Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Ramalan Adian Napitupulu Ini Terbukti?

Rendy Adrikni Sadikin

Kamis, 24 Oktober 2019 | 09:12 WIB
Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Ramalan Adian Napitupulu Ini Terbukti?
Adian Napitupulu di DPR, Jumat (16/8/2019). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Anggota DPR dari Fraksi PDIP Adian Napitupulu ternyata pernah berceloteh tentang kondisi saat ini ketika Prabowo Subianto akhir masuk ke kabinet Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pertahanan.

'Ramalan' tersebut diungkap oleh jurnalis sekaligus pembawa acara Najwa Shihab dalam Mata Najwa Trans 7 bertajuk 'Gono-Gini Kursi Menteri' yang ditayangkan pada Rabu (23/10/2019).

Mulanya, Najwa Shihab menanyakan satu hal menarik yang patut disoroti dalam Kabinet Indonesia Maju, yakni ketika Prabowo Subianto 'mengecilkan bajunya' dari calon presiden menjadi menteri.

"Saya ingat beberapa waktu lalu di bulan Maret. Saya mengundang bang Adian dan Arief Poyuono nobar debat capres. Saat itu ada ramalan bang Adian yang ternyata terwujud hari ini," ujar Najwa Shihab sambil memperlihatkan tayangan lawas itu.

Dalam tayangan itu, Adian menyoroti ucapan Prabowo Subianto yang menyebutkan bahwa Jokowi tidak salah dalam menjalankan pemerintahan. Yang salah justru adalah orang di sekeliling Jokowi.

"Ada 3 atau 4 kali Prabowo bilang 'Bapak (Jokowi) tidak salah.' Di sekian sesi, Prabowo bilang yang salah itu orang di sekeliling bapak. Sepertinya Prabowo memang tidak minat jadi calon presiden, minatnya jadi menteri. Jadi dia ingin mengganti orang di sekelilingnya (Jokowi). Mungkin high call-nya presiden, minimum call-nya menteri," ujar Adian.

Setelah tayangan diperlihatkan, Najwa Shihab pun mengatakan, "Bang Adian, saya kenal abang cukup lama. Saya mengundang Anda ke acara-acara saya dan Anda selalu bersedia. Terima kasih. Saya mengundang karena gaya Anda selalu blak-blakan."

Najwa Shihab mengatakan Adian Napitupulu begitu 'kencang' ketika berbicara tentang Prabowo Subianto. Lalu, dia meminta pendapat Adian terkait Prabowo yang kini menjadi 'pembantu' Jokowi.

"Kalau dari sisi kepentingan politik saat ini, (masuknya Prabowo ke kabinet) bisa diperdebatkan. Tapi kalkulasinya yang mesti kita pahami. Nanti ketika satu kesempatan bertemu presiden, saya akan tanya," ujar Adian Napitupulu.

baca juga

Adian Napitupulu meyakini Jokowi memiliki kalkulasi ketika menaruh Prabowo Subianto dalam jajaran menterinya, baik data, hitungan dan informasi terkait hal tersebut.

Ditanya Najwa Shihab soal alasan meramalkan Prabowo jadi menteri, Adian Napitupulu mengatakan karena Prabowo tidak akan menjadi presiden.

"Prabowo tidak akan menjadi presiden. Lalu dia mau jadi apa lagi? Jadi menteri itu sudah terhormat buat dia. Apa pilihannya (Prabowo)? Nggak ada," ujar Adian.

Pun Adian Napitupulu melanjutkan, "Kita pasti tahu, setelah pertarungan politik itu, orang pasti duitnya habis. Ya mungkin saja ini bagian dari upaya mengembalikan hartanya."

Setelah memberikan pernyataan itu, Adian tidak bisa menahan tawa dan menyenggol Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono yang duduk di sebelahnya.

Seperti diketahui, Prabowo yang selama ini dikenal sebagai rival Jokowi di Pilpres 2019 resmi dilantik menjadi Menteri Pertahanan atau Menhan. Langkah koalisi antara Prabowo dengan Jokowi sejatinya sudah beberapa pekan terakhir terbaca.

"Selanjutnya Bapak Prabowo Subianto sebagai menteri pertahanan," kata Jokowi mengenalkan para menterinya di selasar Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019).

Kedua tokoh tersebut sempat melakukan pertemuan di Istana. Sinyal Prabowo bakal masuk kabinet makin kuat setelah ikut dipanggil ke Istana oleh Jokowi pada Senin (21/10/2019). Di mana Prabowo digadang-gadang menjadi calon kuat pengganti Ryamizard Ryacudu yang pada kabinet sebelumnya menjabat sebagai Menhan.

Hingga pengumuman pada Rabu (23/10) pagi ini, hal itu terjawab sudah. Presiden Jokowi telah mengumumkan susunan kabinet 2019-2024 dan Prabowo resmi diumumkan sekaligus dilantik sebagai Menteri Pertahanan.

Patut ditunggu bagaimana kebijakan Prabowo Subianto dalam memimpin pos Menteri Pertahanan lima tahun ke depan. Di mana kementerian ini disebut-sebut memiliki anggaran paling besar dibanding kementerian maupun lembaga pemerintah lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow, Arief Poyuono Kasih Nilai 99 untuk Kabinet Baru Jokowi

Wow, Arief Poyuono Kasih Nilai 99 untuk Kabinet Baru Jokowi

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 08:39 WIB

Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Ernest Prakasa: Udahan Yuk Berantemnya, Capek

Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Ernest Prakasa: Udahan Yuk Berantemnya, Capek

Entertainment | Kamis, 24 Oktober 2019 | 08:24 WIB

5 Best Otomotif Pagi: Tokyo Motor Show 2019, Mobil Dinas Menteri

5 Best Otomotif Pagi: Tokyo Motor Show 2019, Mobil Dinas Menteri

Otomotif | Kamis, 24 Oktober 2019 | 07:00 WIB

Prabowo Gabung Kabinet Jokowi, Projo: Semua Jadi Cebong pada Akhirnya

Prabowo Gabung Kabinet Jokowi, Projo: Semua Jadi Cebong pada Akhirnya

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 04:50 WIB

Forum Rektor Nantikan Terobosan Out of The Box Mendikbud Nadiem Makarim

Forum Rektor Nantikan Terobosan Out of The Box Mendikbud Nadiem Makarim

Jawa Tengah | Rabu, 23 Oktober 2019 | 23:55 WIB

Menag Dari Militer, Pakar Hukum Unsoed: Dari Partai Kena Kasus Hukum

Menag Dari Militer, Pakar Hukum Unsoed: Dari Partai Kena Kasus Hukum

Jawa Tengah | Kamis, 24 Oktober 2019 | 04:00 WIB

Profil Budi Karya Sumadi, Menhub 2 Periode yang Kontra lalu Gantikan Jonan

Profil Budi Karya Sumadi, Menhub 2 Periode yang Kontra lalu Gantikan Jonan

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 21:33 WIB

Jabatan untuk Fadli Zon dan 4 Berita Kabinet Indonesia Maju Lainnya

Jabatan untuk Fadli Zon dan 4 Berita Kabinet Indonesia Maju Lainnya

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 07:10 WIB

Jadi Menteri ESDM, Ini Profil Eks Dubes RI untuk Jepang Arifin Tasrif

Jadi Menteri ESDM, Ini Profil Eks Dubes RI untuk Jepang Arifin Tasrif

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 21:34 WIB

Terbiasa Mandiri Sejak Kecil, Ini Profil Mensesneg Pratikno

Terbiasa Mandiri Sejak Kecil, Ini Profil Mensesneg Pratikno

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 21:36 WIB

Terkini

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan

Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:11 WIB

Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini

Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga

Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus

Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun

Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

×