Pesan Khusus Petinggi Demokrat untuk Prabowo Usai Jadi Menteri Jokowi

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 24 Oktober 2019 | 09:49 WIB
Pesan Khusus Petinggi Demokrat untuk Prabowo Usai Jadi Menteri Jokowi
Presiden Joko Widodo menyerahkan petikan keputusan kepada calon Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) dalam rangkaian acara pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10). [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Ketua DPP Demokrat, Jansen Sitindaon memberi masukan untuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Ia menyarankan agar Prabowo untuk mengurangi sifat suka memerintah alias bossy.

Jansen awalnya mengaku tidak enak ketika harus melayangkan kritik kepada Prabowo yang sempat disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksamana Madya TNI Agus Setiadji. Saat itu Agus menerangkan penyebab serah terima jabatan dilakukan sehari setelah pelantikan karena Prabowo yang kurang tidur.

"Baru hari pertama kerja, tak enak juga mengkritik," kata Jansen dalam akun Twitternya @jansen_jsp pada Rabu (23/10/2019).

Jansen pun hanya memberikan sedikit saran untuk mantan Danjen Kopassus itu. Yakni untuk mulai menghilangkan sikap bossy-nya.

"Jadi ini sifatnya masukan ajalah: baiknya sikap "nge-bossy" pak @prabowo dihilangkan dikit lah," kata Jansen di Twitter.

Menurut Jansen, kalau Prabowo saat ini sudah menjadi bawahan Presiden Jokowi. Ia pun mewanti-wanti Prabowo untuk bekerja dengan baik agar tidak diganti posisinya.

"Karena sekarang ini bapak itu sudah pembantu dan bawahan Presiden. Kerja.. kerja.. kerja seperti kata pak @jokowi. Awas nanti di reshuffle pak," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Ramalan Adian Napitupulu Ini Terbukti?

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Ramalan Adian Napitupulu Ini Terbukti?

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 09:12 WIB

KPK Ingatkan Menteri Jokowi Lapor LHKPN

KPK Ingatkan Menteri Jokowi Lapor LHKPN

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 08:35 WIB

Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Ernest Prakasa: Udahan Yuk Berantemnya, Capek

Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Ernest Prakasa: Udahan Yuk Berantemnya, Capek

Entertainment | Kamis, 24 Oktober 2019 | 08:24 WIB

Prabowo Gabung Kabinet Jokowi, Projo: Semua Jadi Cebong pada Akhirnya

Prabowo Gabung Kabinet Jokowi, Projo: Semua Jadi Cebong pada Akhirnya

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 04:50 WIB

PA 212 Minta Prabowo Pulangkan Habib Rizieq, Gerindra: Bukan Tugas Menhan

PA 212 Minta Prabowo Pulangkan Habib Rizieq, Gerindra: Bukan Tugas Menhan

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 20:34 WIB

Jabatan untuk Fadli Zon dan 4 Berita Kabinet Indonesia Maju Lainnya

Jabatan untuk Fadli Zon dan 4 Berita Kabinet Indonesia Maju Lainnya

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 07:10 WIB

Terbiasa Mandiri Sejak Kecil, Ini Profil Mensesneg Pratikno

Terbiasa Mandiri Sejak Kecil, Ini Profil Mensesneg Pratikno

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 21:36 WIB

Terkini

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:16 WIB

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

Truk Tronton Rem Blong, Hantam Separator Transjakarta di Slipi

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Peringati 40 Hari Kasus Andrie Yunus, Massa Desak Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:00 WIB

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

Blokade AS Tak Gentarkan Iran, Mohsen Rezaei: Upaya Itu Pasti Gagal!

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:58 WIB