Sempat Unggah Riwayat Hidup sebelum Mundur dari PNS, Ini Alasan UAS

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Rabu, 16 Oktober 2019 | 14:02 WIB
Sempat Unggah Riwayat Hidup sebelum Mundur dari PNS, Ini Alasan UAS
Ustaz Abdul Somad unggah curriculum vitae dirinya. (Instagram)

Suara.com - Ustaz Abdul Somad (UAS) tengah menjadi sorotan setelah memutuskan mundur sebagai PNS di UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.

Sebelum kabar itu beredar, ternyata UAS sempat mengunggah curriculum vitae (CV) atau daftar riwayat hidup dirinya di Instagram, Kamis (6/10).

CV itu menyertai unggahan foto UAS bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakapolri Komjen Syafruddin dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan.

Dalam CV tersebut, UAS mencantumkan profil dirinya meliputi: nama lengkap, tempat tanggal lahir, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, penghargaan, pengabdian serta karya ilmiah dan buku yang pernah ia tulis.

Pria 40 tahun itu, menuliskan bahwa ia merupakan dosen Ilmu Hadis di UIN Suska Riau sejak 2008 hingga 2019.

Daftar riwayat hidup UAS tersebut sontak menarik perhatian warganet, terlebih saat itu tengah ramai kabar mengenai dirinya yang ditolak memberikan kuliah umum di Universitas Gadjah Mada (UGM).

UAS mengaku sengaja memajang CV untuk meluruskan pandangan orang yang selama ini memberikan penilaian salah tentang dirinya.

Hal itu disampaikan dalam wawancara eksklusif yang dibagikan kanal YouTube Talk Show tvOne, Senin (14/10).

"Alasannya simpel, supaya orang tidak salah nilai, tidak keliru, kan kalau dia terus termakan isu kan kasihan. Dia akan terus keliru," ungkap UAS

"Orang akan terus keliru bicara, berawal dari keliru mendengar, keliru melihat, keliru berpikir," imbuhnya.

UAS lantas menyinggung logika berpikir yang benar menurut Al-Quran, di mana pemikiran seseorang berasal dari apa yang didengar oleh telinga lalu dilihat mata dan direnungkan dalam hati.

Untuk itu, CV yang diunggah UAS diharapkan bisa memberi pemahaman kepada mereka yang selama ini keliru.

"Maka saya jelaskan, ini CV saya, kalau dia gagal paham kita kasih paham, yang susah itu kita menghadapi orang yang cari makan dari gagal paham, ini susah," tandas UAS.

Sebelumnya diberitakan, UAS mundur sebagai ASN di UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.

Kabar tersebut dikonfirmasi sahabat dektat UAS, Hendriyanto saat dihubungi Riauonline.co.id -- jaringan Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UAS Mundur dari PNS, Politikus PKPI: Pendukung Khilafah Makan Uang Negara?

UAS Mundur dari PNS, Politikus PKPI: Pendukung Khilafah Makan Uang Negara?

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 12:57 WIB

Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS, Ini Alasannya

Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS, Ini Alasannya

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 07:52 WIB

Sahabat Benarkan Mundurnya UAS sebagai ASN di UIN Riau

Sahabat Benarkan Mundurnya UAS sebagai ASN di UIN Riau

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 07:01 WIB

Menteri Syafruddin: PNS Tak Boleh Bikin Gaduh, Apalagi Menyerang Pemerintah

Menteri Syafruddin: PNS Tak Boleh Bikin Gaduh, Apalagi Menyerang Pemerintah

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:44 WIB

Terkini

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

News | Senin, 20 April 2026 | 07:02 WIB

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 06:29 WIB

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB