"Memang rencana pembunuhan kepada pejabat itu, kan, ditujukan atau dimaksud untuk memberikan rasa takut agar pejabat yang bersangkutan kemudian mengurangi aktivitasnya, lemah. Tetapi kita tidak seperti itu," ujar Wiranto menegaskan.
Mantan Ketua Umum Partai Hanura itu menambahkan, meskipun ada ancaman pembunuhan atas dirinta dan sejumlah pejabat lainnya, dia akan tetap bekerja keras sesuai dengan prosedur yang ada.
"Orientasi kami adalah mengamankan keselamatan negara," kata Wiranto.
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian juga mengungkapkan soal ancaman pembunuhan terhadap sejumlah pejabat negara itu.
Dasar yang digunakan dalam pengungkapan ancaman pembunuhan itu adalah dari berita acara pemeriksaan terhadap para tersangka yang ditahan polisi.
"Dasar kami sebenarnya hanya BAP yang resmi. Hasil pemeriksaan para tersangka yang sudah kita tangkap. Jadi bukan informasi intelijen," kata Kapolri bersama Menkopolhukam, saat itu.
Sedangkan satu pemimpin lembaga survei yang juga menjadi target pembunuhan, Kapolri enggan menyebutkannya.
Menurut Kapolri, setelah mendapatkan laporan adanya rencana pembunuhan kepada para tokoh nasional yang juga pejabat negara serta satu pimpinan lembaga survei, pihaknya langsung memberikan pengamanan dan pengawalan kepada yang bersangkutan.
"Ini para pelakunya yang disuruh untuk melakukan eksekusi sudah ditangkap," katanya lagi.
Kini ancaman itu menjadi nyata dengan penusukan atas Wiranto di Pandeglang.
Ketika ancaman pembunuhan itu diungkapkan pada Mei lalu, ada isu yang menyebutkan bahwa informasi itu hanya rekayasa.
Kapolri menepis isu itu. Tito menegaskan kerja penyidik bisa dipertanggungjawabkan.
"Saya ingin klarifikasi lagi karena adanya mulai ada isu-isu yang menyatakan bahwa penangkapan-penangkapan yang kita lakukan berkaitan dengan senjata, kemudian keterangan pers dari Kadiv Humas Polri dan Kapuspen TNI, adanya rencana pembunuhan itu rekayasa," kata Kapolri Tito.
Menkopolhukam Wiranto dikabarkan masuk IGD RSUD Berkah Pandeglang, bersama Kapolsek dan salah satu ajudannya, di Pandeglang.
Suasana di RUD Berkah Pandeglang saat ini ramai dikunjungi warga yang ingin menyaksikan keadaan saat ini. Selain itu puluhan aparat kepolisian juga berjaga-jaga di sekitar RSUD Pandeglang.