Andre Sebut Umat Islam Indonesia Penjaga NKRI, Jubir PSI: Anda Offside

Iwan Supriyatna | Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 15 Oktober 2019 | 14:37 WIB
Andre Sebut Umat Islam Indonesia Penjaga NKRI, Jubir PSI: Anda Offside
Juru Bicara Partai Solidaritas Dedek Prayudi. (Twitter)

Suara.com - Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi tidak setuju dengan pernyataan anggota DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade tentang umat Islam Indonesia yang paling depan menjaga kedaulatan NKRI.

Menurut Dedek, tidak tepat mengukur jasa pahlawan dengan berbasis agama. Dia merasa pendapat Andre itu terlalu jauh.

"Saya beragama Islam dan bangga atas itu, tapi saya tak sependapat dengan mendikotomikan "ukuran" jasa para pahlawan kita berbasis agama. Anda offside, bang Andre Rosiade!" tulis @Uki23 pada Selasa (15/10/2019).

Cuitan Dedek ini menanggapi pendapat Andre yang mengatakan bahwa umat Islam Indonesia adalah pemegang saham terbesar dalam memperjuangkan kemerdekaan NKRI.

Dedek Prayudi tidak setuju dengan pernyataan Andre Rosiade tentang umat Islam Indonesia yang paling depan menjaga kedaulatan NKRI (twitter @Uki23)
Dedek Prayudi tidak setuju dengan pernyataan Andre Rosiade tentang umat Islam Indonesia yang paling depan menjaga kedaulatan NKRI (twitter @Uki23)

Tidak lama setelah itu, Andre pun membalas, "Yang offside itu Permadi Arya yang terus menyerang Islam. Tolong ente kritik juga tuh Buzzer. He..he...he. Halo Permadi Arya mana VIDEO atau FOTO anda di Wamena. Kan Ngakunya ke Wamena. Udah 3 hari ini kok enggak juga ada. Bohong ya?"

Sebenarnya, Andre Rosiade mengutarakan hal itu untuk membalas video Permadi Arya alias Abu Janda.

"Islam itu agama yang sejuk dan membawa Rahmat bagi dunia. Umat Islam Indonesia adalah pemegang saham terbesar dalam memperjuangkan Kemerdekaan NKRI. Kalau ada ancaman dari luar negeri. Umat Islam lah yang paling depan menjaga Kedaulatan NKRI. Itu lah umat Islam nya Indonesia. Kami cinta NKRI," tulis Andre Rosiade.

Cuitan ini menyinggung video Permadi Arya yang menyebut kalau Indonesia sedang didera bahaya Islam radikal yang terkait pada kasus penusukan Menkopolhukam Wiranto.

Pernyataan Abu Janda itu ternyata disambut oleh Andre. Andre malah menantang Abu Janda untuk juga mengkritik soal banyaknya warga yang meninggal saat kerusuhan di Wamena, Papua, beberapa waktu lalu. Andre mengatakan bahwa musuh besar bangsa Indonesia ialah kaum separatis.

"Anda tahu presiden jagoan anda pak Jokowi hampir diam seribu bahasa, mengucapkan bela sungkawa pun harus dikritik ribuan orang. Coba anda bicara 33 orang tewas di Wamena, ke mana Abu Janda, saya tanya?" kata Andre melalui video yang diunggahnya melalui akun Instagram @andre_rosiade pada Sabtu (12/10/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abu Janda Diminta Tunjukkan Videonya saat Datang ke Wamena

Abu Janda Diminta Tunjukkan Videonya saat Datang ke Wamena

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 10:34 WIB

Balas Video Abu Janda, Andre: Coba Anda Bicara 33 Warga Tewas di Wamena

Balas Video Abu Janda, Andre: Coba Anda Bicara 33 Warga Tewas di Wamena

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 19:18 WIB

Ferdinand Sindir Prabowo Kutu Loncat, Gerindra Beri Balasan

Ferdinand Sindir Prabowo Kutu Loncat, Gerindra Beri Balasan

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 20:33 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB