Diberi Agenda Padat, Wapres Ma'ruf Amin: Pak Jokowi Menguji Saya

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 25 Oktober 2019 | 21:18 WIB
Diberi Agenda Padat, Wapres Ma'ruf Amin: Pak Jokowi Menguji Saya
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin sempat mengungkapkan pengalaman pertamanya saat bertugas menjadi wapres dengan kegiatan yang disebutnya sangat padat. Sambil berseloroh, Ma'ruf menganggap tengah diuji oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Ma'ruf menceritakan kegiatannya seusai dilantik pada 20 Oktober lalu bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ia langsung diminta Kepala Negara untuk menghadiri acara penobatan kaisar Jepang Naruhito di Tokyo keesokan harinya.

Setibanya di sana, Ma'ruf merasa istirahatnya sangat sedikit. Tiba malam hari, Ma'ruf mesti menghadiri acara yang diselenggarakan keesokan paginya.

Setelah menjalani serangkaian acara serta melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh negara lain, Maruf pun harus kembali ke tanah air karena harus bersiap melantik para menteri pada esok harinya.

"Rupanya pak Jokowi menguji saya. Kuat apa tidak pak kiai ini katanya," kata Ma'ruf saat berpidato dalam acara Silahturahmi dan Tasyakur Para Relawan Usai Pelantikan Wapres Maruf Amin di Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2019).

"Malam pulang, besok pagi pelantikan menteri, berikutnya sidang kabinet. Tadi pelantikan wakil menteri. Wah, rupanya pak kiai kuat atau tidak ini," sambung Maruf melanjutkan guyonannya.

Kemudian Ma'ruf merasa banyak pihak yang meragukan kesehatannya karena ia menjadi wapres di umur 76 tahun. Sesungguhnya ia enggan kalau disebut sebagai orang tua.

Maruf menyebutkan berdasarkan data yang dimiliki World Health Organization (WHO), orang tua itu berkisar dari umur 80 tahun ke atas. Sedangkan dirinya masuk ke dalam kategori setengah baya.

Meski demikian, Ma'ruf tidak lupa untuk tetap meminta doa agar selalu diberikan kesehatan dan mampu menjalankan segala tugasnya.

"Tapi kan saya bilang, katanya WHO, tua itu dari 80 ke atas. Kalau antara 60-80 itu belum tua. Namanya baru setengah baya. Jadi kalau saya ini sebenarnya baru setengah baya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambil Kepal Tasbih, Maruf Amin Keliling GBK Sebelum Ngantor

Sambil Kepal Tasbih, Maruf Amin Keliling GBK Sebelum Ngantor

News | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 14:42 WIB

Staf Wakil Presiden Maruf Amin Mendadak Sarungan

Staf Wakil Presiden Maruf Amin Mendadak Sarungan

News | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 13:09 WIB

Saat Maruf Amin Menjawab Berbagai Pertanyaan Media

Saat Maruf Amin Menjawab Berbagai Pertanyaan Media

Video | Kamis, 24 Oktober 2019 | 20:46 WIB

Mulai Ngantor, Wapres Maruf: Gak Usah Baru, yang Lama Sudah Cukup

Mulai Ngantor, Wapres Maruf: Gak Usah Baru, yang Lama Sudah Cukup

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 15:36 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB