Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Jusuf Kalla Tanggapi Santai Sambil Tertawa

Iwan Supriyatna | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 17 Oktober 2019 | 08:48 WIB
Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Jusuf Kalla Tanggapi Santai Sambil Tertawa
Wapres Jusuf Kalla saat ditemui di kantornya. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Wakil Presiden RI Ke-12 Jusuf Kalla memberikan jawaban saat ditanya tentang kemungkinan Prabowo Subianto menjadi menteri di Kabinet Presiden Joko Widodo. Hal itu disampaikannya dalam acara Mata Najwa episode "Terima Kasih Pak JK" pada Rabu (16/10/2019) malam.

Pembawa acara Najwa Shihab melontarkan pertanyaan kepada Jusuf Kalla, "Pak Prabowo cocok tidak jadi menteri Pak Jokowi?"

Sambil tertawa Jusuf Kalla menjawab, "Itu masalah koalisi, ya jawabannya itu, itu tergantung koalisi."

Najwa Shihab lantas mendesak Jusuf Kalla untuk menjawab pertanyaannya. "Kan pertanyaan saya cocok atau tidak," ujar pembawa acara tersebut.

Pria yang dua kali menduduki jabatan Wakil Presiden ini merasa pertanyaan yang dilontarkan Najwa Shihab sensitif.

"Kan ada pertanyaan off the record, ada yang on the record," ujar Jusuf Kalla.

Masih belum puas dengan jawaban Jusuf Kalla, Najwa kembali memberikan pertanyaan. "Kalau begitu saya berandai-andai kalau cocok, Pak Prabowo itu cocoknya Menteri Pertahanan atau Menkopolhukam?" tanya Najwa.

"Kan ada hubungannya tadi itu," jawab Jusuf Kalla yang kemudian diiringi dengan suara tepuk tangan penonton.

Menurut JK, dalam pemerintahan perlu ada keseimbangan atau ada oposisi. Dia khawatir akan ada perpecahan di dalam jika semua pihak bergabung dalam pemerintahan.

"Politik itu etikanya sangat kabur, ada saja (etika), tapi dalam hal gabung menggabung apa yang terbaik, boleh saja. Jadi dalam politik itu tidak ada kawan atau lawan sejati," imbuh Jusuf Kalla.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto santer disebut bakal masuk Kabinet Kerja Jilid II pada masa kepemimpinan kedua Presiden Jokowi, 2019 - 2024.

Prabowo disebut bakal menggantikan Ryamizard Ryacudu menjadi Menteri Pertahanan RI.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, bakal bersyukur kalau kabar tersebut nantinya menjadi kenyataan.

"Kalaulah nanti benar seperti yang ditulis banyak orang dan yang kita dengar terkait kemungkinan beliau menjadi Menteri Pertahanan atau lain-lain, saya Alhamdulillahirobilalamin," kata Ngabalin saat ditemui di Kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat Ulang Tahun Ke-68, Prabowo Subianto!

Selamat Ulang Tahun Ke-68, Prabowo Subianto!

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 07:25 WIB

Gerindra: Pak Jokowi Jangan Ragu Ambil Keputusan, Bapak Presiden Terpilih!

Gerindra: Pak Jokowi Jangan Ragu Ambil Keputusan, Bapak Presiden Terpilih!

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 23:28 WIB

Dilarang Demo Jelang Pelantikan Jokowi, Mahasiswa Siap Geruduk Istana Besok

Dilarang Demo Jelang Pelantikan Jokowi, Mahasiswa Siap Geruduk Istana Besok

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 20:10 WIB

Terkini

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB