Dapat Hadiah Lukisan dari Kemenlu, Wapres JK: Terima Kasih

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 18 Oktober 2019 | 12:54 WIB
Dapat Hadiah Lukisan dari Kemenlu, Wapres JK: Terima Kasih
Wakil Presiden Jusuf Kalla mendapatkan kejutan dari para aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Luar Negeri. (Foto dok. Setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mendapatkan kejutan dari para aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Luar Negeri. JK mendapatkan lukisan serta sambutan perpisahan dari para ASN.

Mulanya JK ikut meresmikan lembaga dana kerja sama pembangunan internasional atau Indonesian Agency for International Development (AID) bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Kemenlu.

Setelah memberikan sambutan, JK kemudian pamit untuk meninggalkan acara tersebut. Namun saat hendak berjalan ke luar, JK pun dikagetkan dengan sambutan dari para ASN Kemenlu yang sudah berjejer sambil memegang spanduk dengan tulisan Terima Kasih Pak JK.

"Haduh," ucap JK sambil tersenyum merekah.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mendapatkan kejutan dari para aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Luar Negeri. (Foto dok. Setwapres)
Wakil Presiden Jusuf Kalla mendapatkan kejutan dari para aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Luar Negeri. (Foto dok. Setwapres)

Bukan hanya itu, JK pun kembali dikejutkan dengan bingkisan besar. Saat dibuka ternyata isinya lukisan bergambar dirinya yang sedang berbicara di mimbar Sidang Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Beberapa saat JK memperhatikan lukisan tersebut.

"Terima kasih, terima kasih," ucapnya.

Kejutan itu termasuk ke dalam persembahan dari Kemenlu untuk JK yang akan purna tugasnya sebagai wakil presiden pada 20 Oktober mendatang.

Peresmian Indonesian Agency for International Development (AID) atau Lembaga Kerja Sama Pembangunan Internasional Indonesia merupakan momen spesial bagi Indonesia. Dengan lembaga ini, Indonesia dapat memperkuat kontribusi dan peran dalam perdamaian dan kesejahteraan dunia. Seperti membantu negara lain yang membutuhkan, seperti bantuan untuk pengungsi, masalah konflik tertentu dan kerjasama-kerjasama lainnya.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam sambutannya mengatakan, peluncuran lembaga dana kerja sama pembangunan internasional ini bagi kami di Kemenlu, merupakan momen spesial dan tentu  sangat berharga bagi Indonesia.  Bagi Kemenlu, lembaga ini bisa menjadi salah satu perangkat diplomasi yang dapat memperkuat kontribusi dan peran Indonesia di dunia internasional.

"Melalui lembaga ini Indonesia dapat melakukan walk to talk untuk mendorong kemitraan dalam pembangunan. Indonesia AID juga dapat memperkokoh kerja sama bagian selatan. Prinsip Indonesia sangat luas bahwa Indonesia ingin terus berkontribusi bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia," kata Retno Marsudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres JK: Sudah Cukup Mempunyai Prinsip Meminta Bantuan

Wapres JK: Sudah Cukup Mempunyai Prinsip Meminta Bantuan

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 11:48 WIB

Gelar Tradisi Pengantar Purna Tugas, Kapolri: Saya Fans Berat Bapak JK

Gelar Tradisi Pengantar Purna Tugas, Kapolri: Saya Fans Berat Bapak JK

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 11:30 WIB

Gelar Tradisi Purna Tugas, Polri Beri Lukisan dan Pedang Pati ke JK

Gelar Tradisi Purna Tugas, Polri Beri Lukisan dan Pedang Pati ke JK

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 10:13 WIB

JK: Amendemen Bisa Dilakukan Tapi Presiden Tidak Bisa Mandataris MPR

JK: Amendemen Bisa Dilakukan Tapi Presiden Tidak Bisa Mandataris MPR

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 05:35 WIB

Terkini

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB