Disebut Komisi Penghambat Karir, Masinton: KPK Jangan Kepo!

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:34 WIB
Disebut Komisi Penghambat Karir, Masinton: KPK Jangan Kepo!
Masinton Pasaribu, anggota Komisi III DPR RI. (Suara.com/M Yasir).

Suara.com - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu ikut berkomentar terkait pernyataan pimpinan KPK yang merasa tak dilibatkan oleh Presiden Joko Widodo dalam penyusunan kabinet seperti halnya pada periode awal tahun 2014.

Terkait hal itu, Masinton meminta KPK tak perlu ingin banyak tahu soal penyusunan menteri kabinet menteri jilid II tersebut. Sebab, lanjut dia, persoalan menteri merupakan hak prerogatif yang dimiliki oleh Jokowi.

“Ya penyusunan kabinet itu mutlak otoritas dan prerogatif presiden, prerogatif itu berarti hak khusus presiden yang tidak boleh dibagi-bagi ke siapapun. Jadi KPK tidak boleh kepo tentang kabinet sekarang siapa yang akan disusun oleh presiden,” kata Masinton di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Menurut Masinton, Jokowi selaku presiden memiliki banyak instrumen untuk melakukan pelacakan terhadap rekam jejak para calon menterinya tanpa harus lagi melibatkan KPK.

"Jadi secara formal tidak ada masalah kalau presiden tidak melibatkan KPK dan PPATK karena presiden punya banyak instrumen untuk melakukan tracking atau rekam jejak terhadap masing-masing anggota kabinetnya nanti," kata Masinton.

Ia kemudian juga menilai KPK tidak dilibatkan lantaran Jokowi telah belajar dari pengalaman saat tahun 2014 lalu di mana KPK ikut menelusuri para calon menteri. Namun belakangan diketahui sejumlah nama calon dicoret tanpa ada kejelasan lengkap dan tindaklanjut hingga saat ini terhadap nama-nama yang dicoret.

"Ya 2014 lalu iya beliau mengajak, kan pengalaman dari 2014 lalu juga beliau kemudian tidak mengajak. Harus menanyakan KPK secara formal kembali, dulu 2014 ada 8 (nama calon) yang distabilo merah oleh KPK. Delapan itu tidak jadi diangkat sebagai menteri. Dan kita tidak tahu proses penanganan perkaranya sampai sekarang 8 orang yang katanya bermasalah secara hukum itu,” kata Masinton.

“Nah, mungkin presiden berangkat dari pengalaman itu, jadi jangan sampai KPK ini berubah fungsi menjadi komisi penghambat karier."

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengatakan pihaknya tidak dilibatkan dalam penyusunan kabinet di periode kedua Jokowi.

baca juga

Laode hanya berharap Presiden RI Joko Widodo dapat menunjuk orang-orang yang mempunyai rekam jejak bagus untuk mengisi posisi menteri dalam periode kedua pemerintahannya.

Laode mengatakan hingga saat ini belum ada permintaan kepada KPK untuk menelusuri rekam jejak orang-orang yang akan ditunjuk sebagai menteri tersebut.

"Kami tidak diikutkan, tetapi kami berharap bahwa yang ditunjuk oleh Presiden adalah orang-orang yang mempunyai track record yang bagus dari segi integritas, tidak tercela," ujar Syarif di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK RI, Jakarta, Senin (14/10/2019).

"Kami berharap memilih yang betul-betul bersih dan profesional di bidangnya yang dia akan kerjakan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seusai Dilantik, KPK Kembali Tagih Jokowi soal Perppu

Seusai Dilantik, KPK Kembali Tagih Jokowi soal Perppu

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:25 WIB

Menanti Dilantik jadi Wapres, Maruf Amin Ngaku Deg-degan

Menanti Dilantik jadi Wapres, Maruf Amin Ngaku Deg-degan

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 22:58 WIB

Ingin Tetap Independen, Alasan Jokowi Tak Libatkan KPK Seleksi Menteri

Ingin Tetap Independen, Alasan Jokowi Tak Libatkan KPK Seleksi Menteri

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 22:13 WIB

Ditanya soal Gerindra Gabung ke Pemerintah, Airlangga: Itu Domain Presiden

Ditanya soal Gerindra Gabung ke Pemerintah, Airlangga: Itu Domain Presiden

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 20:55 WIB

Luhut Tak Menyoal Jika Gerindra Ingin Merapat ke Jokowi

Luhut Tak Menyoal Jika Gerindra Ingin Merapat ke Jokowi

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 18:10 WIB

Unjuk Rasa Pelantikan Presiden Ditunggangi? Ketua DPR: Mungkin Saja

Unjuk Rasa Pelantikan Presiden Ditunggangi? Ketua DPR: Mungkin Saja

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 17:34 WIB

PPP soal Pos Menteri: Jokowi Selalu Pantau Parpol Berkeringat di Pilpres

PPP soal Pos Menteri: Jokowi Selalu Pantau Parpol Berkeringat di Pilpres

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 05:30 WIB

Terkini

Pejabat Tinggi Kepolisian Ditangkap, Presiden: Kok Saya Tidak Dikasih Tahu, Saya Tidak Suka!

Pejabat Tinggi Kepolisian Ditangkap, Presiden: Kok Saya Tidak Dikasih Tahu, Saya Tidak Suka!

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:10 WIB

Perkuat Sistem Ketenagalistrikan, PLN Jalin Kerja Sama Strategis dengan Australia

Perkuat Sistem Ketenagalistrikan, PLN Jalin Kerja Sama Strategis dengan Australia

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:10 WIB

Sambil Menjalani Rawat Inap, Taktik Persija Saat Hadapi PSMS Medan Tetap dari Shin Tae-yong

Sambil Menjalani Rawat Inap, Taktik Persija Saat Hadapi PSMS Medan Tetap dari Shin Tae-yong

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 16:05 WIB

Telkom Akselerasi Adopsi AI di Segmen Enterprise, Kesiapan Data dan Talenta Jadi Kunci Utama

Telkom Akselerasi Adopsi AI di Segmen Enterprise, Kesiapan Data dan Talenta Jadi Kunci Utama

Tekno | Selasa, 03 November 2026 | 16:05 WIB

Transjakarta Hadirkan 'Hers Signal', Gantungan Kunci Pintar untuk Laporkan Kekerasan Seksual

Transjakarta Hadirkan 'Hers Signal', Gantungan Kunci Pintar untuk Laporkan Kekerasan Seksual

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:02 WIB

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:00 WIB

Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI

Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:59 WIB

KP2MI - Barantin Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran di Bandara dan Pelabuhan

KP2MI - Barantin Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran di Bandara dan Pelabuhan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:59 WIB

Mutasi Besar-besaran Polri, 264 Perwira Bergeser: Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Mutasi Besar-besaran Polri, 264 Perwira Bergeser: Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:58 WIB

5 Hair Oil Terbaik untuk Atasi Rambut Rontok Mulai Rp40 Ribuan Biar Lebat Kembali!

5 Hair Oil Terbaik untuk Atasi Rambut Rontok Mulai Rp40 Ribuan Biar Lebat Kembali!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:58 WIB

×