Prabowo Diramal Jadi Menhan Sejak 2014, Cuitan Lawas Penulis Ini Viral Lagi

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Kamis, 24 Oktober 2019 | 15:13 WIB
Prabowo Diramal Jadi Menhan Sejak 2014, Cuitan Lawas Penulis Ini Viral Lagi
Presiden Joko Widodo menyerahkan petikan keputusan kepada calon Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) dalam rangkaian acara pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10). [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Sebuah cuitan lawas soal hubungan Presiden Jokowi dan Menteri Petahanan (Menhan) Prabowo Subianto kembali viral.

Cuitan itu dibagikan lima tahun lalu oleh penulis yang juga dikenal sebagai selebtwit, Henry Manampiring.

Kala itu, Jokowi dan Prabowo untuk kali pertama menjadi rival dalam pilpres yang kemudian dimenangkan Jokowi.

Namun, sebelum hasil diumumkan, Henry Manampiring sudah menyebutkan bahwa Jokowilah yang akan menjadi presiden. Sementara itu, Prabowo akan dijadikan menteri pertahanan.

"Gue punya win-win solution nih. Secara pengalaman di pemerintahan sipil, gimana kalau Jokowi jadi presiden, Prabowo jadi menhan dulu? Setuju?" kicaunya.

Cuitan lawas soal Jokowi dan Prabowo - (Twitter/@newsplatter)
Cuitan lawas soal Jokowi dan Prabowo - (Twitter/@newsplatter)

Memang pada periode pertama masa pemerintahan pertama Jokowi, Prabowo tak masuk dalam jajaran kabinet.

Tetapi, setelah kalah lagi dari Jokowi pada Pilpres 2019, seperti yang dituliskan Hendry Manampiring, Prabowo diangkat sebagai menhan.

Opini yang diungkapkan sang penulis Filosofi Teras pada 3 Juli 2014 itu telah di-retweet hampir dua ribu kali dan kini kembali santer diperbincangkan.

Deretan respons warganet yang mengekor di bawahnya bahkan banyak masih segar, baru dicuitkan setelah pengumuman Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019) kemarin.

"Sungguh cenayang!" komentar @snydez.

"Masnya kalau ditanya sama HRD 5 tahun ke depan mau jadi apa, pasti langsung bisa jawab," gurau @yagituder.

"Udah diramal dari 2014," tambah @jawwwaa.

Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto mengakui, dirinya diminta Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Pertahanan RI. Hal tersebut diungkapkan Prabowo seusai memenuhi undangan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Senin (21/10/2019).

"Saya sudah sampaikan keputusan kami, dari Partai Gerindra, apabila diminta, kami siap membantu. Hari ini resmi diminta, kami sanggupi membantu. Saya, beliau izinkan, menyampaikan, saya diminta membantu beliau di bidang pertahanan," imbuhnya.

Penunjukan Prabowo dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 juga sudah disampaikan Presiden Jokowi di tangga Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Pesan Jokowi kepada Menpora Zainudin: Perbaiki Tata Kelola dan...

Dua Pesan Jokowi kepada Menpora Zainudin: Perbaiki Tata Kelola dan...

Sport | Kamis, 24 Oktober 2019 | 15:00 WIB

Fachrul Razi Ogah Disebut Menteri Agama Islam

Fachrul Razi Ogah Disebut Menteri Agama Islam

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 14:48 WIB

Analis: Menhan Jadi Tiket Prabowo untuk 2024 dan Selamatkan Jokowi

Analis: Menhan Jadi Tiket Prabowo untuk 2024 dan Selamatkan Jokowi

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 14:45 WIB

Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, Jokowi: Ini Kabar Baik

Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, Jokowi: Ini Kabar Baik

Bola | Kamis, 24 Oktober 2019 | 14:38 WIB

Mahfud MD Nonton Acara Sertijab Prabowo Subianto di Kemenhan

Mahfud MD Nonton Acara Sertijab Prabowo Subianto di Kemenhan

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 14:23 WIB

Terkini

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB