Ferdinand Sindir Prabowo Kutu Loncat, Gerindra Beri Balasan

Rendy Adrikni Sadikin | Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 20:33 WIB
Ferdinand Sindir Prabowo Kutu Loncat, Gerindra Beri Balasan
Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, Minggu (9/9/2018). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Gerindra disindir oleh politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean tentang langkah politik yang dilakukan Prabowo Subianto.

Ferdinand mempertanyakan hubungan Prabowo dan Jokowi yang semakin dekat menjelang pelantikan presiden.

Dia secara jelas menyebut Anggota DPR RI dari Partai Gerindra Andre Rosiade dalam cuitan yang diunggah Jumat (11/10/2019).

"Bro Andre Rosiade, nanya dong, ini nanya serius. Kamu kan nuding saya kutu loncat karena tak lagi dukung Prabowo. Menurutmu langkah bosmu ini langkah politisi kutu loncat tidak? Tolong dijawab ya bro," tulis @FerdinandHaean2.

Ferdinand sindir kedekatan Prabowo dan Jokowi jelang pelantikan presiden (twitter @FerdinandHaean2)
Ferdinand sindir kedekatan Prabowo dan Jokowi jelang pelantikan presiden (twitter @FerdinandHaean2)

Pria kelahiran 18 September 1977 itu juga melampirkan berita yang berjudul "Prabowo: Hubungan Saya dan Jokowi Mesra, Banyak yang Enggak Suka Mungkin."

Cuitan Ferdinand tersebut lantas ditanggapi oleh akun Twitter resmi Partai Gerindra.

Partai Gerindra menjawab sindiran Ferdinand Hutahaean tersebut sekitar satu jam setelahnya.

"Beberapa waktu lalu Pak SBY bertemu Pak Jokowi, kami tidak komentar apa-apa, kan? Kok sekarang anda ramai?" tulis @Gerindra pada Jumat (11/10/2019).

Partai Gerindra menjawab sindiran Ferdinand Hutahaean (twitter @Gerindra)
Partai Gerindra menjawab sindiran Ferdinand Hutahaean (twitter @Gerindra)

Sebelumnya, sindiran Ferdinand ini muncul setelah Andre Rosiade menuding politisi Partai Demokrat itu kutu loncat.

Melalui akun Twitter @andre_rosiade, Andre berbicara mengenai para mantan pendukung Prabowo dalam pemilihan presiden yang kini justru beralih. Andre menyebutnya sebagai penjilat Jokowi yang merupakan presiden terpilih.

Ia mengatakan orang yang dimaksud itu tak ubahnya seperti kutu loncat lantaran sikapnya yang berubah.

“Pelajaran politik: dulu waktu zaman kampanye ada orang yang suka carmuk di depan Pak @prabowo. Tapi setelah 17 April dan junjungannya bertemu Pak @jokowi dia langsung berubah. Bahkan sekarang dia kerjanya seperti buzzer yang ngejilat Pak @jokowi dan menyerang Pak @prabowo. Itulah perilaku kutu loncat,” tulis Andre pada Rabu (9/10/2019).

Namun Andre tidak menyebutkan secara pasti kepada siapa pernyataan tersebut ditujukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenguk Wiranto di RSPAD, Prabowo: Saya Wajib Hormati Senior

Jenguk Wiranto di RSPAD, Prabowo: Saya Wajib Hormati Senior

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 19:12 WIB

Soal Pelantikan Jokowi, Prabowo: Jika Diundang, Harus Hadir Dong

Soal Pelantikan Jokowi, Prabowo: Jika Diundang, Harus Hadir Dong

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 18:52 WIB

Gerindra Sindir 1 Waketum: Khusus Beliau, Pernyataannya Tak Wakili Partai

Gerindra Sindir 1 Waketum: Khusus Beliau, Pernyataannya Tak Wakili Partai

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 14:59 WIB

Terkini

Asa di Tengah Duka: Pemprov DKI Siapkan Beasiswa bagi Anak Guru Nur Laila Korban Tragedi KRL Bekasi

Asa di Tengah Duka: Pemprov DKI Siapkan Beasiswa bagi Anak Guru Nur Laila Korban Tragedi KRL Bekasi

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:00 WIB

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:56 WIB

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

Donald Trump Bersumpah Pertahankan Blokade, Iran Ancam Balasan Mengerikan

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:31 WIB

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

Menteri PPPA Soal Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Saya Sadar Itu Kurang Tepat

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:28 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

Tanggapi Kritik Publik, Menteri PPPA Arifah Fauzi Minta Maaf Soal Usul Geser Gerbong Perempuan

News | Kamis, 30 April 2026 | 05:55 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB