Koalisi Pejalan Kaki Tak Terima Skuter Listrik Melintas di Trotoar

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 18 Oktober 2019 | 06:00 WIB
Koalisi Pejalan Kaki Tak Terima Skuter Listrik Melintas di Trotoar
Ilustrasi skuter listrik. [Shutterstock]

Suara.com - Skuter bertenaga listrik kerap terlihat melintas di beberapa lokasi di Jakarta belakangan ini. Namun ternyata kendaraan roda dua ramah lingkungan itu mendapatkan penolakan dari koalisi pejalan kaki.

Koordinator Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus mengatakan pihaknya menolak jika skuter listrik harus melintas di trotoar. Menurutnya kendaraan itu kerap menganggu pejalan kaki saat melintas di jalur pedesterian.

"Karena kan dia statis ya, jadi bisa bikin kaget dan beberapa kali masyarakat sudah komplain tuh ke koalisi pejalan kaki terkait dengan keberadaan skuter di trotoar gitu," ujar Alfred saat dihubungi, Kamis (17/10/2019).

Alfred sendiri mengaku sebenarnya setuju dengan keberadaan skuter tersebut karena ramah lingkungan. Namun menurutnya masih ada permasalahan di regulasi karena skuter listrik, kata Alfred, masih termasuk kendaraan bermotor.

"Masih ada kegamangan regulasi ya di kita, terkait dengan keberadaan skuter ini diaturnya seperti apa gitu loh oleh pemerintah," kata Alfred.

Ia menyatakan masalah utamanya adalah kecepatan dari skuter itu yang bisa melaju kencang dan bisa membahayakan pejalan kaki. Karena itu ia meminta agar Pemprov melakukan kajian lebih jauh soal kecepatan skuter jika ingin membolehkannya melintas di trotoar.

"Sekarang bukannya pengin kami di luar atau di dalam (trotoar) karena ketika mereka belum diatur regulasi dari mulai maksimum speed-nya, kecepatannya itu harus diatur oleh Pemerintah gitu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koalisi Pejalan Kaki Setuju Berbagi Trotoar Dengan Jalur Khusus Sepeda

Koalisi Pejalan Kaki Setuju Berbagi Trotoar Dengan Jalur Khusus Sepeda

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 21:40 WIB

Rugikan Pengendara karena Lebarkan Trotoar, Anies: Mau Nyaman Naik Umum

Rugikan Pengendara karena Lebarkan Trotoar, Anies: Mau Nyaman Naik Umum

News | Rabu, 16 Oktober 2019 | 06:00 WIB

Trotoar Jakarta Bikin Sempit Jalan, Pengamat: Mobil Kan Bayar Pajak

Trotoar Jakarta Bikin Sempit Jalan, Pengamat: Mobil Kan Bayar Pajak

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 12:41 WIB

Pengguna Setuju Jakarta Batasi Skuter Listrik di Jalan Demi Keamanan

Pengguna Setuju Jakarta Batasi Skuter Listrik di Jalan Demi Keamanan

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 14:43 WIB

Pemprov DKI Akan Atur Pemakaian Skuter Listrik Grab, Akan Dibatasi?

Pemprov DKI Akan Atur Pemakaian Skuter Listrik Grab, Akan Dibatasi?

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 12:55 WIB

5 Kabar Hits Otomotif Pagi: Mobil Sakti Deddy Corbuzier, Angguna Surabaya

5 Kabar Hits Otomotif Pagi: Mobil Sakti Deddy Corbuzier, Angguna Surabaya

Otomotif | Selasa, 01 Oktober 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:36 WIB