Prabowo Belum ke Kantor Usai Dilantik, Sekjen Kemenhan: Dia Kurang Tidur

Reza Gunadha | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 23 Oktober 2019 | 16:21 WIB
Prabowo Belum ke Kantor Usai Dilantik, Sekjen Kemenhan: Dia Kurang Tidur
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) dan Mensesneg Pratikno sebelum sesi foto bersama Kabinet Indonesia Maju di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10). [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Prabowo Subianto belum mengunjungi kantor barunya sejak dilantik sebagai Menteri Pertahanan periode 2019-2024, Rabu (20/10/2019). Alasannya, Prabowo ingin istirahat karena kurang tidur sejak beberapa hari terakhir.

Hal tersebut diungkap oleh Sekjen Kementerian Pertahanan Laksamana Madya TNI Agus Setiadji. Sejak dilantik di Istana Negara pada Rabu pagi hari, Prabowo memang tak terlihat mendatangi Kantor Kemenhan Jalan Medan Merdeka Barat.

Ia lebih memilih untuk pulang ke kediamannya Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selain itu, kata Agus, Prabowo harus menghadiri acara lain.

"Pak Menteri hari ini ada acara lagi. Beliau kurang tidur, istirahat dulu, baru besok pagi acara," ujar Agus di rumah Prabowo, Rabu (23/10/2019).

Agus menjelaskan, Prabowo besok melakukan serah terima jabatan (sertijab) dengan Menhan sebelumnya, Ryamizard Ryacudu. Rencananya acara itu dilaksanakan Kamis (24/10) pagi.

Namun, Prabowo harus menghadiri rapat kabinet terlebih dahulu. Setelah rapat, baru Prabowo akan melalukan sertijab.

"Mengingat besok pagi ada rapat kabinet paripurna yang akan dilaksanakan jam 10. Nanti sertijab akan dilaksanakan setelah rqpat kabinet," kata Agus.

Sebelumnya, penunjukan Prabowo masuk dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 disampaikan Presiden Jokowi di tangga Istana Merdeka, Jakarta.

Bersama Maruf Amin, Jokowi hari ini resmi mengumumkan 38 nama menteri dan setingkat menteri di kabinet pemerintahan periode keduanya.

Ketika Jokowi mengumumkan jabatan Menhan, Prabowo yang mengenakan batik berwarna cokelat itu tampak terlihat langsung berdiri dan memberikan hormat.

Jokowi mengatakan, dirinya tak lagi perlu menjelaskan tugas Menhan kepada Prabowo. Sebab, dia menilai Prabowo sangat memahami tugas.

"Saya tidak perlu jelaskan lagi, beliau (Prabowo) lebih paham dari saya," ujar Jokowi saat mengumumkan nama Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Menpora Dalam 41 Tahun Terakhir, Semuanya dari Partai Politik

Daftar Menpora Dalam 41 Tahun Terakhir, Semuanya dari Partai Politik

Sport | Rabu, 23 Oktober 2019 | 16:09 WIB

Sambangi Kemenpora, Menpora Zainudin: Biasanya Dikejar-kejar, Ini Disambut

Sambangi Kemenpora, Menpora Zainudin: Biasanya Dikejar-kejar, Ini Disambut

Sport | Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:47 WIB

Burhanuddin: Kasih Saya Waktu untuk Tahu Isi Perut Kejaksaan

Burhanuddin: Kasih Saya Waktu untuk Tahu Isi Perut Kejaksaan

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:35 WIB

Profil Abdul Halim Iskandar, Santri yang Ditunjuk Jadi Menteri PDTT

Profil Abdul Halim Iskandar, Santri yang Ditunjuk Jadi Menteri PDTT

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:32 WIB

Tolak Tawaran Mega dan Puan jadi Menteri, Risma: Aku Sudah Berdarah-darah

Tolak Tawaran Mega dan Puan jadi Menteri, Risma: Aku Sudah Berdarah-darah

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:26 WIB

Terawan hingga Basuki, 9 Alumni UGM di Kabinet Indonesia Maju Jokowi

Terawan hingga Basuki, 9 Alumni UGM di Kabinet Indonesia Maju Jokowi

Jogja | Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:28 WIB

Terkini

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:04 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:00 WIB

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:28 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB