Politikus PKPI: Hanya Orang Gila yang Sebut Penusukan Wiranto Settingan

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 14:16 WIB
Politikus PKPI: Hanya Orang Gila yang Sebut Penusukan Wiranto Settingan
Teddy Gusnaidi. [Twitter]

Suara.com - Politikus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi turut menanggapi berita yang kini digunjingkan warganet.

Melalui jejaring Twitter pribadinya, Teddy Gusnaidi buka suara. Tanpa menyebut nama, ia menyindir pihak yang menyebut insiden penusukan Wiranto adalah peristiwa settingan.

Menurut penulis buku "Seandainya saya presiden" itu, pihak yang menganggap peristiwa tersebut karangan belaka atau settingan, adalah orang tidak waras alias gila.

"Hanya orang gila yang menganggap penusukan Pak Wiranto adalah settingan Pak Wiranto sendiri," tulis Teddy Gusnaidi.

Sontak cuitan Teddy menuai respons dari warganet, mereka menyuarakan dukungannya atas pendapat itu.

Lebih lanjut Teddy Gusnaidi berkelakar, sebutan orang tidak waras juga layak diberikan kepada mereka yang mengatakan orang dioperasi sama dengan orang dipukuli.

"Orang dioperasi, katanya digebukin. Orang ditusuk, katanya settingan. Ah, dasar orang gila hehehe," imbuh Teddy Gusnaidi.

Sebagaimana diketahui, linimasa Twitter sempat dihebohkan dengan cuitan putri Amien, Hanum Salsabiela Rais, Kamis (10/10/2019)

Hanum Rais sempat membagikan cuitan sebagai tanggapan berita yang tengah ramai dibicarakan di Tanah Air.

baca juga

Ia menyebut sosok yang viral sengaja mengarang cerita, bertindak sebagai korban untuk mempertahankan dana deradikalisasi yang notabene dialokasikan untuk menanggulangi para teroris.

"Settingan agar dana deradikalisasi terus mengucur. Dia caper. Karena tidak bakal dipakai lagi. Play victim. Mudah dibaca sebagai plot. Di atas berbagai opini yang beredar terkait hits siang ini. Tidak banyak yang benar-benar serius menanggapi. Mungkin karena terlalu banyak hoax-framing yang selama ini terjadi," tulis Hanum Rais.

Namun, tak lama Hanum menyebut bahwa tulisan tersebut kehapus, meski sudah terlebih dahulu diabadikan oleh warganet.

Hanum lalu memberikan klarifikasi bahwa ia sejatinya turut prihatin atas berita yang sedang ramai disorot masyarakat dan menegaskan bahwa dirinya menolak segala bentuk kekerasan.

"Melihat komen online, Anda bisa mengecek juga,saya justru mengungkapkan keprihatinan mendalam karena masyarakat, se-apatis itu dan setidak peduli itu. Ditambah dengan media yang terus memberi info salah/gegabah. Jelas kita menyesalkan yang terjadi. And we’re in the same boat: fighting against violence! (dan kita berada di pihak yang sama: berjuang melawan kekerasan)," sambung Hanum Rais.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Provokator Kerusuhan Papua, Politikus PKPI Diserang Gerindra

Prediksi Provokator Kerusuhan Papua, Politikus PKPI Diserang Gerindra

News | Minggu, 01 September 2019 | 17:19 WIB

Video Ceramah UAS Soal Minta Maaf Beredar, Politikus PKPI: Ini Sindiran

Video Ceramah UAS Soal Minta Maaf Beredar, Politikus PKPI: Ini Sindiran

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 07:45 WIB

Teddy Gusnaidi: Gugat ke MK, Prabowo Akui KPU Belum Terbukti Curang

Teddy Gusnaidi: Gugat ke MK, Prabowo Akui KPU Belum Terbukti Curang

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 16:53 WIB

Sebut Prabowo Niat Bikin Rusuh, Teddy Gusnaidi: Saya Siap Face to Face

Sebut Prabowo Niat Bikin Rusuh, Teddy Gusnaidi: Saya Siap Face to Face

News | Senin, 22 April 2019 | 13:23 WIB

Terkini

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:20 WIB

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:12 WIB

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 15:10 WIB

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

×