Aktivis Ungkap Laboratorium Lakukan Percobaan Keji terhadap Hewan

Reza Gunadha | Rifan Aditya
Aktivis Ungkap Laboratorium Lakukan Percobaan Keji terhadap Hewan
Laboratorium di Jerman Perlakukan Hewan dengan Keji (instagram/@soko_tierschutz)

Investigasi pada laboratorium percobaan hewan yang dilakukan oleh Cruelty Free International dan Soko Tierschutz menjadi viral.

Suara.com - Investigasi yang dilakukan oleh Cruelty Free International dan Soko Tierschutz menjadi viral, setelah foto-foto yang menunjukkan penyiksaan hewan oleh sebuah laboratorium di Jerman tersebar di internet.

LPT Laboratory of Pharmacology and Toxicology di Mienenbuttel, di pinggiran kota Hamburg, Jerman terbukti melakukan penyiksaan kepada hewan. Inspektur Jerman menggerebek dan kemudian menutup tempat itu.

Dikutip dari Dailymail, Kamis (17/10/2019), pihak berwenang di wilayah Hamburg melakukan pemeriksaan langsung terhadap laboratorium itu dan mengnfirmasi sejumlah tuduhan yang dibuat oleh para aktivis hewan.

Seorang juru bicara otoritas setempat mengatakan: "Kami menemukan kandang terlalu kecil, seperti yang dikatakan oleh para aktivis."

Sementara itu, Menteri Pertanian Jerman Barbara Otte-Kinast mengatakan, "Jika tuduhan ini terbukti benar, mereka (LPT) harus dihukum dan konsekuensinya cepat diberlakukan."

Laboratorium di Jerman Perlakukan Hewan dengan Keji (instagram/@soko_tierschutz)
Laboratorium di Jerman Perlakukan Hewan dengan Keji (instagram/@soko_tierschutz)

Ada kemungkinan lisensinya bakal dicabut. Sehingga laboratorium pengujian hewan itu harus segera ditutup.

Penyiksaan hewan yang dilakukan LPT ini diungkap oleh aktivis yang menyamar bekerja di sana dari Desember 2018 hingga Maret 2019. Dia menyaksikan pengujian terhadap monyet, kucing, dan kelinci, yang dilakukan untuk perusahaan di seluruh dunia.

Aktivis yang menyamar ini mengatakan, hewan-hewan itu tinggal dalam kandang yang tidak layak. Terlihat pula monyet yang dikekang lehernya untuk percobaan.

Friedrich Mullen dari Soko Tierschutz mengatakan, "Perlakuan terburuk adalah kepada monyet. Monyet sering digunakan untuk percobaan hewan di LPT. Mereka disimpan dalam kondisi kandang yang sempit dan kecil."

Percobaan pada hewan-hewan ini dilakukan untuk mengukur dosis obat yang aman bagi manusia.

LPT Laboratory of Pharmacology and Toxicology melakukan penyiksaan kepada hewan. (instagram/@soko_tierschutz)
LPT Laboratory of Pharmacology and Toxicology melakukan penyiksaan kepada hewan. (instagram/@soko_tierschutz)

Menurut Cruelty Free International, hewan di LPT disuntik dengan sejumlah besar zat untuk mengukur efek racun yang muncul. Hewan itu bisa muntah, pendarahan internal, gangguan pernapasan, demam, penurunan berat badan, lesu, masalah kulit, kegagalan organ dan bahkan kematian."

Parahnya, tidak ada anestesi atau penghilang rasa sakit yang diberikan.

Michelle Thew, Chief Executive of Cruelty Free International mengatakan, "Investigasi kami telah mengungkap penderitaan hewan yang mengerikan, perawatan yang tidak memadai, dan pelanggaran hukum Eropa dan Jerman."

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS