Aktivis Ungkap Laboratorium Lakukan Percobaan Keji terhadap Hewan

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:59 WIB
Aktivis Ungkap Laboratorium Lakukan Percobaan Keji terhadap Hewan
Laboratorium di Jerman Perlakukan Hewan dengan Keji (instagram/@soko_tierschutz)

Suara.com - Investigasi yang dilakukan oleh Cruelty Free International dan Soko Tierschutz menjadi viral, setelah foto-foto yang menunjukkan penyiksaan hewan oleh sebuah laboratorium di Jerman tersebar di internet.

LPT Laboratory of Pharmacology and Toxicology di Mienenbuttel, di pinggiran kota Hamburg, Jerman terbukti melakukan penyiksaan kepada hewan. Inspektur Jerman menggerebek dan kemudian menutup tempat itu.

Dikutip dari Dailymail, Kamis (17/10/2019), pihak berwenang di wilayah Hamburg melakukan pemeriksaan langsung terhadap laboratorium itu dan mengnfirmasi sejumlah tuduhan yang dibuat oleh para aktivis hewan.

Seorang juru bicara otoritas setempat mengatakan: "Kami menemukan kandang terlalu kecil, seperti yang dikatakan oleh para aktivis."

Sementara itu, Menteri Pertanian Jerman Barbara Otte-Kinast mengatakan, "Jika tuduhan ini terbukti benar, mereka (LPT) harus dihukum dan konsekuensinya cepat diberlakukan."

Laboratorium di Jerman Perlakukan Hewan dengan Keji (instagram/@soko_tierschutz)
Laboratorium di Jerman Perlakukan Hewan dengan Keji (instagram/@soko_tierschutz)

Ada kemungkinan lisensinya bakal dicabut. Sehingga laboratorium pengujian hewan itu harus segera ditutup.

Penyiksaan hewan yang dilakukan LPT ini diungkap oleh aktivis yang menyamar bekerja di sana dari Desember 2018 hingga Maret 2019. Dia menyaksikan pengujian terhadap monyet, kucing, dan kelinci, yang dilakukan untuk perusahaan di seluruh dunia.

Aktivis yang menyamar ini mengatakan, hewan-hewan itu tinggal dalam kandang yang tidak layak. Terlihat pula monyet yang dikekang lehernya untuk percobaan.

Friedrich Mullen dari Soko Tierschutz mengatakan, "Perlakuan terburuk adalah kepada monyet. Monyet sering digunakan untuk percobaan hewan di LPT. Mereka disimpan dalam kondisi kandang yang sempit dan kecil."

baca juga

Percobaan pada hewan-hewan ini dilakukan untuk mengukur dosis obat yang aman bagi manusia.

LPT Laboratory of Pharmacology and Toxicology melakukan penyiksaan kepada hewan. (instagram/@soko_tierschutz)
LPT Laboratory of Pharmacology and Toxicology melakukan penyiksaan kepada hewan. (instagram/@soko_tierschutz)

Menurut Cruelty Free International, hewan di LPT disuntik dengan sejumlah besar zat untuk mengukur efek racun yang muncul. Hewan itu bisa muntah, pendarahan internal, gangguan pernapasan, demam, penurunan berat badan, lesu, masalah kulit, kegagalan organ dan bahkan kematian."

Parahnya, tidak ada anestesi atau penghilang rasa sakit yang diberikan.

Michelle Thew, Chief Executive of Cruelty Free International mengatakan, "Investigasi kami telah mengungkap penderitaan hewan yang mengerikan, perawatan yang tidak memadai, dan pelanggaran hukum Eropa dan Jerman."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Sekolah Agama Jadi Ajang Penyiksaan Terbongkar di Nigeria

Lagi, Sekolah Agama Jadi Ajang Penyiksaan Terbongkar di Nigeria

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 13:43 WIB

Keajaiban Industri Jerman itu Bernama Jembatan Kanal Air Magdeburg

Keajaiban Industri Jerman itu Bernama Jembatan Kanal Air Magdeburg

Lifestyle | Senin, 07 Oktober 2019 | 10:34 WIB

Cibir Foto Satire Dandhy, Justru Jejak Digital Nazi Permadi Arya Terbongkar

Cibir Foto Satire Dandhy, Justru Jejak Digital Nazi Permadi Arya Terbongkar

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:04 WIB

Terkini

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:51 WIB

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:50 WIB

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 20:30 WIB

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:20 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 20:10 WIB

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Banten | Minggu, 01 November 2026 | 20:02 WIB

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:01 WIB

×