega karena Wikipedia mewakii perasaan kita semua sebagai manusia beradab," timpal warganet lainnya.

baca juga

"Bisa jadi itu buzzer, kalau lihat wikipedia hasilnya gini. Wallaahu alam," celoteh warganet.

Sebelumnya, dalam acara Mata Najwa terjadi perdebatan antara Arteria Dahlan dan Emil Salim, salah satunya saat membahas kasus korupsi Sumatera Barat yang dinilai lolos dari pantauan KPK.

Arteria menyebut meski KPK telah menjalankan fungsinya namun ada hal yang harus dibenahi.

Pendapat itu lantas ditimpali Emil Salim. Ia mengatakan bahwa ada kewajiban dalam UU KPK untuk menyampaikan laporan.

Namun jawaban itu kembali disanggah oleh Arteria Dahlan yang meminta bukti kepada Emil Salim.

"Mana Prof, saya di DPR, Prof. Nggak boleh begitu Prof, saya yang di DPR saya yang tahu, mana, Prof sesat, ini namanya sesat," kata Arteria memotong pernyataan Emil dengan menunjuk-nunjuk ke arah Emil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panas, Arteria Dahlan Bentak dan Sebut Emil Salim Sesat Saat Debatkan KPK

Panas, Arteria Dahlan Bentak dan Sebut Emil Salim Sesat Saat Debatkan KPK

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:28 WIB

Tunjuk dan Sebut Emil Salim Sesat, Begini Penjelasan Arteria Dahlan

Tunjuk dan Sebut Emil Salim Sesat, Begini Penjelasan Arteria Dahlan

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:27 WIB

Emil Salim Sekakmat Arteria Dahlan, Penonton Mata Najwa Riuh

Emil Salim Sekakmat Arteria Dahlan, Penonton Mata Najwa Riuh

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:13 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×