Koalisi Pejalan Kaki Setuju Berbagi Trotoar Dengan Jalur Khusus Sepeda

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 17 Oktober 2019 | 21:40 WIB
Koalisi Pejalan Kaki Setuju Berbagi Trotoar Dengan Jalur Khusus Sepeda
Jalur sepeda. (Antara)

Suara.com - Koalisi Pejalan Kaki mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat jalur khusus sepeda di trotoar yang lebar.

Pernyataan tersebut disampaikan Koordinator Koalisi pejalan kaki Alfred Sitorus. Bahkan, dia juga mengemukakan lebih baik jalur khusus sepeda ikut dijadikan trotoar.

Alfred menyebut jalur yang bisa dijadikan jalur gabungan pesepeda dan pejalan kaki seperti trotoar di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat. Desain jalur pedestrian di lokasi itu, kata Alfred, sudah sesuai untuk pesepeda dan pejalan kaki.

"Kalau yang (Jalan) Sudirman iya, kalau yang (Jalan) Sudirman didesainnya dari awal memang mix dengan pejalan kaki. Itu enggak masalah," ujar Alfred saat dihubungi, Kamis (17/10/2019).

Pemprov DKI beberapa waktu lalu, sudah melakukan uji coba tahap dua jalur sepeda yang meliputi Jalan Fatmawati hingga Sudirman. Namun pada trotoar sempit seperti di kawasan Fatmawati, menurutnya pesepeda tidak bisa masuk ke trotoar.

"Itu tidak memungkinkan di-mix dengan ini ya, karena bukan enggak boleh, tapi kalau dari pengamatan kami, itu trotoarnya tidak lebar, gitu," kata Alfred.

Selain itu, Alfred menilai pesepeda lebih aman berkendara di trotoar dari pada di jalur khusus yang berada di jalan raya. Menurutnya jalur khusus yang sudah dibuat kerap bermasalah karena masih sering dilewati kendaraan bermotor.

Karena itu, ia menyarankan agar jalur khusus untuk sepeda tidak lagi berada di jalan raya bersama kendaraan bermotor. Lebih baik, kata Alfred jalur khusus itu juga dijadikan trotoar dan digabung dengan pejalan kaki.

"Jadi dengan cara satu-satunya adalah bagaimana caranya nanti jalur sepeda itu dilebarkan saja jadi trotoar. Dilebarkan jadi trotoar tapi fungsinya buat jalur hijau," katanya.

baca juga

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan uji coba fase dua pembuatan jalur sepeda. Nantinya, jalur untuk kendaraan yang dikayuh ini akan melewati trotoar.

Dari pantauan Suara.com, saat uji coba rombongan penguji coba jalur bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melewati trotoar di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Mereka bersepeda melintasi trotoar yang cukup lebar dan terdapat stasiun MRT dan halte bus.

Namun menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, trotoar Sudirman tersebut ternyata merupakan rencana salah satu jalur sepeda saat diresmikan nantinya. Ia menganggap hal ini dilakukan demi keselamatan pesepeda.

"Memang akan lewat trotoar, tujuanya Kita ingin memberi keselematan keamanan dan kenyamanan bagi penggunan sepeda ini Sehingga dalam melakukan aktifitas," ujar Syafrin di terowongan Kendal, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rugikan Pengendara karena Lebarkan Trotoar, Anies: Mau Nyaman Naik Umum

Rugikan Pengendara karena Lebarkan Trotoar, Anies: Mau Nyaman Naik Umum

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 06:00 WIB

Trotoar Jakarta Bikin Sempit Jalan, Pengamat: Mobil Kan Bayar Pajak

Trotoar Jakarta Bikin Sempit Jalan, Pengamat: Mobil Kan Bayar Pajak

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 12:41 WIB

Belum Sepekan Diuji Coba, Jalur Sepeda Diserobot Pemotor

Belum Sepekan Diuji Coba, Jalur Sepeda Diserobot Pemotor

Foto | Senin, 23 September 2019 | 10:46 WIB

Percantik Ibu Kota, Pemprov DKI Revitalisasi Trotoar Bundaran HI

Percantik Ibu Kota, Pemprov DKI Revitalisasi Trotoar Bundaran HI

Foto | Minggu, 22 September 2019 | 17:46 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×