Pamit dari Kabinet Jokowi, Muhadjir: Kinerja Pendidikan Tidak Juga Jelek

Agung Sandy Lesmana | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 17 Oktober 2019 | 17:33 WIB
Pamit dari Kabinet Jokowi, Muhadjir: Kinerja Pendidikan Tidak Juga Jelek
Mendikbud Muhadjir Effendy. (Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Sebentar lagi masa pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla atau Jokowi-JK akan berakhir. Pekerjaan para pembantu kepala negara di jajaran menteri kabinet kerja jiid pun akan selesai.

Salah satunya, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang menyatakan pamit untuk menjadi pembantu Jokowi di kabinet kerja.

"Secara saya formal pamit karena kan tinggal hari ini sampe besok saya jadi mendikbud, setelah itu ada pelantikan presiden dan wapres, praktis sebetulnya tak ada kewenangan dari menteri mengeluarkan kebijakan strategia paling hanya menunggu siapan yang akan mengganti," kata Muhadjir dam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Muhadjir pun merasa puas dengan kinerja jajarannya untuk memajukan pendidikan dan melestarikan budaya Indonesia.

Adapun, selama tiga tahun memimpin mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang telah menelurkan beberapa kebijakan.

Salah satunya, yaitu mengubah sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi sistem zonasi.

"Yang jelas saya terima kasih setelah hasil survei menunjukkan memang kinerja pendidikan termasuk yang sangat baik tidak, tapi tidak jelek. Kalau enggak salah ada yang memasukkan ada 4 kinerja kementerian yang tertinggi," tutur dia.

"Intinya memang ini belum optimal apa yang saya lakukan dan teman-teman kerabat kemendikbud, tapi paling engga kita udah berusaha bekerja maksimal, ini tak hanya kerja Kemendikbud karena ada kementerian lain tapi Kementerian Dikti dan daerah," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Sebut Prabowo Lebih Pantas jadi Menteri Jokowi

Sandiaga Sebut Prabowo Lebih Pantas jadi Menteri Jokowi

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 16:19 WIB

Diisukan jadi Menteri Jokowi, Sandiaga: Prabowo Gak Pernah Bicara Itu

Diisukan jadi Menteri Jokowi, Sandiaga: Prabowo Gak Pernah Bicara Itu

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:32 WIB

HNW: Jokowi Cukup Puyeng Pikirkan Porsi Menteri untuk Partai Pendukung

HNW: Jokowi Cukup Puyeng Pikirkan Porsi Menteri untuk Partai Pendukung

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 06:00 WIB

Disebut Komisi Penghambat Karir, Masinton: KPK Jangan Kepo!

Disebut Komisi Penghambat Karir, Masinton: KPK Jangan Kepo!

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:34 WIB

Ingin Tetap Independen, Alasan Jokowi Tak Libatkan KPK Seleksi Menteri

Ingin Tetap Independen, Alasan Jokowi Tak Libatkan KPK Seleksi Menteri

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 22:13 WIB

PPP soal Pos Menteri: Jokowi Selalu Pantau Parpol Berkeringat di Pilpres

PPP soal Pos Menteri: Jokowi Selalu Pantau Parpol Berkeringat di Pilpres

News | Selasa, 15 Oktober 2019 | 05:30 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB