KontraS Temukan Kejanggalan Kematian Akbar Alamsyah Saat Demo DPR

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 14 Oktober 2019 | 21:29 WIB
KontraS Temukan Kejanggalan Kematian Akbar Alamsyah Saat Demo DPR
Ibu Akbar Alamsyah, Rosminah (kiri) menangis saat prosesi pemakaman korban demo ricuh Akbar Alamsyah di Taman Pemakaman Umum (TPU) kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (11/10). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Suara.com - Keterangan Mabes Polri yang menyatakan Akbar Alamsyah alami luka parah sampai koma dan akhirnya meninggal dunia karena jatuh dari pagar di depan Restoran Pulau Dua, dekat kompleks DPR/MPR saat hendak menghindari kerusuhan dinilai janggal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Bahkan dari hasil penelusurannya, KontraS menemukan sejumlah kejanggalan terkait penyebab kematian Akbar.

Kabiro Pemantauan dan Penelitian KontraS Rivanlee Anandar mengatakan keterangan yang diungkapkan pihak keluarga Akbar bertolak belakang dengan pihak kepolisian.

"Kami melakukan koordinasi dengan keluarga korban bahwa Akbar dinyatakan hilang sejak tanggal 25 September, karena pada tanggal itu Akbar sedang bersama rekan-rekanya mengikuti aksi dan terpisah saat aksi berlagsung, setidaknya pada pukul 01.00 malam," ungkap Rivanlee di Kantor KontraS, Senen, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019).

Kabar Akbar tak terdengar selama dua hari hingga tanggal 27 September tetangganya mendapat informasi bahwa Akbar berada di Polres Jakarta Barat.

"Sebelum ke Polres Jakbar, keluarga Akbar mendatangi Polda Metro jaya untuk memastikan apakah betul Akbar ada di Polres Jakbar," katanya.

Sesampainya di Polres Jakbar, keluarga pun tidak menemui Akbar, mereka lantas menitipkan makanan yang dibawa ke petugas sel tahanan.

"Namun, sang kakak diberitahukan oleh petugas di sana bahwa Akbar tidak bisa ditemui dan makanannya di tinggal di depan sel tahanan," kata Rivanlee.

Setelah dari Polres Jakbar, keluarga mendapat informasi baru bahwa Akbar tengah berada di Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta Pusat.

"Keesokan harinya keluarga akbar mendatangi RS Pelni dan mengecek keberadaan akbar. Dan, ternayta benar akbar sejak tanggal 26 malam dini hari sudah ada di RS Pelni dan dinamai Mr. X karena tidak ada identitasnya," lanjutnya.

Lagi-lagi upaya keluarga untuk bertemu Akbar kandas karena ternyata Akbar sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk perawatan intensif terhadap luka di kepalanya.

Kedatangan keluarga Akbar di RS Polri juga tak semulus yang diharapkan, Akbar yang tengah berada di ICU belum bisa ditemui.

"Sampai-sampai keluarga korban harus dijaga ketat oleh kepolisian untuk bertemu dengan akbar sampai dia (Akbar) dipindah ke RSPAD Gatot Soebroto untuk perawatan yg lebih intensif sampai akhirnya akbar meninggal beberapa waktu lalu," tuturnya.

KontraS melihat proses ini sebagai bentuk kejanggalan, sebab keterangan dari petugas di Polres Jakbar berbeda dengan keterangan RS Pelni.

"Polres Jakbar itu mengiyakan bahwa ada Akbar di Polres Jakbar. Sedangkan, keterangan dari dokter akbar sudah ada di RS Pelni sejak 26 Sept dini hari. Ini bertentangan sekali dengan pihak kepolisian," ucapnya.

Selain itu, keluarga juga menemui wajah Akbar lebam-lebam dan memar hingga koma yang sangat sulit diselaraskan dengan keterangan Mabes Polri yang menyebut Akbar hanya terjatuh dari pagar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Didesak Tekan Kapolri Usut Kejanggalan Tewasnya Pendemo DPR

Jokowi Didesak Tekan Kapolri Usut Kejanggalan Tewasnya Pendemo DPR

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 10:18 WIB

Akbar Tewas saat Demo DPR, Sang Kakak: Saya Ingin Ketemu Pelakunya

Akbar Tewas saat Demo DPR, Sang Kakak: Saya Ingin Ketemu Pelakunya

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 22:21 WIB

Kondisinya Tak Dikenali, Detik-detik Keluarga Temukan Akbar Alamsyah

Kondisinya Tak Dikenali, Detik-detik Keluarga Temukan Akbar Alamsyah

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 22:04 WIB

Demo Berdarah DPR, Polisi: Akbar Ditemukan Terkapar di Trotoar

Demo Berdarah DPR, Polisi: Akbar Ditemukan Terkapar di Trotoar

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 18:34 WIB

Korban Demo DPR Tewas, Polisi Sebut Akbar Sempat Berstatus Tersangka

Korban Demo DPR Tewas, Polisi Sebut Akbar Sempat Berstatus Tersangka

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 18:07 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB